Pusdalops: 20 rumah rusak parah akibat cuaca ekstrem di Sumut
- account_circle Rahman
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Rumah rusak akibat cuaca ekstrem
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MEDAN, (kabaristana.com) – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, merusak 20 rumah warga. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat kerusakan tersebut terjadi pada Kamis (4/6).
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menyampaikan data itu di Medan, Jumat.
Menurut Sri Wahyuni, cuaca ekstrem menerjang Kecamatan Perbaungan dan Kecamatan Sei Rampah. Di Kecamatan Perbaungan, angin kencang dan hujan lebat berdampak pada Desa Sei Sijenggi, Desa Melati II, Desa Patam Sijonam, Desa Jambur Pulau, Desa Cinta Air, Desa Lubuk Cemara, Kelurahan Tualang, dan Kota Galuh.
Di Kecamatan Sei Rampah, cuaca ekstrem berdampak pada Desa Simpang Empat. Petugas mencatat sebanyak 20 rumah mengalami rusak berat akibat kejadian tersebut.
BPBD Sumut tidak menemukan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Warga terdampak juga telah mendapat pendampingan dari pemerintah daerah.
Selain Serdang Bedagai, cuaca ekstrem juga menerjang Kabupaten Batu Bara dan Kota Binjai. Di Batu Bara, bencana tersebut merusak dua rumah dengan kategori rusak sedang dan satu rumah dengan kategori rusak ringan.
Sementara itu, petugas masih mendata dampak cuaca ekstrem di Kota Binjai. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memperbarui data dari lapangan.
Sri Wahyuni, yang akrab disapa Yuyun, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah penanganan. Mereka berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu warga terdampak.
BPBD Sumut juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah ini bertujuan mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim redaksi

Saat ini belum ada komentar