Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Puskom Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Korban Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

Puskom Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Korban Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia atau Puskom Indonesia mengecam keras langkah pihak IAI Rawa Aopa yang dinilai tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Alih-alih memberikan perlindungan dan pendampingan, pihak kampus justru diduga menekan korban yang mengundurkan diri akibat trauma setelah mengalami kekerasan seksual.

Kecaman itu disampaikan setelah beredar surat dari pihak kampus yang ditujukan kepada orang tua korban berinisial AR. Dalam surat tertanggal 18 Mei 2026, pihak kampus mengundang orang tua korban untuk menghadiri klarifikasi terkait dana KIP Kuliah yang disebut telah diterima oleh korban.

Surat tersebut juga menyebut bahwa apabila undangan klarifikasi kedua tidak dihadiri, pihak kampus akan melaporkan hal tersebut kepada kepolisian dengan alasan dana KIP Kuliah merupakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

Kepala Bidang HAM dan Pendidikan Puskom Indonesia, Robby Lamasigi, menilai langkah tersebut menunjukkan kegagalan kampus dalam memahami posisi korban.

“Ini sangat memprihatinkan. Korban mengundurkan diri karena trauma setelah mengalami kekerasan seksual, tetapi bukannya diberikan perlindungan dan pemulihan, justru dipanggil dan dibayangi ancaman pelaporan terkait dana KIP. Ini bentuk tekanan baru terhadap korban,” ujar Robby dalam keterangannya.

Robby mengatakan, apabila memang terdapat persoalan administrasi beasiswa, kampus seharusnya menempuh mekanisme yang manusiawi, tertib, dan tidak mengintimidasi. Menurutnya, kampus tidak boleh menggunakan alasan administrasi untuk menekan korban yang sedang berada dalam kondisi rentan.

“Kampus harus membedakan antara mekanisme administrasi KIP dan kewajiban perlindungan korban kekerasan seksual. Jangan sampai aturan beasiswa dijadikan alat untuk membungkam atau menekan korban,” tegasnya.

Puskom menilai, tindakan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa IAI Rawa Aopa gagal menjalankan kewajiban kelembagaan dalam memberikan pendampingan, perlindungan, dan pemulihan terhadap korban kekerasan seksual.

Menurut Robby, pengunduran diri korban dari kampus tidak boleh dilepaskan dari konteks trauma yang dialami. Karena itu, setiap tindakan kampus terhadap korban seharusnya mempertimbangkan aspek psikologis, keselamatan, kerahasiaan, dan keberpihakan kepada korban.

“Kalau korban mundur karena trauma, maka pertanyaan paling penting adalah: apa yang sudah dilakukan kampus untuk melindungi korban? Apakah ada pendampingan? Apakah ada pemulihan? Apakah korban dijamin aman? Jangan justru korban yang terus dibebani,” kata Robby.

Puskom mendesak Kementerian Agama RI, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Inspektorat Jenderal Kemenag RI, segera memeriksa tindakan kampus tersebut. Puskom juga meminta agar pihak Kemenag mengevaluasi pengelolaan KIP Kuliah di IAI Rawa Aopa agar tidak disalahgunakan sebagai alat tekanan terhadap mahasiswa.

“Kami mendesak Kemenag RI turun tangan. Periksa pihak kampus, periksa pengelola KIP, dan pastikan korban tidak mengalami reviktimisasi. Negara tidak boleh membiarkan korban kekerasan seksual kembali ditekan oleh institusi pendidikan,” ujar Robby.

Puskom menegaskan, kampus berbasis agama seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa, bukan tempat yang membuat korban semakin tertekan setelah mengalami kekerasan seksual.

“Pendidikan Islam seharusnya berdiri di atas nilai keadilan, kasih sayang, amanah, dan perlindungan terhadap yang lemah. Jika korban kekerasan seksual justru diperlakukan seperti pihak yang bersalah, maka ini mencoreng marwah pendidikan Islam,” tutup Robby.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

    Aksi Jilid 2 Corak-Sultra Kembali Desak Kapolri: Copot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe utara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Gelombang protes terhadap kondisi penegakan hukum di Kabupaten Konawe Utara kembali memanas. Corong Aspirasi Rakyat Sultra (CORAK) bersama Aliansi Pemuda Peduli Pertambangan Nusantara menggelar “Seruan Aksi Jilid 2” dengan tuntutan utama mendesak Kapolri melalui Propam Polri agar segera mencopot Kapolres dan Kasatreskrim Konawe Utara secara tidak hormat. Aksi yang dijadwalkan berlangsung di […]

  • Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    LUWU TIMUR, (Kabaristana.com) || Rabu (15/04/2026) – Isu penyaluran BBM subsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Portal Batarapos.com memuat isu tersebut pada Selasa (14/4/2026). Pemberitaan itu menyinggung dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi dinas. Selain itu, pengelola SPBU menyampaikan keluhan. Kepala Dinas Pertanian juga disebut terkejut. Namun, sehari kemudian, pihak terkait langsung […]

  • Ahmad Muzani menghadiri LKBB MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado untuk memperkuat nasionalisme generasi muda Indonesia.

    “LKBB MPR RI Perkuat Nasionalisme Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045”

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 41
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – LKBB MPR RI menjadi salah satu upaya memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme generasi muda Indonesia. Melalui kegiatan baris-berbaris dan pengibaran bendera, MPR RI membentuk karakter pelajar yang disiplin, tertib, dan memiliki semangat kebangsaan kuat. Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menguji kemampuan fisik peserta. Kegiatan itu […]

  • tekanan Trump Xi Iran terkait Selat Hormuz dan jalur minyak dunia

    Trump Siap Tekan Xi Jinping soal Iran, Selat Hormuz Jadi Sorotan Dunia

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 78
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Tekanan Trump Xi Iran kembali menjadi sorotan setelah Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengungkap rencana Presiden Donald Trump. Ia ingin mendorong Presiden China, Xi Jinping, agar memengaruhi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Diplomasi AS dan China di Beijing Trump akan membawa isu ini dalam pertemuan dengan Xi di Beijing pada […]

  • Percepatan proyek Blok Masela di Lapangan Gas Abadi Laut Arafura

    Purbaya Tekan Percepatan Blok Masela, Pemerintah Siap Sapu Bersih Hambatan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekan percepatan pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Maluku. Ia menyampaikan sikap tersebut usai rapat bersama manajemen Inpex Masela Ltd dan SKK Migas di Kementerian Keuangan, Selasa (24/2/2026). Dalam pertemuan hampir dua jam itu, Purbaya meminta seluruh pemangku kepentingan menjaga laju proyek. Oleh karena itu, pemerintah […]

  • sinkhole Situjuah Batua di area persawahan Limapuluh Kota

    Pemerintah Tegaskan Air Sinkhole di Limapuluh Kota Tidak Layak Konsumsi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 329
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota memantau langsung kawasan pertanian yang terdampak kemunculan sinkhole di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua. Pemerintah melakukan langkah ini untuk memastikan keselamatan warga dan pengunjung yang datang ke lokasi. Tim gabungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait turun ke lapangan untuk mengidentifikasi potensi […]

expand_less