Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Tambang Ilegal Diduga Beroperasi Bebas di Bolmut, JMHI Seret Nama Kapolsek dan Kapolres ke Mabes Polri

Tambang Ilegal Diduga Beroperasi Bebas di Bolmut, JMHI Seret Nama Kapolsek dan Kapolres ke Mabes Polri

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JMHI Desak Itwasum Polri Periksa Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut

Jakarta, Kabaristana.com – Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Senin (8/6/2026). Dalam aksi itu, JMHI mendesak Inspektorat Pengawasan Umum Polri (Itwasum Polri) memanggil dan memeriksa Kapolsek Pinogaluman serta Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

JMHI juga meminta Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri melakukan sidak, penyelidikan, dan penindakan terhadap dugaan pertambangan emas ilegal di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Soroti Aktivitas Tambang Emas Ilegal

Penanggung jawab aksi, Rendy Salim, mengatakan aktivitas pertambangan emas ilegal semakin marak di Kecamatan Pinogaluman. Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat tentang efektivitas pengawasan aparat penegak hukum.

Rendy menilai Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut perlu menunjukkan langkah konkret karena wilayah tersebut berada dalam tanggung jawab mereka.

“Kegiatan pertambangan emas ilegal semakin masif di beberapa desa, khususnya Desa Busato dan Desa Tuntung. Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut harus bertindak tegas. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa aparat menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum dengan baik,” ujar Rendy Salim.

Desak Itwasum Lakukan Pemeriksaan

JMHI menilai lambannya respons aparat dapat memicu pandangan skeptis di tengah masyarakat. Karena itu, organisasi tersebut meminta Itwasum Polri mengoptimalkan fungsi pengawasan internal.

“Situasi ini dapat menimbulkan pandangan skeptis di tengah masyarakat. Publik bisa menduga adanya hubungan tertentu antara oknum aparat dan pelaku pertambangan ilegal. Karena itu, aparat harus menjalankan pemeriksaan secara transparan,” tegas Rendy.

Rendy meminta Itwasum Polri segera memanggil Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut. Ia menyebut langkah tersebut penting untuk menjawab berbagai pertanyaan publik.

“Itwasum Polri harus segera mengambil langkah konkret. Kami meminta Itwasum memeriksa Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut melalui mekanisme hukum serta pengawasan internal. Institusi kepolisian harus menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.

Minta Dirtipidter Turun ke Pinogaluman

JMHI juga mendesak Dirtipidter Bareskrim Polri turun langsung ke Kecamatan Pinogaluman. Organisasi tersebut meminta penyidik mengusut dugaan praktik pertambangan ilegal yang masih berlangsung.

“Kami meminta Dirtipidter Bareskrim Polri segera datang ke Pinogaluman dan mengambil tindakan hukum yang tegas. Kami menduga aktivitas pertambangan ilegal masih berlangsung. Negara tidak boleh kalah menghadapi praktik yang merugikan lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.

Harap Mabes Polri Bergerak Cepat

JMHI berharap Mabes Polri menunjukkan keseriusan dalam merespons laporan masyarakat. Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan itu.

“Kami tidak akan berhenti menyuarakan persoalan ini. Kami berharap Mabes Polri, khususnya Itwasum Polri dan Dirtipidter Bareskrim Polri, segera merespons laporan yang kami sampaikan. Respons cepat akan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tutup Rendy Salim.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil menjelaskan harga patokan mineral kepada awak media di Jakarta

    Bahlil Jelaskan Rumus Baru Harga Patokan Mineral kepada China, Royalti Tambang Ditunda

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan rumus baru Harga Patokan Mineral (HPM) kepada pengusaha dan Kedutaan Besar China. Penjelasan itu dilakukan setelah investor China menyoroti perubahan regulasi sektor tambang di Indonesia. “Beberapa sudah komunikasi sama saya, dubesnya sudah ngobrol sama saya. Saya sudah memberikan penjelasan dengan baik,” kata […]

  • PROSES HUKUM DIBAWAH TANGAN? Tim Hukum Vanessa Soroti Pelimpahan Tahap II Tanpa Administrasi & Pendampingan, Penyidik Bilang: “Terserah Kami”

    PROSES HUKUM DIBAWAH TANGAN? Tim Hukum Vanessa Soroti Pelimpahan Tahap II Tanpa Administrasi & Pendampingan, Penyidik Bilang: “Terserah Kami”

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Rivaldi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Kamis, 9 April 2026 Proses penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II menjadi bagian penting dalam penegakan hukum. Proses ini harus menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mengikuti ketentuan hukum acara pidana. Namun demikian, dalam kasus Vanessa, tim hukum menilai penyidik tidak menjalankan prosedur tersebut dengan benar. Hak Pendampingan Hukum Harus […]

  • harga TBS sawit Riau naik, petani panen tandan buah segar di perkebunan sawit

    Harga TBS Sawit Riau Naik, Petani Mulai Diuntungkan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    jakarta, { kabaristana.com}— harga TBS sawit Riau kembali naik pada periode 15–21 April 2026. Kenaikan ini memberi angin segar bagi petani swadaya yang sebelumnya menghadapi tekanan harga. Untuk tanaman umur 9 tahun, harga kini mencapai Rp4.088,09 per kilogram. Angka tersebut naik Rp81,03 atau sekitar 2,02 persen dari pekan sebelumnya. Tren ini menunjukkan perbaikan harga di […]

  • Ilustrasi Bupati Cianjur terkaya pada era kolonial dengan gaya hidup mewah, kontras dengan penderitaan petani kopi dalam sistem tanam paksa di Jawa.

    Bupati Cianjur Terkaya pada Era Kolonial: Kemewahan Elite di Tengah Penderitaan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 186
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kisah Bupati Cianjur terkaya pada masa kolonial menunjukkan ketimpangan tajam antara elite dan rakyat. Pada saat yang sama, daerah tampak makmur. Namun demikian, masyarakat justru menghadapi tekanan berat akibat sistem tanam paksa kopi. Gambaran Ketimpangan di Cianjur Pada awal abad ke-19, Cianjur berkembang menjadi pusat produksi kopi di Jawa. Selain itu, pemerintah kolonial mendorong […]

  • Mahasiswa Desak Kejagung dan KPK Dalami Dugaan Penyimpangan Tata Kelola Pertambangan Nikel di Kolaka

    Mahasiswa Desak Kejagung dan KPK Dalami Dugaan Penyimpangan Tata Kelola Pertambangan Nikel di Kolaka

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GPM) Sultra-Jakarta mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menyelidiki dugaan penyimpangan tata kelola pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. GPM menilai aparat penegak hukum harus segera menindaklanjuti setiap informasi yang mengarah pada dugaan pelanggaran hukum. Organisasi tersebut juga […]

  • Prabowo ke Iran redam eskalasi Timur Tengah lewat diplomasi internasional

    Prabowo Siap Jadi Mediator, Indonesia Tawarkan Dialog Redam Krisis Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia memfasilitasi dialog untuk meredakan eskalasi konflik di Timur Tengah. Ia menyatakan bersedia datang langsung ke Teheran jika para pihak menyetujui upaya mediasi tersebut. Pemerintah Indonesia menilai dialog tetap menjadi jalan utama untuk mengakhiri ketegangan. Indonesia mendorong seluruh pihak menahan diri dan mengutamakan diplomasi. Kemlu Soroti Gagalnya […]

expand_less