Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Tambang Ilegal Diduga Beroperasi Bebas di Bolmut, JMHI Seret Nama Kapolsek dan Kapolres ke Mabes Polri

Tambang Ilegal Diduga Beroperasi Bebas di Bolmut, JMHI Seret Nama Kapolsek dan Kapolres ke Mabes Polri

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JMHI Desak Itwasum Polri Periksa Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut

Jakarta, Kabaristana.com – Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Senin (8/6/2026). Dalam aksi itu, JMHI mendesak Inspektorat Pengawasan Umum Polri (Itwasum Polri) memanggil dan memeriksa Kapolsek Pinogaluman serta Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

JMHI juga meminta Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri melakukan sidak, penyelidikan, dan penindakan terhadap dugaan pertambangan emas ilegal di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Soroti Aktivitas Tambang Emas Ilegal

Penanggung jawab aksi, Rendy Salim, mengatakan aktivitas pertambangan emas ilegal semakin marak di Kecamatan Pinogaluman. Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat tentang efektivitas pengawasan aparat penegak hukum.

Rendy menilai Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut perlu menunjukkan langkah konkret karena wilayah tersebut berada dalam tanggung jawab mereka.

“Kegiatan pertambangan emas ilegal semakin masif di beberapa desa, khususnya Desa Busato dan Desa Tuntung. Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut harus bertindak tegas. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa aparat menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum dengan baik,” ujar Rendy Salim.

Desak Itwasum Lakukan Pemeriksaan

JMHI menilai lambannya respons aparat dapat memicu pandangan skeptis di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi tersebut meminta Itwasum Polri mengoptimalkan fungsi pengawasan internal.

“Situasi ini dapat menimbulkan pandangan skeptis di tengah masyarakat. Publik bisa menduga adanya hubungan tertentu antara oknum aparat dan pelaku pertambangan ilegal. Karena itu, aparat harus menjalankan pemeriksaan secara transparan,” tegas Rendy.

Rendy meminta Itwasum Polri segera memanggil Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut. Ia menyebut langkah tersebut penting untuk menjawab berbagai pertanyaan publik.

“Itwasum Polri harus segera mengambil langkah konkret. Kami meminta Itwasum memeriksa Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut melalui mekanisme hukum serta pengawasan internal. Institusi kepolisian harus menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.

Minta Dirtipidter Turun ke Pinogaluman

JMHI juga mendesak Dirtipidter Bareskrim Polri turun langsung ke Kecamatan Pinogaluman. Organisasi tersebut meminta penyidik mengusut dugaan praktik pertambangan ilegal yang masih berlangsung.

“Kami meminta Dirtipidter Bareskrim Polri segera datang ke Pinogaluman dan mengambil tindakan hukum yang tegas. Kami menduga aktivitas pertambangan ilegal masih berlangsung. Negara tidak boleh kalah menghadapi praktik yang merugikan lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.

Harap Mabes Polri Bergerak Cepat

JMHI berharap Mabes Polri menunjukkan keseriusan dalam merespons laporan masyarakat. Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan itu.

“Kami tidak akan berhenti menyuarakan persoalan ini. Kami berharap Mabes Polri, khususnya Itwasum Polri dan Dirtipidter Bareskrim Polri, segera merespons laporan yang kami sampaikan. Respons cepat akan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tutup Rendy Salim.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hoaks: Bahlil Dicopot dari Menteri ESDM, Diganti Ignasius Jonan Februari 2026

    Hoaks: Bahlil Dicopot dari Menteri ESDM, Diganti Ignasius Jonan Februari 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Hoaks Bahlil dicopot dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali beredar luas di media sosial. Unggahan Facebook mengklaim Presiden akan mengganti Bahlil Lahadalia dengan Ignasius Jonan pada Februari 2026. Klaim ini memicu spekulasi publik mengenai reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Unggahan tersebut menyebut Presiden kehilangan kepercayaan terhadap Bahlil. […]

  • pemerasan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan dan KPK

    KPK Periksa Sekjen Kemenaker Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikat K3

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) Kasus pemerasan sertifikat K3 kembali menjadi perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi sebagai saksi untuk mendalami dugaan praktik pemerasan dalam layanan sertifikasi keselamatan kerja. Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) memeriksa Cris Kuntadi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan pemeriksaan […]

  • KPK Ombudsman RI bahas kolaborasi cegah korupsi di Gedung Merah Putih

    KPK dan Ombudsman RI Bahas Kolaborasi Cegah Korupsi Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – KPK Ombudsman RI menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Ombudsman Republik Indonesia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa. Kedua lembaga membahas kerja sama untuk memperkuat pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona bersama jajaran menemui […]

  • Raja gula dunia dari Indonesia Oei Tiong Ham pendiri Oei Tiong Ham Concern

    Raja Gula Dunia dari RI: Kerajaan Bisnis Runtuh dalam Semalam

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Raja gula dunia dari Indonesia pernah lahir dari Semarang sebelum runtuh hanya dalam satu malam. Kerajaan bisnis Oei Tiong Ham Concern (OTHC), yang sempat menguasai perdagangan gula lintas Asia hingga Eropa, lenyap akibat rangkaian kebijakan hukum dan politik negara pada awal 1960-an. Peristiwa ini meninggalkan jejak panjang soal kepastian hukum, nasionalisasi aset, […]

  • kondisi lahan sempadan sungai di kawasan permukiman padat

    Menteri ATR Usul Tumpang Tindih Sempadan Sungai Dibahas Pansus DPR

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 269
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Tumpang tindih lahan sempadan sungai terus memicu konflik agraria dan ketidakpastian hukum. Warga yang tinggal di bantaran sungai kerap berhadapan dengan ancaman penggusuran. Di sisi lain, negara belum memberi kejelasan status lahan secara menyeluruh. Masalah ini berdampak langsung pada tata ruang kota dan perlindungan lingkungan. Pemerintah daerah juga kesulitan menata kawasan rawan […]

  • kewaspadaan laporan Prabowo dalam rapat bersama pejabat membahas laporan ekonomi dan sosial

    Prabowo Tekankan Kewaspadaan: Saring Laporan, Hindari Informasi Menyesatkan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Kewaspadaan laporan Prabowo menjadi sorotan dalam cara Presiden RI Prabowo Subianto memimpin pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya menyaring setiap laporan yang masuk agar tidak menyesatkan dalam pengambilan kebijakan, terutama di sektor ekonomi dan sosial. Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah menyampaikan data secara jujur dan akurat. Ia menolak praktik penyusunan laporan yang hanya bertujuan […]

expand_less