Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Beroperasi Tanpa Izin, GAM Sultra Desak Aparat Tindak PT RSK di Konawe

Diduga Beroperasi Tanpa Izin, GAM Sultra Desak Aparat Tindak PT RSK di Konawe

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 366
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe, (kabaristana.com) – Gerakan Aktivis Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GAM Sultra) menyoroti dugaan operasional ilegal PT Razka Sarana Konstruksi (RSK). Sorotan ini terkait pengoperasian batching plant yang diduga belum memiliki izin resmi di Kabupaten Konawe.

GAM Sultra menyampaikan kritik tersebut setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Konawe. Dalam rapat itu, pihak PT Razka Sarana Konstruksi tidak hadir. Sementara itu, dinas terkait mengakui izin operasional perusahaan belum lengkap.

Koordinator GAM Sultra, Abdi Setyawan, menilai kondisi ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum. Ia juga menyoroti dugaan pembiaran terhadap aktivitas usaha yang melanggar aturan.

“Ini bukan sekadar masalah administrasi. Ini menyangkut wibawa hukum dan keselamatan masyarakat. Jika aparat tidak mampu menghentikan aktivitas batching plant yang diduga ilegal ini, kami sebagai masyarakat akan mengambil sikap,” tegas Abdi.

Menurut GAM Sultra, keberadaan batching plant tanpa izin dapat menimbulkan berbagai dampak. Aktivitas tersebut berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, mobil molen yang keluar masuk lokasi juga dapat mengganggu keselamatan lalu lintas.

GAM Sultra juga menilai daerah bisa mengalami kerugian. Pemerintah berpotensi kehilangan penerimaan dari retribusi dan pajak.

Abdi menambahkan, ketidakhadiran PT Razka dalam forum RDP menunjukkan sikap tidak kooperatif. Ia menilai perusahaan mengabaikan lembaga resmi negara dan proses pengawasan publik.

GAM Sultra bahkan menyiapkan langkah lanjutan. Dalam waktu dekat, mereka berencana menggelar aksi unjuk rasa.

Jika perusahaan tetap beroperasi tanpa izin, GAM Sultra juga membuka kemungkinan melakukan aksi pemalangan terhadap aktivitas batching plant tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Pemuda Mahasiswa Aktivis Indonesia (FPMAI) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia

    FPMAI Sultra Geruduk Mabes Polri, Desak dan Usut Dugaan Tambang Ilegal Wawohine Serta Penggunaan Material

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Forum Pemuda Mahasiswa Aktivis Indonesia (FPMAI) Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Kamis (22/10/2026). FPMAI mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pertambangan batu tanpa izin di Desa Wawohine, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, serta menelusuri legalitas sumber material Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha senilai […]

  • aksi pemuda di gedung KPK terkait Bupati Muna viral desak audit keuangan daerah

    Pernyataan Bupati Muna Viral, Pemuda Muna Desak KPK Audit Total Keuangan Daerah.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 238
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Sejumlah elemen pemuda yang tergabung dalam barisan aktivis Kabupaten Muna menggelar aksi protes setelah pernyataan Bupati Muna viral. Bupati itu menyebut kondisi keuangan daerah kosong. Pernyataan tersebut memicu kontroversi karena ia menuding kritik sebagai manuver lawan politik. Sorotan Terhadap Kondisi Fiskal Daerah Ketegangan muncul saat publik menyebarkan potongan pernyataan bupati di media […]

  • regulasi AI global China dan Indonesia dalam penguatan aturan kecerdasan buatan untuk keamanan dan etika teknologi

    China dan Indonesia Perketat AI: Dunia Sepakat, Teknologi Tak Bisa Gantikan Manusia Sepenuhnya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah China mulai memperketat pengaturan kecerdasan buatan (AI) karena kekhawatiran global terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah menyusun regulasi baru yang berfokus pada keselamatan dan etika. Secara khusus, regulasi ini menargetkan layanan AI berbasis konsumen yang meniru kepribadian manusia dan melibatkan interaksi emosional. Misalnya, chatbot, asisten virtual, serta teknologi berbasis teks, audio, […]

  • Budaya pilah sampah di kantor pemerintah DKI Jakarta

    Budaya Pilah Sampah Harus Dimulai dari Pemerintah, Legislator DKI Minta SKPD Jadi Contoh

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsyi, meminta pemerintah menjadi contoh dalam gerakan memilah sampah. Menurut dia, budaya pilah sampah harus dimulai dari kantor pemerintahan sebelum diterapkan kepada masyarakat. Nabilah menegaskan kantor kelurahan, kecamatan, hingga seluruh SKPD wajib memilah sampah setiap hari. Ia menilai langkah itu penting agar masyarakat melihat […]

  • pengakuan kompetensi insinyur melalui sertifikasi nasional

    Ilham Habibie: Kemenaker Pintu Masuk Pengakuan Insinyur Lewat SKKNI

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 349
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kualitas dan pengakuan kompetensi insinyur masih menghadapi tantangan serius. Padahal, dunia industri membutuhkan tenaga teknik yang siap pakai dan terstandar. Tanpa sistem pengakuan yang kuat, daya saing insinyur Indonesia berisiko tertinggal. Masalah ini berdampak langsung pada produktivitas nasional. Banyak perusahaan kesulitan memastikan kecocokan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan lapangan. Pentingnya Isu Ini […]

  • Perang AS-Iran dan serangan drone di Timur Tengah

    Perang AS-Iran Jadi “Laboratorium” Militer China, Beijing Dinilai Pelajari Celah Pertahanan AS

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Konflik Amerika Serikat dan Iran yang memasuki bulan ketiga kini menarik perhatian China. Beijing tidak lagi melihat perang itu sebagai konflik kawasan Timur Tengah semata. China mulai mempelajari perang tersebut sebagai gambaran konflik modern masa depan, termasuk kemungkinan bentrokan dengan AS terkait Taiwan. Serangan drone murah Iran menjadi sorotan utama. Drone itu […]

expand_less