Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » pendidikan » Mengurai Simpul Kekuasaan di STAI Al Furqan: Ketika Pengawas, Pengelola, dan Pengambil Keputusan Berada dalam Lingkar yang Sama

Mengurai Simpul Kekuasaan di STAI Al Furqan: Ketika Pengawas, Pengelola, dan Pengambil Keputusan Berada dalam Lingkar yang Sama

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, (Kabaristana.com) – Polemik pemberhentian Dr. Ismail, S.H.I., S.Pd.I., M.A. dari jabatan Ketua STAI Al Furqan Makassar memicu perhatian publik. Persoalan ini tidak lagi sebatas pergantian pimpinan kampus. Masyarakat mulai menyoroti tata kelola Yayasan Pendidikan Ilmu Al-Qur’an (YPIQ) Makassar.

Publik kini mempertanyakan mekanisme pengambilan keputusan di lingkungan kampus. Selain itu, mereka juga menyoroti pihak-pihak yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan perguruan tinggi tersebut.

Sorotan terhadap Independensi

Keberadaan figur yang duduk dalam struktur pengurus Yayasan YPIQ Makassar sekaligus menempati posisi strategis di Kopertais Wilayah VIII menimbulkan perhatian serius. Situasi ini semakin sensitif karena figur tersebut masih berstatus aparatur sipil negara (ASN) aktif.

Oleh karena itu, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar. Mampukah sistem pengawasan berjalan objektif apabila pihak yang membina dan pihak yang diawasi berada dalam lingkar kepentingan yang sama?

Di sisi lain, publik membutuhkan jawaban yang jelas atas pertanyaan tersebut. Sebab, independensi merupakan fondasi penting dalam tata kelola pendidikan tinggi.

Potensi Konflik Kepentingan

Persoalan ini tidak hanya menyangkut legalitas jabatan. Lebih dari itu, integritas sistem juga menjadi taruhan. Perguruan tinggi yang sehat harus memisahkan fungsi pembinaan, pengawasan, dan pengelolaan.

Selanjutnya, setiap pihak perlu menjalankan perannya secara proporsional. Pemisahan fungsi dapat mencegah munculnya konflik kepentingan.

Sebaliknya, batas peran yang kabur berpotensi melemahkan mekanisme kontrol. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan dapat menurun.

Peran Organ Akademik

Dinamika yang berkembang juga memunculkan pertanyaan mengenai posisi organ akademik. Bahkan, sebagian pihak menilai peran senat kampus semakin terbatas dalam pengambilan keputusan strategis.

Padahal, senat memiliki fungsi penting dalam menjaga marwah akademik. Karena itu, forum tersebut seharusnya menjadi ruang pertimbangan dalam kebijakan yang menyangkut kepentingan kampus.

Apabila keputusan penting lebih banyak lahir di luar mekanisme akademik, kualitas tata kelola kampus dapat dipertanyakan.

Momentum Evaluasi

Polemik ini dapat menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pihak. Untuk itu, pengelola kampus perlu memperkuat prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kolegialitas.

Kampus bukan milik kelompok tertentu. Sebaliknya, perguruan tinggi hadir untuk menjalankan fungsi pendidikan dengan tata kelola yang sehat.

Selain itu, masyarakat berhak mengetahui proses yang melatarbelakangi setiap keputusan strategis. Dengan demikian, keterbukaan informasi dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.

Pada akhirnya, pertanyaan yang muncul bukan sekadar siapa yang diberhentikan atau diangkat. Publik ingin mengetahui apakah STAI Al Furqan Makassar masih menerapkan prinsip Good University Governance. Mereka juga ingin memastikan bahwa kampus tetap memiliki mekanisme kontrol yang efektif dan independen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLTS Indonesia proyek panel surya skala besar

    PLTS Indonesia: Pemerintah Percepat 21 Proyek Surya dan Baterai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah mempercepat pengembangan energi bersih melalui proyek PLTS dan sistem baterai. Program ini mengikuti arahan Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Melalui PT PLN (Persero), sebanyak 21 proyek siap masuk tahap eksekusi hingga Semester I 2026. Total kapasitas proyek mencapai 513 MWp dan tersebar di tujuh provinsi. PLN Fokus pada […]

  • PP GPI Apresiasi Prabowo atas langkah evaluasi pimpinan Badan Gizi Nasional untuk memperkuat tata kelola dan pelayanan publik.

    Kabid Hukum dan HAM PP GPI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Subianto dalam Melakukan Evaluasi Pimpinan Badan Gizi Nasional

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketua Bidang Hukum dan HAM Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Midul Makati, SH., MH., mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengevaluasi kepemimpinan Badan Gizi Nasional. Midul menilai keputusan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas tata kelola lembaga negara. Selain itu, pemerintah ingin memastikan seluruh program strategis nasional berjalan efektif […]

  • WFH di Parlemen Dinilai Efektif, Eddy Soeparno Tekankan Efisiensi Energi

    WFH di Parlemen Dinilai Efektif, Eddy Soeparno Tekankan Efisiensi Energi

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Program kerja dari rumah di lingkungan parlemen mendapat respons positif. Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyebut pelaksanaannya berjalan lancar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (10/4/2026). Seluruh unsur parlemen, mulai dari DPR, MPR, hingga DPD RI, menjalankan pola kerja tersebut secara konsisten. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong efisiensi […]

  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba

    Trump Singgung “Ambil Alih Kuba”, Ketegangan AS-Kuba Kembali Memanas

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 140
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (Kabaristana.com) | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba. Ia menyebut kemungkinan mengambil peran terhadap negara tersebut, di tengah proses diplomasi yang sedang berlangsung. Trump menyampaikan pernyataan itu langsung kepada wartawan di Gedung Putih. Ia menilai situasi di Kuba membuka peluang bagi Amerika Serikat untuk bertindak. “Saya […]

  • Filep Wamafma membahas ketimpangan pendidikan Fakfak bersama kepala sekolah di Distrik Kramomongga, Papua Barat.

    Ketimpangan Pendidikan Fakfak Jadi Sorotan DPD RI

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 201
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— ketimpangan pendidikan Fakfak kembali menjadi perhatian setelah Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, menemukan rendahnya layanan pendidikan dasar di Distrik Kramomongga, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Temuan itu muncul saat dirinya melakukan kunjungan reses, Jumat. Filep menilai pemerataan pendidikan di wilayah pinggiran Fakfak belum berjalan maksimal. Ia menemukan jumlah siswa kelas akhir sekolah […]

  • Petani memanen sayuran hortikultura di lahan pertanian Kota Batu sebagai upaya menjaga produktivitas melalui Green House Kota Batu saat menghadapi fenomena bediding.

    Pemkot Batu Maksimalkan Green House Hadapi Ancaman Bediding

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Green House Kota Batu menjadi langkah utama Pemerintah Kota Batu untuk melindungi tanaman dari dampak fenomena bediding saat musim kemarau. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno, mengatakan fasilitas tersebut membantu petani menjaga suhu dan kondisi tanaman agar tetap optimal ketika suhu udara menurun. Solusi Hadapi Bediding Pemerintah Kota Batu […]

expand_less