Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Polisi Tunggu Hasil Investigasi Kemenkes soal Kematian Dokter Magang di Jambi

Polisi Tunggu Hasil Investigasi Kemenkes soal Kematian Dokter Magang di Jambi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 156
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Polda Jambi menunggu hasil investigasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kematian dokter magang di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan polisi belum menerima laporan resmi dari keluarga maupun pihak rumah sakit. Meski begitu, polisi terus memantau perkembangan kasus ini.

Polisi juga menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan, pihak rumah sakit, dan Kemenkes. Hasil investigasi akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum.

Informasi yang beredar menyebut dokter magang Myta Aprilia Azmy mengalami kelelahan berat sebelum meninggal pada akhir April 2026. Dugaan beban kerja berlebih memicu perhatian publik dan organisasi profesi.

Kemenkes sudah mengirim tim ke Jambi. Tim itu memeriksa jadwal dinas, beban kerja, sistem pembinaan, serta kondisi kesehatan korban selama menjalani program magang.

Erlan menegaskan polisi menghormati proses investigasi yang berjalan. Ia juga meminta masyarakat tidak berspekulasi agar informasi tetap jelas.

Polisi membuka peluang untuk menindaklanjuti kasus ini jika ada laporan resmi. Saat ini, polisi fokus pada koordinasi sambil menunggu hasil investigasi.

Polda Jambi memastikan akan menangani kasus ini secara profesional. Polisi juga mengajak semua pihak menjaga situasi tetap kondusif.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang menunggu di peron Stasiun Yogyakarta akibat pembatalan KA Daop 6 yang mengganggu perjalanan kereta

    Pembatalan KA Daop 6 Picu Antrean Panjang Penumpang di Stasiun Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 128
    • 3Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com)Pembatalan KA Daop 6 terjadi hari ini dan berdampak pada perjalanan kereta di wilayah Yogyakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah cepat untuk menjaga keselamatan serta memastikan pelayanan tetap berjalan. Yogyakarta, Rabu — KAI Daop 6 Yogyakarta menghentikan sejumlah perjalanan kereta api setelah gangguan operasional memengaruhi jadwal keberangkatan. Perusahaan segera menyampaikan informasi kepada penumpang […]

  • drone Iran Shahed milik militer Iran yang digunakan dalam konflik Timur Tengah

    Militer AS Akui Tak Mampu Tembak Jatuh Semua Drone Iran, Strategi Serangan Berubah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Militer Amerika Serikat mengakui tidak mampu menembak jatuh seluruh drone Iran jika serangan besar terjadi. Peringatan ini muncul dalam pengarahan tertutup kepada anggota parlemen di Capitol Hill. Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, memimpin pengarahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Iran kini memiliki ribuan drone serang sekali pakai. Sistem pertahanan udara AS […]

  • Pembekuan IUP Wawonii didesak GMH Sultra melalui permintaan penghentian RKAB dan evaluasi izin tambang di Pulau Wawonii.

    GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kendari, (kabaristana.com) – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra–Jakarta), Abdi Aditya, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Ia juga meminta pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Gema Kreasi Perdana (GKP), PT Bumi […]

  • THR pekerja swasta wajib cair penuh H-7 Lebaran

    THR Pekerja Swasta Wajib Cair Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah kembali menegaskan kewajiban perusahaan swasta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja. Pengusaha harus mencairkan THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya dan membayarnya secara penuh tanpa cicilan. Pemerintah mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang […]

  • harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah di Selat Hormuz

    Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Kembali Melonjak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus memicu kekhawatiran pasar energi global. Memasuki pekan ketiga konflik, para analis memperkirakan harga minyak dunia berpotensi kembali naik pada pembukaan perdagangan awal pekan. Pasar energi global menyoroti potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Teluk yang selama ini menjadi pusat […]

  • TNI bunuh kacab saat sidang tuntutan di Pengadilan Militer Jakarta

    Oditur: Tiga Terdakwa TNI Tidak Terbukti Rencanakan Pembunuhan Kacab Bank

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com0) – Oditur Militer II-07 Jakarta Mayor Chk Wasinton Marpaung menegaskan tiga terdakwa anggota TNI AD tidak merencanakan pembunuhan terhadap kepala cabang bank berinisial MIP (37). Pernyataan itu ia sampaikan usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin. Wasinton menjelaskan fakta persidangan tidak menunjukkan adanya niat awal para terdakwa untuk menghabisi nyawa […]

expand_less