Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » VIDA Tingkatkan Kesadaran Publik terhadap Modus Penipuan Digital

VIDA Tingkatkan Kesadaran Publik terhadap Modus Penipuan Digital

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) – menggelar pameran “Faces of Fraud” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman penipuan digital. Perusahaan layanan identitas digital dan pencegahan fraud itu menilai modus kejahatan siber kini semakin canggih dan sulit dikenali.

Founder dan Group CEO Niki Luhur mengatakan pameran tersebut menghadirkan kisah nyata lima korban penipuan digital. VIDA ingin masyarakat memahami dampak besar dari kejahatan digital yang terus meningkat.

Menurut Niki, penipuan digital tidak hanya menyebabkan kerugian finansial. Banyak korban juga mengalami trauma emosional dan kehilangan rasa aman saat beraktivitas di ruang digital.

Pameran “Faces of Fraud” menampilkan korban dari berbagai latar belakang. Mulai dari ibu rumah tangga hingga pekerja profesional pernah menjadi sasaran pelaku kejahatan digital.

Salah satu korban merupakan pensiunan yang kehilangan seluruh tabungannya akibat modus pengalihan dana ke aset kripto. Pelaku menjalankan aksinya dalam waktu singkat hingga korban tidak sempat menyadari penipuan tersebut.

Korban lain mengalami penyalahgunaan data pribadi untuk pinjaman online ilegal. Kasus itu membuat korban menghadapi tekanan psikologis dalam waktu lama.

Ada juga korban yang terjebak modus donasi palsu. Pelaku memanfaatkan emosi korban hingga dana pengobatan anak ikut hilang.

VIDA turut merilis whitepaper “SEA Digital Identity Fraud Outlook”. Laporan itu menunjukkan bahwa pelaku kini memakai berbagai metode serangan dalam satu skema terorganisasi.

Niki menilai rendahnya kesadaran masyarakat membuat jumlah korban terus bertambah. Karena itu, ia meminta semua pihak memperkuat perlindungan digital secara bersama-sama.

Ia juga mendorong pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan keamanan digital. Langkah itu meliputi penguatan regulasi, penggunaan sistem keamanan berlapis, dan peningkatan literasi digital.

“Faces of Fraud menjadi pengingat bahwa semua orang memiliki peran untuk memutus rantai penipuan digital,” ujar Niki.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kewaspadaan laporan Prabowo dalam rapat bersama pejabat membahas laporan ekonomi dan sosial

    Prabowo Tekankan Kewaspadaan: Saring Laporan, Hindari Informasi Menyesatkan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Kewaspadaan laporan Prabowo menjadi sorotan dalam cara Presiden RI Prabowo Subianto memimpin pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya menyaring setiap laporan yang masuk agar tidak menyesatkan dalam pengambilan kebijakan, terutama di sektor ekonomi dan sosial. Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah menyampaikan data secara jujur dan akurat. Ia menolak praktik penyusunan laporan yang hanya bertujuan […]

  • PPh Final UMKM 2026, ilustrasi pelaku usaha kecil mempelajari aturan baru tarif pajak 0,5 persen

    Pemerintah Revisi Aturan PPh Final UMKM, Sejumlah Badan Usaha Tak Lagi Nikmati Tarif 0,5 Persen

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com)– Pemerintah mengubah aturan mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perubahan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026. Aturan baru tersebut mengubah kelompok wajib pajak yang berhak menerima fasilitas tarif PPh Final 0,5 persen. Kini, pemerintah hanya memberikan fasilitas itu kepada wajib […]

  • jemaah umrah Indonesia kembali ke Tanah Air melalui Bandara Jeddah

    Ketegangan Timur Tengah Meningkat, 14.796 Jemaah Umrah Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah mencatat sebanyak 14.796 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kementerian Agama memantau langsung proses kepulangan jemaah melalui koordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah serta Satgas di Bandara Internasional King Abdulaziz. Juru Bicara Kementerian Agama, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa laporan pengawasan […]

  • Ilustrasi zona merah narkotika di Sulawesi Tenggara

    Zona Merah Narkotika Sulawesi Tenggara: Peringkat Tertinggi yang Harus Dibaca sebagai Kegagalan Bersama

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara mencapai level darurat. Data kasus 2024 menempatkan daerah ini sebagai zona merah narkotika tertinggi nasional. jakarta, kabaristana.com | Sulawesi Tenggara menghadapi ancaman serius akibat tingginya peredaran narkotika. Rekap penanganan kasus sepanjang 2024 yang dipublikasikan pada awal 2025 hingga awal 2026 menempatkan daerah ini sebagai  Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran luas karena […]

  • Presiden Prabowo membahas under invoicing ilegal di DPR RI

    Prabowo Soroti Under-Invoicing, Potensi Kebocoran Negara Capai Rp16.000 Triliun

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik ilegal under-invoicing saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5/2026). Ia menilai praktik tersebut menjadi salah satu penyebab kebocoran kekayaan negara dari sektor perdagangan sumber daya alam. Prabowo menegaskan banyak keuntungan ekspor Indonesia tidak kembali ke dalam negeri. Ia menyebut praktik under-invoicing, transfer pricing, […]

  • Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kasus anak bakar rumah di Pati menyita perhatian masyarakat setelah konflik keluarga berujung pada kebakaran rumah orang tua di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. (08/02/2026). Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu desa di wilayah Pati. Sejak pagi hari, pelaku terlibat […]

expand_less