Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Komnas Perempuan soroti kendala pencatatan nikah penghayat kepercayaan

Komnas Perempuan soroti kendala pencatatan nikah penghayat kepercayaan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUNINGAN, (kabaristana.com – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat layanan jemput bola untuk pencatatan perkawinan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan.

Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madanih menyampaikan dorongan tersebut saat berada di Kuningan, Jawa Barat, Jumat. Menurutnya, langkah itu penting untuk mempercepat pemenuhan hak sipil masyarakat penghayat kepercayaan.

“Negara perlu melakukan jemput bola dan menghapus hambatan administratif yang menyulitkan perempuan penghayat serta penganut agama leluhur mendapatkan pencatatan perkawinan,” kata Dahlia.

Pencatatan Perkawinan Buka Akses Hak Sipil

Dahlia menjelaskan bahwa pencatatan perkawinan menjadi dasar berbagai layanan administrasi kependudukan. Dokumen perkawinan yang sah membantu masyarakat mengakses layanan publik dengan lebih mudah.

Ia menegaskan setiap warga negara memiliki hak untuk membangun keluarga. Karena itu, pemerintah perlu memberi akses layanan yang mudah bagi seluruh warga.

“Hak berkeluarga merupakan hak setiap warga negara dan seharusnya dapat dijalankan tanpa hambatan yang tidak perlu,” ujarnya.

Pemerintah Perlu Maksimalkan Data yang Ada

Komnas Perempuan masih menemukan banyak perkawinan yang belum tercatat di sejumlah daerah. Kondisi tersebut juga terjadi di lingkungan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan.

Dahlia mengatakan pemerintah telah memiliki data yang dapat membantu penyelesaian persoalan tersebut. Instansi terkait perlu mengoordinasikan data itu untuk mencari solusi yang tepat.

“Data-data tersebut seharusnya dikoordinasikan untuk memberikan solusi penanganan pada perkawinan yang belum tercatat,” katanya.

Penyederhanaan Layanan Jadi Kunci

Dahlia menilai persyaratan administrasi sering menjadi hambatan bagi komunitas penghayat kepercayaan. Karena itu, pemerintah perlu menyederhanakan prosedur pencatatan perkawinan.

Pemerintah juga perlu menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Langkah tersebut dapat membantu warga memperoleh dokumen yang mereka butuhkan.

Menurut Dahlia, pencatatan perkawinan yang jelas mampu mengurangi berbagai risiko sosial dan administrasi dalam keluarga. Ia meminta pemerintah segera menghadirkan solusi bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen perkawinan.

“Negara juga perlu menghadirkan penyelesaian agar masyarakat yang belum memiliki pencatatan perkawinan tidak terus menghadapi kerentanan akibat ketiadaan dokumen administrasi yang semestinya mereka peroleh,” tuturnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBPOM Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras Ilegal di Ciracas

    BBPOM Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras Ilegal di Ciracas

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Jakarta bersama Polda Metro Jaya menindak toko kosmetik di kawasan Ciracas karena menjual obat keras ilegal tanpa izin edar. Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menegaskan toko kosmetik tidak boleh menjual obat keras tanpa izin resmi dari BPOM. Petugas menemukan 72 jenis obat keras ilegal […]

  • Kapolres Bekasi MBG Sumarni membantah keterlibatan dalam dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.

    Pengakuan Kapolres Bekasi soal Dugaan Korupsi MBG

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BEKASI, (kabaristana.com) – Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni membantah keterlibatan dirinya dalam dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengakui pernah berkomunikasi dengan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Namun, ia menegaskan tidak ikut dalam penyimpangan program tersebut. “Saya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG […]

  • Pembekuan IUP Wawonii didesak GMH Sultra melalui permintaan penghentian RKAB dan evaluasi izin tambang di Pulau Wawonii.

    GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Kendari, (kabaristana.com) – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra–Jakarta), Abdi Aditya, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Ia juga meminta pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Gema Kreasi Perdana (GKP), PT Bumi […]

  • Produksi Minyak Libya 2025 Capai Rekor 12 Tahun

    Produksi Minyak Libya 2025 Capai Rekor 12 Tahun

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Produksi minyak Libya 2025 mencatat capaian tertinggi dalam 12 tahun terakhir. Pemerintah Libya melaporkan produksi minyak nasional mencapai 1,37 juta barel per hari, seiring pemulihan sektor energi dan meningkatnya aktivitas di sejumlah ladang minyak utama. Perdana Menteri Libya, Abdulhamid Dbeibah, menyampaikan capaian tersebut saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi Energi dan Ekonomi Libya […]

  • KPK suap Bupati Kuansing di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarta

    KPK: Land Cruiser seharga Rp2,05 M untuk Suhardiman dibeli bekas

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Salah satu fokus penyidikan mengarah pada mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S senilai Rp2,05 miliar yang diduga menjadi bagian dari praktik suap. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan mobil tersebut berstatus […]

  • KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Uang Rp2,8 Miliar Disimpan di Plafon Rumah

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Uang Rp2,8 Miliar Disimpan di Plafon Rumah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gatot Heroe Hernanda. Gatot merupakan pejabat Bea dan Cukai yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap. Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK menemukan uang sekitar Rp2,8 miliar. Uang itu terdiri atas mata uang dolar Singapura (SGD) dan dolar Amerika Serikat (USD). Menariknya, penyidik menemukan uang tersebut di […]

expand_less