Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha, Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas

Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha, Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 279
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Ahmad Sahroni mendesak Polda DI Yogyakarta untuk segera mengusut kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa aparat harus menangkap dan memproses seluruh pihak yang terlibat.

Sahroni menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Ia meminta polisi memberikan perhatian penuh dan mempercepat penanganan kasus ini.

Puluhan Anak Mengalami Kekerasan

Data sementara menunjukkan sebanyak 53 anak usia bayi hingga balita mengalami dugaan kekerasan di daycare tersebut. Polisi masih mendata korban lain yang kemungkinan belum terlaporkan.

Pengelola menjalankan daycare ini selama sekitar satu tahun, dan dugaan kekerasan terjadi dalam periode tersebut.

Sahroni Soroti Pengelola Yayasan

Sahroni meminta aparat tidak hanya menindak pengasuh, tetapi juga menyelidiki pimpinan yayasan. Ia menyoroti informasi yang menyebutkan bahwa pimpinan yayasan merupakan aparat penegak hukum aktif.

Jika informasi itu terbukti benar, ia mendesak Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung untuk menjatuhkan sanksi tegas, termasuk pemberhentian dan proses hukum.

Daycare Tidak Memiliki Izin

Temuan lain menunjukkan bahwa pengelola tidak mengantongi izin operasional resmi. Kondisi ini meningkatkan risiko terhadap keselamatan anak-anak yang dititipkan.

Sahroni juga meminta unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memperketat pengawasan terhadap daycare, terutama terkait legalitas dan standar operasional.

Polisi Terus Kumpulkan Bukti

Saat ini, Polresta Yogyakarta memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat bukti. Polisi terus mengembangkan kasus ini agar dapat mengungkap seluruh pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tuntas.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • rupiah melemah dolar AS di pasar valuta asing Jakarta

    Rupiah Melemah ke Rp16.920 per Dolar AS pada Pembukaan Rabu

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Nilai tukar rupiah tercatat turun 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.920 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.898 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi saat aktivitas perdagangan kembali normal setelah jeda libur panjang. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian pasar terhadap berbagai perkembangan ekonomi global yang terjadi selama periode libur, […]

  • mafia siber breachforums ditangkap

    Empat “Mafia Siber” Ditangkap, Ternyata Masih Berusia Sekitar 20 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Aparat penegak hukum Prancis menangkap empat orang yang menjalankan aktivitas kriminal di forum gelap BreachForums. Yang mengejutkan, para pelaku jaringan kejahatan siber tersebut masih berusia sekitar 20 tahun. Kasus ini langsung menarik perhatian komunitas keamanan siber internasional. Usia para pelaku tergolong sangat muda, namun mereka memiliki kemampuan teknis tinggi dalam melakukan peretasan […]

  • Budi Hermanto jelaskan Jakarta teraman ASEAN 2026

    Jakarta Masuk Kota Teraman Kedua di ASEAN 2026, Kolaborasi Warga Jadi Kunci

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Jakarta menempati posisi kedua sebagai kota teraman di Asia Tenggara versi Global Residence Index 2026. Aparat kepolisian menilai masyarakat berperan besar dalam menjaga keamanan ibu kota. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa keamanan Jakarta lahir dari kerja sama berbagai pihak. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut masyarakat ikut menciptakan […]

  • Wakil Menteri Pertanian Sudaryono berbicara kepada wartawan tentang peluang investasi peternakan di Wonosobo, Jawa Tengah, yang bertujuan menjadikannya pusat produksi susu segar dan daging nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    Wonosobo Didorong Menjadi Sentra Susu Nasional Melalui Investasi Peternakan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 158
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}– Kementerian Pertanian mendorong investasi di subsektor peternakan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Tujuannya adalah menjadikan Wonosobo sebagai pusat produksi susu dan daging nasional. Sektor peternakan, terutama sapi perah dan sapi pedaging, dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang. Peluang Investasi Peternakan di Wonosobo Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa sektor peternakan di Wonosobo menawarkan […]

  • smart gadget innovation wearable health monitoring smartwatch photo_camera 1

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 573
    • 0Komentar

    JAKARTA, Seiring waktu teknologi terus melaju semakin cepat, tahun 2023 menjadi bukti nyata kreativitas dan kecerdikan manusia. Dunia gadget kini tidak lagi sekadar menghadirkan alat bantu sederhana. Sebaliknya, teknologi modern hadir untuk meningkatkan potensi manusia dan mendefinisikan ulang batas kemampuan kita. Saat ini, perangkat teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Gadget […]

  • Padepokan Padhang Ati di Kabupaten Pekalongan

    Kemenag Tegaskan Padepokan Padhang Ati Bukan Pesantren, Kasus Dugaan Cabul Ditangani Polisi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menegaskan lembaga yang dipimpin terduga pelaku pencabulan di Pekalongan bukan pondok pesantren. Sebaliknya, lembaga itu merupakan padepokan bernama Padepokan Padhang Ati. Basnang mengatakan Kementerian Agama telah memeriksa data Education Management Information System (EMIS). Dari hasil pemeriksaan itu, Kemenag tidak menemukan izin operasional maupun data pendaftaran lembaga […]

expand_less