Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bukan Ajang Bisnis

BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bukan Ajang Bisnis

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 370
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan program bisnis. Pemerintah menjalankan program ini sebagai investasi sosial untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Berawal dari Kepedulian Presiden Prabowo

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan ide MBG muncul dari pengalaman Presiden Prabowo Subianto pada 2012.

Saat itu Prabowo mengunjungi kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Ia melihat warga memungut sisa makanan dari buruh pabrik untuk dibawa pulang. Pemandangan itu meninggalkan kesan kuat.

Menurut Nanik, pengalaman tersebut memicu tekad Prabowo. Ia ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, memperoleh makanan layak jika suatu hari memimpin negara.

“Program MBG sejak awal bertujuan membantu masyarakat. Program ini bukan untuk mencari keuntungan,” kata Nanik, Minggu (8/3/2026).

Pemerintah Libatkan Yayasan Sosial

Pemerintah membuka peluang kemitraan untuk menjalankan dapur MBG. BGN memprioritaskan yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

Kebijakan ini memiliki tujuan jelas. Pemerintah ingin mendukung lembaga sosial yang selama ini membantu masyarakat tetapi memiliki dana terbatas.

Melalui program ini, yayasan dapat memperbaiki fasilitas pendidikan, pondok, atau kegiatan sosial mereka.

Pada tahap awal, mitra boleh menggunakan badan usaha seperti CV atau PT. Namun pengelola tetap harus berada di bawah yayasan yang memenuhi syarat.

Muncul Yayasan Baru Berorientasi Bisnis

Dalam perkembangannya, BGN menemukan praktik yang menyimpang. Beberapa pihak mendirikan yayasan baru hanya untuk mengelola dapur MBG.

Bahkan ada pihak yang mengelola lebih dari satu dapur sekaligus. Tujuan mereka lebih berorientasi pada keuntungan.

Menurut Nanik, kondisi ini muncul ketika target pelaksanaan program meningkat. Banyak pihak melihat peluang ekonomi dalam program tersebut.

Fenomena ini memicu kecemburuan dan berpotensi merusak tujuan awal program.

Dalam beberapa kasus, pengelola dapur mengabaikan fasilitas dan standar operasional. Mereka terlalu fokus pada perhitungan biaya dan keuntungan.

BGN Perketat Evaluasi Mitra Program

BGN menegaskan akan memperketat evaluasi seluruh mitra MBG. Setiap kerja sama memiliki kontrak selama satu tahun.

BGN hanya memperpanjang kontrak bagi mitra yang memenuhi standar program.

Jika mitra tidak menjalankan program sesuai tujuan sosial, BGN dapat menghentikan kerja sama.

“Kami akan terus melakukan evaluasi agar program ini kembali ke tujuan awalnya,” ujar Nanik.

BGN juga mengingatkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan program sesuai pedoman.

Setiap pengelola harus mengikuti petunjuk teknis dan standar operasional yang berlaku.

Pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan awal. Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan dan masa depan generasi muda Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • suap izin prodi IAI Rawa Aopa Sulawesi Tenggara

    Dugaan Suap Izin Prodi di IAI Rawa Aopa, Komersialisasi Pendidikan Terbongkar!!!

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Dugaan praktik suap dalam pengurusan izin Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Sulawesi Tenggara, kini mencuat ke publik. Kasus ini tidak hanya menyangkut pelanggaran hukum, tetapi juga mengangkat kembali isu komersialisasi pendidikan. Koordinator PUSKOM Indonesia, Robby Anggara, mengungkap dugaan adanya “uang pelicin” dalam proses perizinan prodi. […]

  • Agus Salim diplomasi Indonesia

    KH Agus Salim: (The Grand Old Man) Pejuang Diplomasi, Intelektual Bangsa, dan Penjaga Martabat Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 536
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Agus Salim diplomasi Indonesia menempatkan kecerdasan dan etika sebagai senjata utama perjuangan. Sejak awal, ia memilih jalur pemikiran dan diplomasi untuk melawan kolonialisme. Dengan demikian, perjuangannya tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga di mata dunia internasional. Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi tekanan besar dari kekuatan kolonial. Dalam situasi tersebut, […]

  • Keracunan MBG Kembali Terjadi di Sultra, Puluhan Siswa SD hingga SMA di Konsel Tumbang

    Keracunan MBG Kembali Terjadi di Sultra, Puluhan Siswa SD hingga SMA di Konsel Tumbang

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Konsel, (KABARISTANA.COM) — Keracunan massal usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini terjadi di Konawe Selatan (Konsel). Sekitar 63 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Dasar (SD) di daerah itu harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat keracunan MBG pada Rabu (14/10/2026). Puluhan siswa tersebut […]

  • Trump blokade Iran dengan menegaskan AS tetap mempertahankan tekanan ekonomi terhadap Teheran di tengah penghentian pembicaraan damai

    Trump pilih diam jika Iran hentikan pembicaraan damai dengan AS

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Wingston, (kabaristana.com) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan tidak keberatan jika Iran menghentikan sementara pembicaraan damai tidak langsung dengan Washington. Ia menegaskan Amerika Serikat tetap menjalankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Trump blokade Iran kembali menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Washington tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Pernyataan itu muncul […]

  • Aksi Jilid IV di Depan Kemendiksaintek, KPIT Kembali Soroti Sistem Desil dalam Syarat KIP Kuliah Play Button

    Aksi Jilid IV di Depan Kemendiksaintek, KPIT Kembali Soroti Sistem Desil dalam Syarat KIP Kuliah

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) kembali menggelar aksi di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek), Senin (5/10/2026). Aksi tersebut merupakan aksi jilid IV yang kembali menyoroti penggunaan sistem desil dalam persyaratan penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dalam aksi tersebut, KPIT mendesak Kemendiksaintek menghapus […]

  • Penyiraman Air Keras Adrie Yunus aktivis KontraS dikecam PP GPI

    PP GPI Mengutuk Keras Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Kontras Adrie Yunus

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) mengecam keras penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Adrie Yunus. Organisasi itu menilai tindakan tersebut sebagai kekerasan brutal yang mencederai nilai kemanusiaan. Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI, Midul Makati, SH., MH, menyatakan serangan itu tidak […]

expand_less