Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kepala Adat Soroti Dugaan Penimbunan Anak Sungai di Wilayah Adat Muara Malungai

Kepala Adat Soroti Dugaan Penimbunan Anak Sungai di Wilayah Adat Muara Malungai

  • account_circle usupriyadi.tim
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Barito selatan, (KABARISTANA.COM) — Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, menjadi perhatian masyarakat adat menyusul dugaan kerusakan dan penimbunan alur sungai yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan dan pertambangan batu bara PT MUTU.

Hal tersebut disampaikan Pak Sabtu, yang juga dikenal sebagai Bapak Pino, selaku Kepala Adat Muara Malungai, kepada awak media dalam wawancara pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut Pak Sabtu, kondisi tersebut diketahui setelah dirinya melakukan peninjauan langsung ke kawasan hulu dan sejumlah alur sungai yang berada di wilayah adat Muara Malungai.

Dalam peninjauan tersebut, ia mengaku melihat adanya perubahan kondisi pada Sungai Arang dan Sungai Dewi yang merupakan anak Sungai Moromlongai.

Diduga Tertimbun Material Overburden

Pak Sabtu menuturkan, bahwa aktivitas pembukaan lahan dan pertambangan PT MUTU diduga menyebabkan material tanah penutup atau overburden (OB) masuk dan menimbun alur sungai.

Menurut keterangannya, material tanah tersebut ditimbunkan dalam jumlah besar sehingga menyebabkan perubahan pada bentuk fisik alur sungai dan mengganggu fungsi aliran air alami.

“Alur sungai sudah tertimbun dan kondisi sungainya tidak lagi seperti sebelumnya,” ujar Pak Sabtu saat di konfirmasi langsung oleh awak media.

Ia juga menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena sungai memiliki fungsi penting bagi keseimbangan ekosistem dan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah adat tersebut.

Alur Sungai Mengalami Perubahan

Lebih lanjut, Pak Sabtu menyampaikan bahwa timbunan material dalam jumlah besar menyebabkan sebagian alur Sungai Arang dan Sungai Dewi mengalami perubahan dari kondisi sebelumnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menyangkut perubahan bentang alam, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap sistem tata air dan ekosistem di kawasan tersebut.

Bagi masyarakat adat Muara Malungai, sungai dan kawasan alam di sekitarnya merupakan bagian dari ruang hidup yang memiliki nilai ekologis dan sosial.

Kepala Adat Mengaku Melihat Langsung

Pak Sabtu menegaskan, informasi mengenai kondisi tersebut bukan hanya berdasarkan cerita dari pihak lain. Ia mengaku melihat langsung kondisi kawasan saat melakukan peninjauan lapangan.

Menurut dia, perubahan dan aktivitas yang terjadi di kawasan tersebut berlangsung secara terbuka. Namun, ia menyatakan belum melihat adanya komunikasi atau sosialisasi yang memadai dengan pemangku adat dan masyarakat setempat terkait perubahan alur sungai tersebut.

Lembaga Adat Siapkan Langkah

Atas kondisi tersebut, Lembaga Adat Muara Malungai menyatakan akan mengambil langkah untuk menyikapi persoalan tersebut.

Pak Sabtu mendorong adanya kerja sama antara pemerintah desa dan lembaga adat agar persoalan lingkungan di wilayah adat dapat ditangani secara serius, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, lembaga adat juga tengah mengkaji perangkat hukum adat yang berlaku di wilayah Muara Malungai.

Kajian tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menentukan langkah adat apabila nantinya ditemukan adanya tindakan yang dinilai merusak lingkungan atau mengganggu tatanan alam di wilayah adat.

Minta Pemerintah Turun ke Lapangan

Pak Sabtu berharap pemerintah daerah dan instansi terkait tidak hanya menerima laporan secara administratif, tetapi juga turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sungai dan kawasan sekitarnya.

Menurutnya, pemeriksaan lapangan penting dilakukan agar kondisi sebenarnya dapat diketahui secara objektif serta seluruh pihak yang berkepentingan dapat memberikan penjelasan.

