Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kemenekraf Bantu Pemulihan Usaha di Daerah Terdampak Bencana

Kemenekraf Bantu Pemulihan Usaha di Daerah Terdampak Bencana

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 339
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,(kabaristana.com) | Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong pemulihan usaha masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui program Ekraf Peduli. Program ini menargetkan kebangkitan kembali aktivitas ekonomi kreatif pascabencana.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya menyasar infrastruktur. Pemerintah juga memperkuat keberlanjutan usaha dan daya juang masyarakat.

“Melalui Ekraf Peduli, kami menghidupkan kembali usaha, kreativitas, dan semangat masyarakat agar bangkit bersama,” kata Teuku Riefky Harsya, Jumat.

Pada tahap rehabilitasi, Kemenekraf mengaktifkan Ruang Kreatif Merah Putih di wilayah terdampak. Tim juga mendampingi pelaku ekonomi kreatif secara langsung.

Kementerian menggelar pelatihan konten digital, pertunjukan musik lokal, dan sinema rakyat. Selain itu, pemerintah menghadirkan permainan edukatif dan kegiatan seni berbasis komunitas. Rangkaian kegiatan ini bertujuan memulihkan produktivitas warga.

Pada tahap rekonstruksi, Kemenekraf memperkuat kapasitas produksi pelaku usaha. Pemerintah memberikan pelatihan kriya, batik, sulam, dan anyaman. Pelaku usaha juga mempelajari desain kemasan, tata boga, menjahit, dan kewirausahaan digital.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 5 Januari 2026 mencatat banjir dan longsor melanda 52 kabupaten/kota. Bencana tersebut terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemerintah melakukan pendataan pelaku ekonomi kreatif terdampak bencana. Data ini menjadi dasar pendampingan dan pemberian bantuan pemulihan usaha.

Dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pada 15 Januari 2026, Menko PMK Pratikno menegaskan komitmen pemerintah. Pemerintah membangun kembali wilayah terdampak sekaligus memperkuat mitigasi bencana daerah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • iran produksi rudal dengan bendera Iran berkibar di langit

    Iran Bantah Klaim Netanyahu, IRGC Tegaskan Produksi Rudal Tetap Berjalan di Tengah Konflik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 211
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran melalui Garda Revolusi atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menegaskan bahwa produksi rudal nasional tetap berlangsung normal, sekaligus membantah klaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut kemampuan tersebut telah melemah. Juru bicara IRGC, Ali Mohammad Naeini, menyatakan industri rudal Iran tidak terdampak signifikan meski berada dalam situasi konflik. Pernyataan ini […]

  • Eks Direktur Bea Cukai Didakwa Rugikan Negara Rp7,37 Triliun dalam Kasus CPO

    Eks Direktur Bea Cukai Didakwa Rugikan Negara Rp7,37 Triliun dalam Kasus CPO

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Mantan Direktur Teknis Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Fadjar Donny Tjahjadi, menghadapi dakwaan kasus dugaan korupsi ekspor minyak kelapa sawit mentah atau CPO. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut kasus tersebut menimbulkan kerugian negara sebesar Rp7,37 triliun. JPU Kejaksaan Agung, Widya Sihombing, membacakan dakwaan itu dalam sidang di Pengadilan Tipikor […]

  • pendatang Jakarta cari kerja setelah Lebaran

    Pendatang Serbu Jakarta, Hampir 35% Datang Demi Cari Kerja

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 240
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat hampir 35 persen pendatang baru ke Jakarta datang untuk mencari pekerjaan, terutama setelah libur Lebaran. Kepala Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menegaskan bahwa usia produktif mendominasi para pendatang. Kondisi ini mendorong tingginya tujuan mencari kerja. Usia Produktif dan Pendidikan Rendah Mendominasi Sebanyak […]

  • Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com—Banjir Kampung Melayu masih bertahan hingga hari ini dan terus mengganggu aktivitas warga di Jakarta Timur. Genangan air memaksa sebagian warga bertahan di rumah, sementara warga lain memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. (24/01/2026). Genangan Air Menghambat Aktivitas Warga Air masih menggenangi permukiman padat di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu. Warga menghadapi keterbatasan […]

  • Pemkab Labura raih WTP ke-11 dari BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025.

    Sampaikan Apresiasi, PERMADA Teluk Piai Sebut Akuntabilitas Anggaran Jadi Budaya Kerja di Labura

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MEDAN, (kabaristana.com) – Perhimpunan Mahasiswa dan Pemuda (PERMADA) Desa Teluk Piai mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara. BPK RI Perwakilan Sumatera Utara menyerahkan penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 pada Jumat (29/5/2026). Raihan tersebut […]

  • Kejati sultra Bertaubatlah, ANOMI: atau copotlah diri Anda sendiri.

    Kejati sultra Bertaubatlah, ANOMI: atau copotlah diri Anda sendiri.

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Oleh: Gie Seftian (Aliansi Nasional Melawan Impunitas) #ANOMI Ada pepatah lama: “Hukum itu tajam ke bawah, tumpul ke atas.” Di Sulawesi Tenggara, pepatah itu menemukan wajah barunya. Wajah itu bernama Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Seorang doktor hukum, penulis disertasi tentang kejaksaan yang independen. Tapi antara teori dan praktik, ada […]

expand_less