Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi Anak di Jakpus, Tiga Tersangka Terjerat TPPO

Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi Anak di Jakpus, Tiga Tersangka Terjerat TPPO

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 164
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) — Polisi mengungkap kasus eksploitasi anak Jakpus dan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan TPPO serta perampasan kemerdekaan di Bendungan Hilir, Tanah Abang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan tim penyidik mengumpulkan bukti secara intensif. Setelah itu, polisi menetapkan AV, T (alias U), dan WA (alias Y) sebagai tersangka.

Kronologi Eksploitasi Anak Jakpus

Awalnya, masyarakat melaporkan dugaan kekerasan terhadap pekerja rumah tangga berinisial D. Kemudian, polisi menindaklanjuti laporan tersebut dan menemukan indikasi perekrutan tenaga kerja di bawah umur.

Selanjutnya, T dan WA diduga merekrut korban. Sementara itu, AV diduga mempekerjakan korban sejak November 2025 hingga April 2026. Fakta ini memperkuat dugaan praktik eksploitasi.

Barang Bukti dan Proses Hukum

Untuk memperkuat perkara, penyidik mengamankan dokumen korban, perangkat elektronik, serta rekaman CCTV. Selain itu, tim juga mengantongi hasil visum dan autopsi.

Kini, polisi menahan ketiga tersangka di Mapolres Metro Jakarta Pusat. Selanjutnya, penyidik menjerat mereka dengan Pasal 446 dan 455 KUHP serta Undang-Undang Perlindungan Anak.

Perlindungan Korban dan Penanganan Kasus

Selain fokus pada penegakan hukum, polisi juga berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P3A) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Koordinasi ini bertujuan memberi perlindungan kepada korban.

Di sisi lain, tim memberikan pendampingan hukum dan psikologis. Langkah ini membantu korban menjalani proses pemulihan secara bertahap.

Imbauan Terkait Eksploitasi Anak Jakpus

Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat merekrut tenaga kerja. Warga juga harus memastikan tidak melibatkan anak di bawah umur.

Jika menemukan indikasi perdagangan orang atau eksploitasi anak Jakpus, masyarakat dapat segera melapor melalui kantor polisi terdekat atau layanan 110.

Sementara itu, kasus ini berkaitan dengan kematian seorang pekerja rumah tangga di Bendungan Hilir. Hingga kini, polisi masih mendalami hubungan peristiwa tersebut dengan dugaan eksploitasi.

Terakhir, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara transparan dan menyeluruh serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ Internasional Istiqlal di Masjid Istiqlal Jakarta

    Pemuda Masjid dari Tujuh Negara Ikuti MTQ Internasional di Istiqlal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemuda masjid dari tujuh negara akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 23–25 Mei 2026. Kegiatan itu melibatkan peserta dari 26 provinsi di Indonesia. Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus, mengatakan agenda tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan umat Islam antarnegara. “Insyaallah pada 23 sampai 25 […]

  • Wamentan Sudaryono mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI terkait cadangan beras aman dan ketahanan pangan nasional di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

    Cadangan Beras Nasional Tembus Rekor, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman Hadapi Kemarau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta,(Kabaristana.com) – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan cadangan beras nasional aman hadapi kemarau dan fenomena El Nino pada 2026. Pemerintah memperkuat stok pangan melalui peningkatan produksi padi dan penyerapan gabah petani. Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, Sudaryono mengatakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog […]

  • Ribuan kapal Muara Angke bersandar di Dermaga T Pelabuhan Muara Angke

    Ribuan Kapal Muara Angke Padati Dermaga, Nelayan Kesulitan Berlayar

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Ribuan kapal Muara Angke memadati Dermaga T di Pelabuhan Muara Angke. Kepadatan tersebut menghambat akses berlayar nelayan yang hendak melaut untuk mencari ikan, terutama pada jam sibuk keberangkatan. Kondisi ini membuat ruang gerak kapal menjadi terbatas. Nelayan harus bermanuver secara hati-hati karena banyak kapal bersandar terlalu rapat dan menutup jalur keluar-masuk dermaga. Seorang […]

  • Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    Guru SD Temukan Harta VOC di Madura

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Peristiwa guru Sekolah dasar (SD), temukan harta VOC di Madura langsung menarik perhatian publik. Selain karena nilai temuan koin dan artefak kuno, yang mencapai 13 kilogram, penemuan ini juga membuka kembali diskusi tentang jejak kolonial Belanda di Jawa Timur. Oleh karena itu, banyak pihak menilai peristiwa ini penting bagi sejarah dan edukasi […]

  • Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    LUWU TIMUR, (Kabaristana.com) || Rabu (15/04/2026) – Isu penyaluran BBM subsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Portal Batarapos.com memuat isu tersebut pada Selasa (14/4/2026). Pemberitaan itu menyinggung dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi dinas. Selain itu, pengelola SPBU menyampaikan keluhan. Kepala Dinas Pertanian juga disebut terkejut. Namun, sehari kemudian, pihak terkait langsung […]

  • Dugaan suap Ombudsman RI saat IMPH desak Kejagung periksa LSO

    IMPH: Kejagung Jangan Tebang Pilih, Segera Periksa Dirut PT TSHI

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera memeriksa Direktur Utama PT Toshida Indonesia (TSHI) berinisial LSO. IMPH menilai LSO memiliki keterkaitan dalam dugaan suap yang menyeret Ketua Ombudsman RI. Kasus tersebut mencuat setelah Ombudsman RI menerbitkan surat koreksi kepada Kementerian Kehutanan terkait persoalan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) […]

expand_less