Persoalan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat adat Muara Malungai. Mereka berharap penyelesaian dilakukan secara adil dan transparan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta hak-hak masyarakat adat.

Catatan Redaksi: Informasi mengenai dugaan kerusakan dan penimbunan alur sungai dalam berita ini bersumber dari keterangan resmi dari Kepala Adat Muara Malungai. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab, klarifikasi, dan koreksi bagi pihak PT MUTU maupun pihak terkait lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Kemayoran berulang menunjukkan lemahnya tata kelola risiko kebakaran di permukiman padat Jakarta

    Kemayoran Sudah Tiga Kali Terbakar – Kapan Negara Berhenti Pura-Pura Terkejut?

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Oleh: Arief Fathurrachman Aktivis Masyarakat Perkotaan Indonesia (MAPI) Dalam rentang 72 jam, dua kebakaran besar melanda permukiman padat di Jakarta Pusat. Pada Senin malam, 1 Juni 2026, api menghanguskan 304 bangunan di Kemayoran Gempol, Kebon Kosong. Lebih dari 600 jiwa kehilangan tempat tinggal, termasuk 90 balita, 35 lansia, dan sejumlah ibu hamil. Saat petugas masih […]

  • Prabowo antisipasi krisis bersama eks pejabat ekonomi era SBY di Istana Negara

    Prabowo Kumpulkan Eks Pejabat Ekonomi Era SBY, Bahas Antisipasi Krisis dan Stabilitas Rupiah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan pejabat ekonomi era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat. Presiden ingin menyerap pengalaman mereka saat menghadapi krisis ekonomi global 2008. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden dalam diskusi tersebut. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga ikut hadir. Pertemuan itu […]

  • Dugaan Kolusi RSUD Koltim dilaporkan Koalisi Aktivis Bersatu ke KPK

    Koalisi Aktivis Bersatu Resmi Laporkan Dugaan Kolusi Proyek Lanjutan Pembangunan RSUD Kolaka Timur 

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Koalisi Aktivis Bersatu melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka membawa dugaan kolusi dalam proyek lanjutan pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim). Koalisi menyampaikan laporan itu pada Jumat (7/8/2026). Nilai proyek tersebut mereka sebut mencapai lebih dari Rp30 miliar. Koalisi Soroti Proyek RSUD Koltim Jenderal Lapangan Koalisi Aktivis Bersatu, Arnol Ibnu Rasyid, menjelaskan […]

  • kunjungan Presiden AIMS ke Indonesia bersama Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari

    Ketua KOI Nilai Kunjungan Presiden AIMS Perkuat Posisi Olahraga Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 524
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menilai kunjungan Presiden Alliance of Independent Recognised Members of Sport (AIMS) Stephan Fox memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan olahraga global. Oktohari menyebut kunjungan tersebut menegaskan peran Indonesia bukan hanya sebagai peserta, tetapi mitra strategis dalam pengembangan olahraga dunia. “Indonesia siap berkontribusi aktif bagi […]

  • Koalisi kuat Prabowo ditegaskan saat Taklimat Kabinet 2026 di Hambalang

    Prabowo Yakin Koalisi Kuat, Sambil Berkelakar “PKB Harus Diawasi Terus”

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 377
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — koalisi kuat Prabowo kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto pada pengujung Taklimat Awal Tahun 2026. Pada kesempatan itu, Prabowo berbicara langsung di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa. Selain menyoroti agenda pemerintahan, Prabowo juga menekankan pentingnya kekompakan partai pendukung pemerintah. Menurutnya, soliditas politik […]

  • SAR pesawat ATR Pangkep di Pegunungan Bulusaraung

    Kabasarnas Ungkap Alasan Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR Ditutup

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 626
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berakhir pada hari ketujuh. Penghentian ini menandai akhir upaya intensif negara menemukan korban di wilayah berisiko tinggi. Keputusan tersebut berdampak langsung pada keluarga korban yang masih menunggu kepastian identitas. Peristiwa ini kembali menyorot keterbatasan operasi penyelamatan di […]

expand_less