Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 351
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) -Pengawasan haji transparan kini menjadi langkah strategis pemerintah. Sebanyak 16 mantan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI), resmi bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). (13/01/2026).

Pemerintah mengambil keputusan ini untuk memperkuat kontrol internal. Dengan langkah tersebut, kementerian ingin mencegah penyimpangan sejak tahap perencanaan. Selain itu, Kemenhaj juga ingin meningkatkan kualitas pelayanan jamaah. Sementara itu, laporan penyelenggaraan haji tersedia di laman resmi Kementerian Agama.

Para mantan penyidik menempati posisi strategis dalam struktur pengawasan. Mereka memantau pengelolaan dana haji secara langsung. Selain itu, mereka juga mengevaluasi distribusi kuota dan proses pengadaan layanan.

Karena memiliki pengalaman investigasi, mereka mampu membaca potensi risiko lebih awal. Oleh karena itu, kementerian berharap mereka bisa membangun sistem pencegahan yang lebih kuat. Kemudian, tim pengawasan akan melakukan audit rutin untuk memastikan kepatuhan.

Di sisi lain, kementerian juga mengembangkan sistem digital untuk mempercepat pelaporan. Dengan begitu, proses pengawasan berjalan lebih efisien dan terukur.

Salah satu figur yang bergabung adalah Harun Al Rasyid. Ia sebelumnya aktif memimpin berbagai operasi penindakan. Kini, ia fokus memperkuat pengawasan internal di sektor haji.

Harun mendorong timnya untuk bekerja secara preventif. Artinya, ia tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga membangun sistem yang menutup celah korupsi. Selain itu, ia mengutamakan koordinasi lintas unit agar pengawasan berjalan menyeluruh.

Langkah ini memberi sinyal kuat kepada masyarakat. Pemerintah ingin menjaga integritas dalam setiap tahapan penyelenggaraan. Karena itu, kementerian memperketat kontrol anggaran dan administrasi.

Selain meningkatkan transparansi, kebijakan ini juga memperbaiki pelayanan jamaah. Dengan sistem yang lebih tertata, proses menjadi lebih jelas dan cepat. Pada akhirnya, pemerintah berharap kepercayaan publik terus meningkat.

Brian Putra

Penulis

Cepat Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ekonomi RI tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026

    Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi Sejak 2022

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka itu menjadi yang tertinggi sejak kuartal III tahun 2022. Purbaya menyampaikan hal tersebut saat membuka Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jumat. Konsumsi dan Investasi Jadi […]

  • Yaqut Ditahan KPK usai dinyatakan pulih

    KPK Kembali Tahan Gus Yaqut di Rutan Setelah Dinyatakan Sehat

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Rahman
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, setelah tim dokter menyatakan kondisinya pulih. Penyidik membawa Yaqut ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada Kamis (9/7) malam untuk melanjutkan proses hukum dugaan korupsi kuota haji. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik memindahkan Yaqut ke Rutan KPK usai menjalani […]

  • Prabowo NKRI tangguh menghadapi bencana dan tantangan nasional

    Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Berani

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 438
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi berbagai tantangan nasional. Meski demikian, ia mengakui bencana alam masih menjadi ujian serius bagi bangsa. Karena itu, Prabowo meminta seluruh elemen pemerintah tetap waspada dan bekerja cepat. Ia menilai tantangan tersebut justru memperlihatkan ketangguhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan itu Prabowo […]

  • Ilustrasi mahasiswa menunggu pencairan Beasiswa Mahasiswa Konawe yang belum direalisasikan sehingga terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir semester.

    Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum terealisasinya bantuan pendidikan (beasiswa) dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Keterlambatan pencairan tersebut dinilai telah berdampak langsung terhadap keberlangsungan studi para mahasiswa, bahkan mengancam mereka tidak dapat mengikuti ujian akhir semester. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian […]

  • langkah hukum kadin sultra dalam kasus pencemaran nama baik

    Sekjend LEPHAM Sultra Suhardin Tosepu Apresiasi Langkah Hukum Ketua Kadin Sultra

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) | Sekretaris Jenderal LEPHAM Sultra, Suhardin Tosepu, mengapresiasi langkah hukum Ketua Kadin Sultra melalui kuasa hukumnya di Mapolda Sultra terkait dugaan pencemaran nama baik. Ia menyampaikan hal tersebut dalam press release yang redaksi terima pada Rabu (18/3/2026) melalui pesan WhatsApp. Selain itu, ia menyoroti pemberitaan yang cenderung menghakimi dan melampaui kewenangan. Jurnalis Harus […]

  • Pemerintah membenahi tata niaga gula nasional untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi, dan mengatasi masalah pasokan petani.

    Pemerintah Siapkan Langkah Benahi Tata Niaga Gula, Meski Produksi Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah kini mempercepat pembenahan tata niaga gula nasional. Langkah ini diambil karena pasokan dalam negeri masih belum memenuhi kebutuhan. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan pemerintah tetap mempertahankan kebijakan batas harga. Menurutnya, kebijakan ini menjaga keseimbangan antara petani dan konsumen. Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan harga batas bawah untuk melindungi petani. Sementara itu, pemerintah […]

expand_less