Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha, Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas

Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha, Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 360
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Ahmad Sahroni mendesak Polda DI Yogyakarta untuk segera mengusut kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa aparat harus menangkap dan memproses seluruh pihak yang terlibat.

Sahroni menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Ia meminta polisi memberikan perhatian penuh dan mempercepat penanganan kasus ini.

Puluhan Anak Mengalami Kekerasan

Data sementara menunjukkan sebanyak 53 anak usia bayi hingga balita mengalami dugaan kekerasan di daycare tersebut. Polisi masih mendata korban lain yang kemungkinan belum terlaporkan.

Pengelola menjalankan daycare ini selama sekitar satu tahun, dan dugaan kekerasan terjadi dalam periode tersebut.

Sahroni Soroti Pengelola Yayasan

Sahroni meminta aparat tidak hanya menindak pengasuh, tetapi juga menyelidiki pimpinan yayasan. Ia menyoroti informasi yang menyebutkan bahwa pimpinan yayasan merupakan aparat penegak hukum aktif.

Jika informasi itu terbukti benar, ia mendesak Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung untuk menjatuhkan sanksi tegas, termasuk pemberhentian dan proses hukum.

Daycare Tidak Memiliki Izin

Temuan lain menunjukkan bahwa pengelola tidak mengantongi izin operasional resmi. Kondisi ini meningkatkan risiko terhadap keselamatan anak-anak yang dititipkan.

Sahroni juga meminta unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memperketat pengawasan terhadap daycare, terutama terkait legalitas dan standar operasional.

Polisi Terus Kumpulkan Bukti

Saat ini, Polresta Yogyakarta memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat bukti. Polisi terus mengembangkan kasus ini agar dapat mengungkap seluruh pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tuntas.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Biodiversitas Ancam Ekologi

    Krisis Biodiversitas Ancam Ekologi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Krisis biodiversitas menjadi persoalan lingkungan yang semakin serius dalam satu dekade terakhir. Hilangnya habitat alami akibat deforestasi, kebakaran hutan, serta ekspansi industri menyebabkan banyak spesies berada di ambang kepunahan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada satwa liar, tetapi juga pada keseimbangan ekosistem secara keseluruhan. (15/01/2026). Fenomena ini memperlihatkan bahwa kerusakan lingkungan bukan […]

  • Gedung KPK di Jakarta sebagai kantor Komisi Pemberantasan Korupsi terkait imbauan KPK tolak gratifikasi.

    KPK soal Amplop Raja Juli: Pemberian Harusnya Ditolak Sejak Awal

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh penyelenggara negara menolak setiap pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi. Imbauan itu muncul setelah publik menyoroti penerimaan amplop oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pejabat negara harus menolak setiap bentuk pemberian sejak awal. […]

  • PLTS 100 gigawatt Prabowo untuk percepat elektrifikasi nasional

    Prabowo Targetkan Pembangunan PLTS 100 Gigawatt untuk Percepat Elektrifikasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 235
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt untuk mempercepat elektrifikasi nasional. Langkah ini juga bertujuan memperkuat ketahanan energi Indonesia. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri acara 1 Tahun Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Menurut Prabowo, pemerintah ingin mempercepat pengembangan energi […]

  • Polisi melakukan olah TKP kasus pria tewas tertabrak KRL di jalur rel Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

    Pria Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com)— Seorang pria tewas tertabrak KRL di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa pagi. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas korban dan penyebab pasti kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi di jalur rel KM 24/300 Jalur Hilir relasi Bogor–Kota. Masinis kereta melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 05.40 WIB melalui announcer Stasiun Lenteng Agung. Kapolsek […]

  • Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri rapat Tanggul Laut Pantura di JakartaAgus Harimurti Yudhoyono menghadiri rapat Tanggul Laut Pantura di Jakarta

    Tanggul Laut Pantura Jadi Prioritas, Pemerintah Jaga Pangan dan Lindungi 50 Juta Warga

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat pembangunan tanggul laut di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Langkah ini bertujuan menjaga kawasan pangan dan menghadapi kenaikan muka air laut. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan arah kebijakan tersebut. Ia menyatakan pemerintah tidak hanya melindungi kawasan industri. Selain itu, pemerintah juga menjaga lahan pertanian dari […]

  • Polres OKU ditikam bandar narkoba saat penangkapan

    Anggota Polres OKU Ditikam Bandar Narkoba Saat Penangkapan di Pasar Atas Baturaja

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Anggota Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Brigpol Joni Agustoni mengalami luka tusuk saat menangkap bandar narkoba di kawasan Pasar Atas, Baturaja, Selasa (26/5/2026). Meski pelaku sempat melarikan diri, polisi bersama warga akhirnya berhasil menangkapnya. Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo mengatakan pelaku berinisial AJ merupakan residivis kasus narkotika yang […]

expand_less