Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Central Gerakan Indonesia Menggugat Desak Mabes Polri Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Ilegal di Lalonggasu Meeto

Central Gerakan Indonesia Menggugat Desak Mabes Polri Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Ilegal di Lalonggasu Meeto

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM) mendesak Mabes Polri melalui Bareskrim Polri untuk segera mengusut secara menyeluruh dugaan praktik penimbunan, penyimpanan, pengangkutan, dan/atau distribusi BBM secara ilegal di wilayah Lalonggasu Meeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Desakan tersebut disampaikan dalam aksi yang digelar di Mabes Polri, Rabu 12 Agustus 2026.

Dalam aksinya, Central Gerakan Indonesia Menggugat yang dipimpin Abdi Aditya selaku Jenderal Lapangan, menegaskan bahwa pengusutan tidak boleh berhenti pada pihak yang berada di lapangan. Bareskrim Polri didesak untuk menelusuri secara menyeluruh dugaan jaringan serta pihak-pihak yang berada di balik aktivitas BBM tersebut.

Bareskrim juga diminta mengungkap asal-usul BBM, pihak yang memasok, pihak yang mengangkut, lokasi penyimpanan, pihak yang menguasai atau memiliki barang, hingga tujuan penggunaan maupun distribusinya.

“Jangan hanya memburu pelaku di lapangan. Bongkar sampai ke akar-akarnya siapa pemodalnya, siapa pemilik barangnya, siapa pemasoknya, siapa pengendalinya, serta siapa yang menikmati keuntungannya. dan apakah ada oknum yang memberikan perlindungan atau melakukan pembiaran,” ujar Abdi Aditya.

Selain mendesak Bareskrim melakukan penyelidikan, massa aksi juga meminta Divisi Propam Mabes Polri memanggil dan memeriksa secara profesional serta transparan Kapolsek Lalonggasu Meeto beserta personel yang memiliki kewenangan di wilayah tersebut.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengklarifikasi informasi dan dugaan mengenai aktivitas penimbunan BBM yang disebut-sebut masih berlangsung dan belum mendapatkan penanganan secara optimal.

Propam juga diminta mendalami apakah terdapat unsur pembiaran, kelalaian, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, atau komunikasi maupun koordinasi tertentu dengan pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Central Gerakan Indonesia Menggugat, menegaskan bahwa tuntutan pemeriksaan terhadap aparat bukan dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran sebelum proses pemeriksaan dilakukan.

Menurut abdi, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan seluruh informasi dan dugaan yang disampaikan masyarakat dapat diverifikasi secara objektif, profesional, dan transparan.

Dalam tuntutan lainnya, Bareskrim Polri diminta menelusuri kemungkinan keterkaitan dugaan aktivitas BBM tersebut dengan jaringan atau aktivitas ilegal lainnya.

Penelusuran diharapkan mencakup asal-usul BBM, pemasok, pemilik atau penguasa barang, pengangkut, lokasi penyimpanan, serta pihak yang menjadi tujuan penggunaan atau distribusinya.

Aparat juga didesak menelusuri aliran dana apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi transaksi atau keuntungan yang berkaitan dengan dugaan aktivitas tersebut.

Menurut massa aksi, penelusuran tersebut penting agar proses penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan apabila nantinya ditemukan bukti mengenai keterlibatan pihak lain sebagai pemodal, pengendali, pemasok, maupun pihak yang memperoleh keuntungan.

Central Gerakan Indonesia Menggugat meminta Mabes Polri memberikan perhatian serius terhadap informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas BBM ilegal di Lalonggasu Meeto.

Mereka menekankan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang profesional, berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Yang kami dorong adalah penegakan hukum yang menyeluruh dan transparan. Jika memang ditemukan tindak pidana, proses hukum harus dilakukan terhadap seluruh pihak yang terbukti terlibat, bukan hanya pelaku di lapangan,” ujarnya.

Central Gerakan Indonesia Menggugat, menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan meminta institusi penegak hukum memastikan tidak ada pihak yang kebal terhadap proses hukum apabila nantinya ditemukan bukti keterlibatan.

“kami akan terus mengawal persoalan tersebut ini agar pengusutan dilakukan secara menyeluruh hingga ke akar-akarnya, termasuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pemasok, pengendali, pemodal, serta pihak lain yang terbukti memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut,” Tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus pemerasan THR Cilacap terungkap dalam OTT KPK

    KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR oleh Bupati Cilacap, Praktik Disebut Sudah Terjadi Sejak Lebaran 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 290
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan terkait pengumpulan tunjangan hari raya (THR) yang melibatkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Praktik tersebut diduga sudah berlangsung sejak Lebaran 2025. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa temuan tersebut muncul setelah tim KPK melakukan operasi tangkap tangan pada 13 Maret […]

  • Aksi penolakan tambang Pulau Wawonii oleh Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta di Jakarta

    Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau Wawonii

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta kembali menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk melindungi lingkungan dan masyarakat Pulau Wawonii. Abdi Aditya menilai aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii memicu keresahan masyarakat. Ia juga […]

  • Adrian Moita menyoroti pengelolaan SDA Sulawesi Tenggara

    Mencegah Repetisi Pola Krisis Tata Kelola SDA di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 360
    • 0Komentar

    (KabarIstana.com), JAKARTA — Adrian Moita menyampaikan pernyataan sikap tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Ia menyampaikan pandangan ini berdasarkan analisis data dan pengalaman pengelolaan SDA di berbagai daerah penghasil di Indonesia. Adrian menilai kekayaan SDA tidak selalu menghasilkan kesejahteraan masyarakat. Banyak kajian kebijakan publik dan ekonomi politik menunjukkan kondisi tersebut. […]

  • Penyebaran Islam di Nusantara Lewat Pesisir Sumatra

    Penyebaran Islam di Nusantara Lewat Pesisir Sumatra

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Masuknya Islam di Nusantara Lewat Jalur Perdagangan Jakarta, kabaristana.com- Masuknya Islam di Nusantara berlangsung secara bertahap melalui jalur perdagangan laut. Para pedagang muslim dari Arab, India, dan Persia berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal di wilayah pesisir. Melalui interaksi sosial dan ekonomi tersebut, Islam mulai dikenal dan diterima oleh penduduk Nusantara. Wilayah pesisir barat Pulau Sumatra […]

  • Energi Nuklir Indonesia sebagai sumber energi bersih masa depan

    NUKLIR DAN PARA PEMIMPIN BESAR DUNIA

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Oleh: Irwanuddin H.I. KullaTenaga Ahli Menteri ESDM RI Bidang Pengembangan Potensi Pemanfaatan Tenaga Nuklir/Dekan FT UPDM (B)/Direktur PUSPINEBT ICMI Nuklir merupakan energi yang berasal dari transformasi inti atom. Energi ini memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, nuklir menawarkan solusi energi bersih bagi dunia modern. Di sisi lain, teknologi nuklir berkaitan erat dengan kepentingan […]

  • demo tolak tambang Kabaena oleh mahasiswa di Jakarta

    Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka menilai aktivitas pertambangan telah merusak lingkungan pesisir dan daratan. Akibatnya, nelayan dan petani setempat menghadapi tekanan […]

expand_less