Prabowo tegaskan terbuka terima masukan masyarakat lewat media sosial
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
- visibility 68
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui media sosial seperti TikTok. Karena itu, pemerintah akan mempelajari setiap masukan dan menindaklanjutinya sesuai kebutuhan.
Prabowo menyampaikan hal itu saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Minggu. Selain itu, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI merilis keterangan resmi mengenai kegiatan tersebut.
“Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan. Jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau media sosial, saya segera tindak lanjuti,” kata Prabowo.
Pemerintah Terima Aspirasi dari Semua Kalangan
Prabowo menegaskan pemerintah menerima masukan dari akademisi, pelaku industri, dan masyarakat umum. Bahkan, masyarakat dapat mengirimkan usulan secara langsung melalui media sosial.
Menurutnya, pemerintah harus menghadapi setiap tantangan secara terbuka. Selain itu, pemerintah harus mengakui setiap kendala agar dapat menemukan solusi yang tepat. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintah perlu bekerja secara maksimal.
“Saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan,” ujarnya.
Teknologi Bantu Pemerintah Bergerak Lebih Cepat
Prabowo mengatakan perkembangan teknologi membantu pemerintah mengetahui persoalan masyarakat lebih cepat. Dengan begitu, pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menyelesaikan setiap persoalan.
Selain itu, media sosial menyajikan informasi dari berbagai daerah secara cepat. Karena itu, pemerintah dapat merespons laporan masyarakat dengan lebih efektif.
Prabowo Ajak Akademisi Kembangkan Teknologi
Di sisi lain, Prabowo mengingatkan bahwa teknologi juga memiliki risiko jika seseorang memanfaatkannya secara tidak tepat. Ia mencontohkan teknologi nuklir yang mampu menghasilkan energi listrik, tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif.
Karena itu, Prabowo mengajak guru besar, profesor, dan perguruan tinggi terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Mereka juga perlu menghasilkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi pembangunan nasional.
“Saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu,” kata Prabowo.
Pada akhirnya, Prabowo berharap kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat mampu melahirkan solusi inovatif. Dengan demikian, Indonesia dapat mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim redaksi



Saat ini belum ada komentar