Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Jalan Basuki Rachmat Jaktim Kembali Macet Parah

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Jalan Basuki Rachmat Jaktim Kembali Macet Parah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) || Kemacetan Jaktim usai Lebaran kembali muncul di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin pagi (30/3/2026). Warga langsung memadati jalan saat aktivitas kerja dan sekolah kembali berjalan normal.

Ratusan pengendara memenuhi ruas jalan menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, hingga kawasan perkantoran di Jakarta Selatan. Arus lalu lintas bergerak lambat dan tersendat di banyak titik.

Lonjakan kendaraan dari arah Bekasi memperparah kemacetan Jaktim usai Lebaran. Para pekerja terus menggunakan jalur ini sebagai akses utama menuju pusat bisnis seperti Tebet dan Mega Kuningan.

Sejumlah pengendara memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan. Namun, tingginya volume kendaraan tetap menghambat perjalanan mereka.

“Saya berangkat lebih pagi, tapi tetap terjebak macet karena semua orang mulai aktivitas bersamaan,” ujar seorang pengendara.

Warga memulai aktivitas kerja dan sekolah secara serentak. Kondisi ini meningkatkan jumlah kendaraan secara signifikan sejak pagi hari.

Jalan Basuki Rachmat berfungsi sebagai jalur penghubung utama dari wilayah penyangga ke pusat kota. Banyak pengendara tetap memilih rute ini karena mereka menilai jalur tersebut paling cepat.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengurai kemacetan. Mereka mendorong petugas lalu lintas menambah pengaturan di titik rawan.

Pemerintah juga perlu memperkuat transportasi umum agar masyarakat tidak bergantung pada kendaraan pribadi.

Fenomena kemacetan Jaktim usai Lebaran terus berulang setiap tahun. Lonjakan mobilitas setelah libur panjang selalu meningkatkan kepadatan di jalan utama Jakarta.

Jika pemerintah tidak mengambil langkah efektif, kemacetan akan terus mengganggu aktivitas warga setiap tahun.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ,putra daerah Sulawesi Tenggara dan identitas budaya lokal

    Membaca Dinamika Politik Sultra dari Percakapan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 432
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sulawesi Tenggara hari ini tidak sedang baik-baik saja. Bukan karena daerah ini kekurangan sumber daya. Bukan pula karena Sultra miskin orang-orang cakap. Namun, kegelisahan itu muncul karena rasa asing yang tumbuh perlahan di tengah dinamika politiknya sendiri. Kekuasaan terus berganti dari waktu ke waktu. Akan tetapi, para pemimpin yang muncul sering kali […]

  • Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kasus anak bakar rumah di Pati menyita perhatian masyarakat setelah konflik keluarga berujung pada kebakaran rumah orang tua di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. (08/02/2026). Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu desa di wilayah Pati. Sejak pagi hari, pelaku terlibat […]

  • Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri rapat Tanggul Laut Pantura di JakartaAgus Harimurti Yudhoyono menghadiri rapat Tanggul Laut Pantura di Jakarta

    Tanggul Laut Pantura Jadi Prioritas, Pemerintah Jaga Pangan dan Lindungi 50 Juta Warga

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat pembangunan tanggul laut di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Langkah ini bertujuan menjaga kawasan pangan dan menghadapi kenaikan muka air laut. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan arah kebijakan tersebut. Ia menyatakan pemerintah tidak hanya melindungi kawasan industri. Selain itu, pemerintah juga menjaga lahan pertanian dari […]

  • serangan AS Israel Iran memicu ketegangan di Timur Tengah

    Indonesia Serukan Penghentian Serangan AS–Israel ke Iran, Tekankan Pentingnya Diplomasi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 187
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Indonesia menyampaikan sikap tegas terkait meningkatnya konflik di Timur Tengah. Indonesia meminta Amerika Serikat dan Israel segera menghentikan serangan terhadap Iran. Pemerintah juga meminta Iran menahan diri dan menghentikan serangan yang menyasar negara-negara tetangga di kawasan Teluk. Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan pernyataan tersebut melalui akun resmi media sosial pada Senin. […]

  • etnosains Papua lokal dalam pembangunan daerah

    Wamen HAM Dorong Pembangunan Papua Berbasis Etnosains dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAYAPURA, (kabaristana.com) – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto mendorong pemerintah menerapkan pendekatan etnosains dalam pembangunan Papua. Ia menilai pendekatan tersebut mampu menghadirkan kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat. Mugiyanto menyampaikan hal itu saat membuka Konferensi APS ke-3 di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Jumat (29/5/2026). Menurutnya, Papua bukan sekadar wilayah […]

  • Kampanye 50 In 5 untuk memperkuat layanan digital Indonesia

    Indonesia Gabung Kampanye Global 50-in-5, Perkuat Layanan Publik Digital Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah Indonesia resmi bergabung dalam Kampanye Global 50-in-5. Langkah ini bertujuan mempercepat pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI) yang aman, inklusif, dan terintegrasi. Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan transformasi digital harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan transformasi tidak diukur dari banyaknya aplikasi yang dibuat. Keberhasilan terlihat dari kemudahan yang dirasakan masyarakat saat […]

expand_less