Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Blokade Hormuz Dipertanyakan, Asosiasi Korsel Soroti Aspek Hukum Internasional

Blokade Hormuz Dipertanyakan, Asosiasi Korsel Soroti Aspek Hukum Internasional

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 276
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com – Sengketa hukum Selat Hormuz mencuat setelah Amerika Serikat memberlakukan blokade maritim di jalur strategis tersebut. Akibatnya, berbagai pihak internasional langsung menyampaikan kritik, termasuk asosiasi pelayaran dari Korea Selatan.

Asosiasi Pelayaran Arktik Korea Selatan menilai langkah itu sulit dibenarkan secara hukum internasional. Selain itu, Sekretaris Jenderal asosiasi, Subeom Choi, menegaskan bahwa setiap negara harus mematuhi aturan ketat dalam menerapkan blokade laut.

Menurut Choi, hukum laut internasional mensyaratkan pemberitahuan awal, pelaksanaan yang efektif, serta penegakan yang adil. Namun, ia melihat tindakan terhadap pelabuhan Iran belum memenuhi prinsip tersebut. Oleh karena itu, ia meragukan dasar hukum kebijakan tersebut.

Lebih lanjut, blokade maritim biasanya muncul dalam konflik militer resmi. Dalam hal ini, negara pelaksana wajib mengikuti aturan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan keputusan Dewan Keamanan. Jika tidak, kebijakan itu berisiko melanggar hukum internasional.

Dampak Sengketa Hukum Selat Hormuz

Selat Hormuz memegang peran penting dalam perdagangan energi global. Bahkan, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini setiap hari. Karena itu, gangguan kecil pun dapat memicu dampak besar.

Pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai membatasi kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Meski begitu, pemerintah AS tetap mengizinkan kapal non-Iran melintas. Namun demikian, mereka melarang transaksi tertentu dengan pihak Teheran.

Akibat kebijakan tersebut, pelaku industri pelayaran mulai khawatir. Mereka menilai langkah ini dapat meningkatkan ketegangan dan mengganggu stabilitas perdagangan global.

Potensi Konflik dan Sengketa Global

Di sisi lain, para pengamat menilai sengketa hukum Selat Hormuz dapat berkembang menjadi konflik antarnegara. Jika situasi ini terus berlanjut, ketegangan global bisa meningkat.

Selain itu, negara-negara yang bergantung pada jalur ini kemungkinan akan terdampak langsung. Oleh sebab itu, mereka dapat mendorong pembahasan di forum internasional untuk mencari solusi yang adil.

Pada akhirnya, penyelesaian diplomatik menjadi kunci. Tanpa langkah tersebut, sengketa ini berpotensi memperburuk stabilitas kawasan dan perdagangan dunia.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • regulasi AI global China dan Indonesia dalam penguatan aturan kecerdasan buatan untuk keamanan dan etika teknologi

    China dan Indonesia Perketat AI: Dunia Sepakat, Teknologi Tak Bisa Gantikan Manusia Sepenuhnya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah China mulai memperketat pengaturan kecerdasan buatan (AI) karena kekhawatiran global terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah menyusun regulasi baru yang berfokus pada keselamatan dan etika. Secara khusus, regulasi ini menargetkan layanan AI berbasis konsumen yang meniru kepribadian manusia dan melibatkan interaksi emosional. Misalnya, chatbot, asisten virtual, serta teknologi berbasis teks, audio, […]

  • Idealisme Mahasiswa Pancasila menjadi pesan utama yang disampaikan Mahdayan Tanjung pada Hari Lahir Pancasila 2026.

    MEMPERKUAT IDEALISME MAHASISWA MELALUI NILAI-NILAI PANCASILA

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kabaristana.com – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi momentum penting bagi mahasiswa Indonesia. Momentum ini mengingatkan mahasiswa untuk meneguhkan peran sebagai agen perubahan, agen kontrol sosial, dan penjaga nilai kebangsaan. Pancasila bukan sekadar dasar negara. Pancasila juga menjadi kompas moral bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa Jangan Kehilangan Arah Wakil […]

  • smart city Mapolda DIY pusat kendali kepolisian modern

    Kapolri Usung 4 Teknologi Smart City di Mapolda DIY, Polisi Siap Lebih Cepat dan Presisi

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 233
    • 2Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Smart city Mapolda DIY menjadi konsep utama dalam pembangunan Markas Kepolisian Daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan mempercepat pelayanan serta meningkatkan akurasi keputusan berbasis teknologi. Kapolri menyampaikan gagasan tersebut saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan. Ia menilai transformasi digital penting untuk menjawab tantangan keamanan modern […]

  • tech savvy wonders wearable technology smartwatch

    Streamlining Tasks: Automation Gadgets Revolutionizing Everyday Work

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle Rahman
    • visibility 637
    • 0Komentar

    JAKARTA | Perkembangan teknologi terus melaju dengan cepat. Tahun 2023 menjadi bukti kreativitas manusia dalam menciptakan gadget canggih. Perangkat teknologi kini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu. Gadget juga mampu meningkatkan potensi manusia. Selain itu, teknologi semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Banyak perangkat hadir untuk membantu aktivitas, meningkatkan produktivitas, dan memberikan pengalaman baru. Oleh karena […]

  • Jan Maringka kurban sapi di Masjid Raya Banten saat Idul Adha 1447 H

    Ketum AAAFI Dr. Jan Maringka Tebar Kepedulian Sosial Lewat Kurban Idul Adha 1447 H di Masjid Raya Banten

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 2Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Ketua Umum Asosiasi Advokat dan Akuntan Forensik Indonesia (A3FI), Dr. Jan S. Maringka, S.H., M.H., CGCAE, menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada pondok pesantren di Masjid Raya Banten, Serang, Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial Jan Maringka dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Selain itu, panitia kurban dan […]

  • KPK periksa Sekda Madiun di Gedung KPK Jakarta

    KPK Dalami Kasus Maidi, Sekda dan Ketua KONI Madiun Diperiksa

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 230
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) terus mengusut dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Penyidik kini memeriksa Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, dan Ketua KONI Kota Madiun, Edwin Susanto, sebagai saksi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik melakukan pemeriksaan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota […]

expand_less