Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Prabowo Soroti Ancaman Krisis Global: Pangan, Energi, dan Air Jadi Fokus Utama

Prabowo Soroti Ancaman Krisis Global: Pangan, Energi, dan Air Jadi Fokus Utama

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 249
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Presiden Prabowo Subianto mengingatkan potensi krisis global yang mengancam banyak negara. Ia menyoroti tiga sektor utama, yaitu pangan, energi, dan air.

Pernyataan itu disampaikan dalam rapat kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Prabowo menegaskan bahwa ketiga sektor tersebut sangat menentukan keselamatan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa pandangan itu sejalan dengan kajian Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui program Sustainable Development Goals (SDGs). Program tersebut telah lama memproyeksikan ancaman krisis global di tiga sektor itu.

Prabowo mengaku telah lama menekankan pentingnya ketahanan pangan, energi, dan air. Ia menuangkan gagasan tersebut dalam berbagai pemikiran dan tulisan.

Di dalam negeri, Prabowo menilai kondisi Indonesia relatif aman, khususnya pada ketersediaan air. Ia menyebut Indonesia memiliki sumber daya air yang cukup besar.

Namun, ia mengakui masih ada wilayah yang menghadapi kesulitan air. Kondisi itu banyak terjadi di kawasan Indonesia timur.

Menurutnya, persoalan utama bukan pada ketersediaan air. Masalah lebih sering muncul karena pengelolaan yang belum optimal.

Ia juga menyoroti kerusakan lingkungan sebagai penyebab utama. Penebangan hutan dan kerusakan alam dapat memicu kekeringan.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah harus menjaga alam dengan lebih baik. Upaya itu penting untuk menjamin ketersediaan air di masa depan.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengumpulkan menteri, wakil menteri, dan pejabat eselon I. Ia ingin memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo, mengatakan arahan langsung Presiden sangat penting. Langkah itu membantu menyatukan visi dalam menjalankan kebijakan.

Ia menambahkan, Presiden juga menyampaikan berbagai isu strategis. Termasuk perkembangan global yang dapat memengaruhi kebijakan nasional.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penolakan Pilkada dipilih DPRD oleh DPRD DKI Jakart

    Legislator DKI Tegas Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 610
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menolak keras wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai gagasan tersebut melemahkan demokrasi dan menjauhkan rakyat dari hak politiknya. Menurut Kenneth, Pilkada langsung lahir dari perjuangan Reformasi 1998. Karena itu, ia menegaskan negara tidak boleh mundur dari sistem yang memberi rakyat hak memilih secara langsung. […]

  • Diplomasi Timur Tengah dalam upaya meredakan konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel

    Pemimpin Timur Tengah Desak Diplomasi untuk Redakan Konflik Iran–AS–Israel

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memicu kekhawatiran internasional. Para pemimpin kawasan pun menyerukan langkah diplomatik untuk mencegah konflik meluas dan mengancam stabilitas regional. Seruan tersebut muncul dalam pertemuan darurat melalui konferensi video yang digelar Uni Eropa pada Senin (9/3). Pertemuan itu membahas perkembangan […]

  • dugaan kekerasan daycare Yogya ilustrasi anak di tempat penitipan

    Dugaan Kekerasan di Daycare Yogya Diselidiki, Menteri HAM Turunkan Tim

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 250
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, segera mengerahkan tim untuk menyelidiki dugaan pelanggaran di daycare di Yogyakarta. Ia mengambil langkah cepat setelah menerima laporan kekerasan dan diskriminasi terhadap anak. Tim Kementerian HAM langsung mendatangi lokasi pada hari yang sama. Mereka melakukan pengecekan awal dan kini menunggu laporan lengkap dari kantor wilayah sebagai […]

  • Kapolres Konawe Selatan didesak dievaluasi terkait persoalan tambang ilegal di Konawe Selatan

    Aktivis dan Pemuda Sultra Desak Kapolri Evaluasi Kapolres Konawe Selatan terkait Dugaan Tambang Ilegal dan Penegakan Hukum Pertambangan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Sejumlah aktivis dan pemuda asal Sulawesi Tenggara mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi dan mencopot Kapolres Konawe Selatan. Mereka menyoroti penanganan berbagai persoalan pertambangan di wilayah tersebut. Desakan itu muncul karena sorotan publik terhadap aktivitas pertambangan di Kabupaten Konawe Selatan terus meningkat. Warga menilai aparat belum menangani sejumlah persoalan secara maksimal. […]

  • Dugaan intimidasi petani Tasikmalaya oleh aparat TNI di Kecamatan Cineam

    Viral Dugaan Intimidasi Petani di Tasikmalaya, TNI AD Telusuri Kehadiran Aparat di Lahan Eks HGU

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Tasikmalaya, (kabaristana.com) – Dugaan intimidasi terhadap petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan sejumlah anggota TNI berada di lokasi saat petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) menggarap lahan. Seorang petani menjelaskan dasar hukum pertanahan serta hak rakyat atas […]

  • Aktivitas tambang nikel Konawe Utara menggunakan alat bera

    PT Paramitha Persada Tama Diduga Garap Nikel di Luar Wilayah IUP: PPM Hilang Jejak

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 485
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Dugaan penambangan nikel di luar wilayah izin usaha pertambangan kembali mencuat di Kabupaten Konawe Utara. Aktivitas tersebut berisiko merusak lingkungan dan menimbulkan masalah sosial bagi masyarakat di sekitar area tambang. Isu ini mengemuka saat pemerintah meningkatkan pengawasan sektor pertambangan nikel. Konawe Utara menjadi wilayah strategis karena kontribusinya terhadap pasokan nikel nasional, sekaligus […]

expand_less