Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GASKAN: OMA PHENA DAN TIM HUKUM BUKA SUARA DI PODCAST, VANESSA DIKIRIMINALISASI, DILIMPAHKAN TANPA SURAT & TANDA TANGAN

GASKAN: OMA PHENA DAN TIM HUKUM BUKA SUARA DI PODCAST, VANESSA DIKIRIMINALISASI, DILIMPAHKAN TANPA SURAT & TANDA TANGAN

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Jumat, 10 April 2026 Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) bersama keluarga dan tim hukum akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka terkait kasus yang menimpa Vanessa, mantan anggota Bhayangkari.

Ibunda Vanessa, Oma Tri Phena (65), hadir bersama kuasa hukum dalam sejumlah wawancara podcast. Mereka mengungkap berbagai kejanggalan yang muncul selama proses hukum berlangsung.

Kasus ini bermula dari laporan ayah kandung anak-anak Vanessa. Sejak 12 Februari 2026, penyidik Unit PPA & PPO Mabes Polri menahan Vanessa. Setelah itu, penyidik melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Alor, Nusa Tenggara Timur.

Tim Hukum Soroti Proses Penyidikan

Kuasa hukum Vanessa, Tres Priawati, menilai proses penyidikan berjalan tidak sesuai prosedur. Ia menegaskan bahwa banyak tindakan penyidik yang menimbulkan pertanyaan.

Tres menyatakan bahwa tim hukum tidak menerima pemberitahuan saat pelimpahan tahap II. Selain itu, penyidik tetap membawa Vanessa meski kliennya belum menandatangani dokumen apa pun.

“Kami menilai kasus ini mengarah pada kriminalisasi. Prosesnya tidak transparan dan tidak sesuai aturan,” ujar Tres.

Ia juga menjelaskan bahwa petugas membawa Vanessa pada malam hari tanpa koordinasi dengan tim kuasa hukum.

Ibu Korban Ungkap Kesedihan

Oma Tri Phena menyampaikan langsung perasaannya di hadapan media. Ia mengaku sangat terpukul melihat kondisi anaknya.

Dengan suara bergetar, ia menceritakan perlakuan penyidik yang menurutnya tidak manusiawi. Ia menilai aparat bertindak kasar dan tidak menunjukkan empati.

“Saya sangat sedih melihat perlakuan itu. Mereka tidak memperlakukan anak saya dengan layak,” ucapnya.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bersikap lebih adil dan menghormati hak setiap warga negara.

GASKAN Kecam Dugaan Pelanggaran Hukum

Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, mengecam keras tindakan penyidik. Ia menilai aparat telah mengabaikan aturan dalam KUHAP.

Menurut Andi, penegakan hukum harus berjalan secara adil dan transparan. Ia juga menegaskan bahwa semua pihak wajib menghormati hak tersangka.

“Kami menolak tindakan sewenang-wenang dalam proses hukum. Semua harus berjalan sesuai aturan,” tegas Andi.

GASKAN Siapkan Langkah Lanjutan

GASKAN berencana mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti kasus ini. Mereka akan mendatangi DPR RI untuk mendorong Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Selain itu, GASKAN juga akan melaporkan oknum yang diduga melanggar prosedur. Mereka mengaku telah mengumpulkan sejumlah bukti pendukung.

Andi menyebut salah satu temuan penting berkaitan dengan dugaan identitas ganda yang melibatkan oknum perwira aktif di Mabes Polri.

“Kami sudah menyiapkan bukti. Kami akan membawa kasus ini ke jalur resmi,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • nilai tukar rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS

    Dolar AS Hampir Tembus Rp17.000, Rupiah Melemah di Awal Pekan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, (KabarIstana.com) | Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini, Senin (9/3/2026). Tekanan dari penguatan dolar global mendorong rupiah bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Berdasarkan data pasar Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan penurunan sekitar 0,47% ke posisi Rp16.980 per dolar AS. Sebelumnya, pada perdagangan […]

  • dugaan pelanggaran morosi vdni di kawasan industri

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 172
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) – Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) menyoroti dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi. Setelah menyampaikan kritik itu, Ketua Umum PPI Sulkarnain mengaku menerima teror dari orang tidak dikenal (OTK). Sulkarnain mengatakan beberapa orang menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp. “Mereka beberapa kali menelepon saya lewat WhatsApp. Ada juga yang mengirim pesan pribadi dengan nada mengintimidasi,” […]

  • Pandji Pragiwaksono tampil dalam pertunjukan stand-up yang memicu perdebatan tentang kebebasan berbicara di Indonesia

    Ketika Kebebasan Berbicara Dirampas, Kebodohan dan Kebisuan Memimpin

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kebebasan berbicara merupakan fondasi utama masyarakat demokratis. Hak ini tidak menjamin setiap ucapan selalu benar, bijak, atau menyenangkan. Namun kebebasan itulah yang menyediakan ruang bagi publik untuk menguji gagasan secara terbuka. Di ruang tersebut, manusia belajar dari kesalahan, saling membantah dengan argumen, dan memperbaiki cara berpikir. Ketika kekuasaan atau tekanan publik merampas […]

  • perkembangan Islam China Dinasti Ming di masjid kuno China

    Fenomena Warga China Masuk Islam pada Era Dinasti Ming, Ini Faktor yang Mendorongnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Sejarah mencatat Islam pernah berkembang cukup pesat di China. Perkembangan itu terjadi pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368–1398. Pada masa tersebut, Islam tidak hanya bertahan sebagai agama minoritas. Ajaran ini mulai dikenal luas dan menarik perhatian sebagian masyarakat setempat. Penelitian berjudul Islam in Imperial China (2019) […]

  • teknologi gadget 2023 wearable kesehatan pinta

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi pada 2023 semakin memperlihatkan bagaimana batas antara dunia digital dan kehidupan sehari-hari semakin tipis. Berbagai inovasi gadget tidak hanya menghadirkan kemudahan, tetapi juga mengubah cara manusia bekerja, berinteraksi, dan menjaga kesehatan. Dari perangkat wearable yang mampu memantau kondisi tubuh secara detail hingga rumah pintar yang mampu memahami kebiasaan penghuninya, era teknologi modern […]

  • pelanggaran udara indonesia oleh pesawat militer AS

    AS Disebut Langgar Wilayah Udara RI 18 Kali, Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Prioritas

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan wilayah udara setelah muncul laporan pelanggaran oleh armada militer Amerika Serikat (AS) sebanyak 18 kali. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa pemerintah menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama. Selain itu, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga wilayah perbatasan. “Kami terus menempatkan kedaulatan wilayah udara […]

expand_less