Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK Dalami Keterlibatan Sekitar 20 Forwarder dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Dalami Keterlibatan Sekitar 20 Forwarder dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com)  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Saat ini, penyidik memeriksa sekitar 20 perusahaan forwarder atau jasa pengiriman barang impor yang beroperasi di berbagai pelabuhan di Indonesia.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah perusahaan tersebut. Selain itu, KPK juga memanggil para petinggi perusahaan untuk memberikan informasi terkait perkara yang sedang berjalan.

Menurut Asep, penyidik tidak hanya menelusuri hubungan dengan PT Blueray Cargo. Sebaliknya, tim juga mendalami peran forwarder lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan praktik suap dan gratifikasi di lingkungan Bea Cukai.

Bermula dari OTT KPK

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 4 Februari 2026. Saat itu, tim penindakan mengamankan 17 orang dari lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Selanjutnya, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan atau barang KW.

Tiga tersangka berasal dari internal Bea Cukai. Mereka adalah Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan. Sementara itu, tiga tersangka lainnya berasal dari PT Blueray Cargo, yakni John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan.

Penyidikan Terus Berkembang

Tidak lama setelah penetapan tersangka pertama, KPK kembali mengembangkan perkara. Pada 26 Februari 2026, penyidik menetapkan Budiman Bayu Prasojo sebagai tersangka baru.

Kemudian, pada 27 Februari 2026, penyidik menemukan uang tunai senilai Rp5,19 miliar. Tim menemukan uang tersebut di sebuah rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan. Uang itu tersimpan dalam lima koper.

Selain itu, KPK juga mendalami dugaan korupsi dalam pengurusan cukai. Karena itu, penyidik terus memeriksa sejumlah saksi dari berbagai pihak.

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Persidangan

Perkara ini memasuki tahap persidangan pada 6 Mei 2026. Saat itu, John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan menjalani sidang perdana sebagai terdakwa.

Dalam dakwaan jaksa KPK, nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama turut muncul. Jaksa menyebut Djaka menghadiri pertemuan dengan sejumlah pengusaha kargo di sebuah hotel di Jakarta pada Juli 2025.

Selain Djaka, Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan juga hadir dalam pertemuan tersebut. Di sisi lain, John Field menjadi salah satu pengusaha yang mengikuti pertemuan itu.

Dugaan Suap Miliaran Rupiah

Pada sidang berikutnya, Jaksa Penuntut Umum KPK membeberkan dugaan aliran dana suap. Jaksa menyebut Djaka Budi Utama menerima uang sebesar 213.600 dolar Singapura.

Jika mengacu pada kurs 1 Juni 2026, nilai tersebut setara sekitar Rp2,97 miliar. Oleh sebab itu, KPK masih terus mendalami aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

Hingga kini, penyidik terus memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti. Dengan demikian, KPK membuka peluang untuk menetapkan tersangka baru apabila menemukan bukti yang cukup.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI jamin keselamatan UNIFIL saat Mayjen Iwan Bambang Setiawan menjenguk prajurit di RS St George Beirut

    TNI Pastikan Perlindungan Maksimal Pasukan Garuda di Lebanon Usai Insiden UNIFIL

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || TNI menegaskan komitmen untuk melindungi seluruh prajurit yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Penegasan ini muncul setelah insiden serangan yang melukai sejumlah personel Indonesia di Lebanon. Komandan PMPP TNI, Iwan Bambang Setiawan, menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi prajurit yang dirawat di St. George Hospital Beirut, Sabtu (4/4) […]

  • Dukungan mahasiswa untuk Anton Timbang generasi muda Sultra melalui spanduk di lingkungan kampus

    Mahasiswa Sultra Dukung Peran Nyata Anton Timbang untuk Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com} – Dukungan terhadap peran tokoh daerah dalam membangun generasi muda terus menguat. Seiring dengan itu, mahasiswa dan tokoh pemuda menilai Anton Timbang menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan pemuda di Sulawesi Tenggara. Rahman, mahasiswa asal Sultra, menilai Anton konsisten mendorong pemberdayaan pemuda. Selain itu, ia juga aktif mendukung pendidikan dan pengembangan potensi generasi […]

  • Forum IRPII bersama BEKRAF di Jakarta membahas standarisasi dan kolaborasi industri periklanan nasional

    IRPII Satukan Industri Iklan Nasional, BEKRAF Tegaskan Dukungan Implementasi Kesepakatan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Forum industri iklan IRPII menjadi momentum penting bagi industri periklanan nasional untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong standarisasi melalui Industry Alignment Forum di Jakarta dengan dukungan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). JAKARTA, duasatunews.com – 9 Februari 2026,  Forum industri iklan IRPII menjadi momentum penting bagi industri periklanan nasional untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong […]

  • KPK periksa Sekda Madiun di Gedung KPK Jakarta

    KPK Dalami Kasus Maidi, Sekda dan Ketua KONI Madiun Diperiksa

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 143
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) terus mengusut dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Penyidik kini memeriksa Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, dan Ketua KONI Kota Madiun, Edwin Susanto, sebagai saksi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik melakukan pemeriksaan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota […]

  • Agus Salim diplomasi Indonesia

    KH Agus Salim: (The Grand Old Man) Pejuang Diplomasi, Intelektual Bangsa, dan Penjaga Martabat Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 409
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Agus Salim diplomasi Indonesia menempatkan kecerdasan dan etika sebagai senjata utama perjuangan. Sejak awal, ia memilih jalur pemikiran dan diplomasi untuk melawan kolonialisme. Dengan demikian, perjuangannya tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga di mata dunia internasional. Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi tekanan besar dari kekuatan kolonial. Dalam situasi tersebut, […]

  • CCTV Bundaran HI milik Pemprov DKI Jakarta berfungsi normal untuk mendukung keamanan dan pemantauan wilayah.

    Pemprov DKI: CCTV di kawasan Bundaran HI berfungsi normal

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan seluruh kamera pengawas (CCTV) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) beroperasi normal. Petugas terus mengoptimalkan perangkat tersebut untuk mendukung keamanan dan pemantauan wilayah. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan petugas tetap mengoperasikan CCTV Pemprov DKI secara aktif. Mereka juga memanfaatkan sistem […]

expand_less