Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sepakbola Dunia » Tragedi Banderazo di Stadion Alianza Lima: Satu Tewas, Puluhan Terluka

Tragedi Banderazo di Stadion Alianza Lima: Satu Tewas, Puluhan Terluka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Insiden saat acara kumpul suporter (banderazo) di Stadion Alejandro Villanueva, markas Alianza Lima, Peru, menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya pada Jumat (3/4/2026).

Kementerian Kesehatan Peru menyatakan seorang pria berusia 39 tahun meninggal dunia dalam kejadian itu. Petugas medis juga merawat sedikitnya 47 orang yang mengalami luka.

Ratusan suporter memadati stadion untuk memberi dukungan menjelang laga derby melawan Universitario de Deportes. Dalam rekaman yang beredar, para penggemar membawa bendera dan menyalakan kembang api saat memasuki area stadion.

Manajemen Alianza Lima menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan korban luka. Klub segera mengaktifkan prosedur darurat setelah insiden terjadi serta menjalin koordinasi dengan otoritas untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

Seorang saksi di lokasi menegaskan tidak ada dinding stadion yang roboh. Informasi awal juga menunjukkan tidak terjadi kegagalan struktur bangunan.

Pemerintah distrik La Victoria menyatakan tidak menerima pemberitahuan terkait kegiatan tersebut dan tidak mengeluarkan izin resmi.

Hingga kini, penyebab insiden masih dalam proses penyelidikan. Liga sepak bola Peru memastikan seluruh pertandingan, termasuk laga derby, tetap berjalan sesuai jadwal sambil memperkuat pengamanan di dalam dan sekitar stadion.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kerugian negara korupsi LPEI miliar

    Delapan Terdakwa Korupsi LPEI Diduga Rugikan Negara Rp992,82 Miliar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kejaksaan Agung mengungkap dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) periode 2015–2020 dengan potensi kerugian negara mencapai Rp992,82 miliar. Delapan terdakwa kini menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arif Darmawan Wiratama menegaskan para terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum secara bersama-sama dan berlanjut. Menurut […]

  • kerusuhan Meksiko El Mencho kendaraan dibakar di Jalisco

    Meksiko Mencekam Usai El Mencho Tewas, 10.000 Tentara Kepung Jalisco

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 271
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pemerintah Meksiko mengerahkan sekitar 10.000 tentara untuk mengendalikan situasi keamanan setelah pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, tewas dalam operasi militer. Gelombang kekerasan langsung meluas di sejumlah negara bagian, terutama Jalisco. Militer melancarkan operasi penangkapan terhadap Oseguera di Tapalpa, Jalisco. Baku tembak terjadi antara pasukan keamanan […]

  • Kejati Sultra Tahan Mantan Sekda dan Eks Bendahara dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Makan dan Minum

    Kejati Sultra Tahan Mantan Sekda dan Eks Bendahara dalam Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Makan dan Minum

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kendari, (KABARISTANA.COM) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) menahan AL (58), mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, terkait kasus dugaan korupsi anggaran belanja makanan dan minuman jamuan tamu Gubernur dan Wakil Gubernur tahun anggaran 2022–2023. AL diketahui menjabat sebagai Sekda Sultra pada 2022–2026 dan bertindak sebagai pengguna anggaran dalam kegiatan tersebut. Selain AL, Kejati […]

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung beri sambutan terkait penanganan premanisme Tanah Abang di Kantor Wali Kota Jakarta Timur

    Tak Ada Ampun! Pramono Anung Tegaskan Perang Melawan Premanisme di Tanah Abang

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertegas langkah pemberantasan premanisme setelah insiden yang menimpa sopir bajaj di Tanah Abang. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan aparat tidak memberi toleransi terhadap praktik pemalakan. Pramono menyampaikan pernyataan tersebut saat berada di Bambu Apus, Minggu. Ia langsung memerintahkan Satpol PP dan dinas terkait untuk menindak pelaku secara […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 574
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

  • KPIT Dukung Pemberantasan Korupsi dalam konferensi pers di Jakarta

    Darurat Korupsi, Ketua KPIT Ichi Amahoru Apresiasi Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Ketua Umum Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan. Menurutnya, korupsi menjadi ancaman serius yang menghambat pembangunan nasional, merusak kepercayaan publik, dan mengurangi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Ichi menilai Indonesia kini berada dalam kondisi darurat korupsi. Ia mengibaratkan korupsi sebagai penyakit kanker […]

expand_less