Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 359
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com – Aliansi Lembaga Mahasiswa Pemerhati Kekerasan Seksual dan Pendidikan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. Mereka menuntut langkah tegas atas dugaan kegagalan yayasan dan pihak kampus dalam melindungi korban kekerasan seksual di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Konawe Selatan.

Aksi ini mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis). Pihak kementerian kemudian membuka ruang mediasi. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan kronologi kasus secara rinci, mulai dari awal kejadian hingga proses hukum yang masih berjalan.

Kritik terhadap Pihak Kampus

Koordinator aliansi, Robby Anggara, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap yayasan dan birokrasi kampus. Ia menilai pihak kampus tidak berpihak kepada korban.

Menurutnya, korban belum mendapatkan perlindungan yang layak. Ia juga mengungkap dugaan intimidasi serta perubahan narasi pembelaan dari pihak kampus.

“Yang kami sesalkan bukan hanya dugaan perbuatannya, tetapi juga sikap institusi yang seharusnya melindungi korban,” ujar Robby.

Selain itu, ia menyoroti dugaan masalah dalam pengelolaan kampus. Ia meminta Kementerian Agama melakukan evaluasi menyeluruh terhadap yayasan dan tata kelola institusi.

Respons Kementerian Agama

Setelah mendengar keterangan mahasiswa, pihak Dirjen Pendis menegaskan bahwa mereka telah memantau kasus ini. Mereka mulai memberi perhatian serius sejak kasus tersebut ramai di media.

Papay Supriatna menegaskan bahwa perlindungan korban harus menjadi prioritas utama. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan untuk pemulihan trauma korban.

Ia menyatakan bahwa kementerian akan bertindak jika kampus tidak memberikan perlindungan. Tujuannya adalah memastikan korban tetap aman dan dapat melanjutkan pendidikan.

Langkah Konkret untuk Korban

Setelah pertemuan, Papay langsung berkoordinasi dengan pimpinan Dirjen Pendis, termasuk Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno.

Tim kemudian menemui korban yang saat ini berada di Jakarta. Sebelumnya, korban bersama kuasa hukumnya telah melapor ke Komnas Perempuan untuk meminta perlindungan.

Kementerian Agama menawarkan solusi konkret. Mereka memberikan pilihan kampus lain di bawah naungan Kemenag agar korban tetap bisa melanjutkan pendidikan.

“Kami menyerahkan pilihan kampus kepada korban dan akan mengawal prosesnya,” ujar Papay.

Tanggapan Kuasa Hukum

Kuasa hukum korban, Muswanto Utama, menyambut baik langkah cepat tersebut. Ia menilai tindakan Kementerian Agama memberi harapan baru bagi korban.

Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan korban kehilangan hak pendidikan hanya karena kegagalan institusi.

Kasus ini tidak hanya menyoroti dugaan kekerasan seksual. Kasus ini juga membuka kritik terhadap tanggung jawab kampus dalam melindungi mahasiswa.

Aliansi mahasiswa menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal proses hukum dan kebijakan pemerintah. Mereka ingin memastikan korban mendapatkan keadilan dan perlindungan yang layak.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • emisi Jepang 2024 dari industri, pembangkit listrik, hutan penyerap karbon, dan polusi udara di Tokyo

    Target Iklim Jepang Tersendat, Laju Penurunan Emisi Melambat di 2024

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Tokyo, (Kabaristana.com) — Emisi Jepang 2024 terus menurun, tetapi lajunya melambat. Pemerintah Jepang belum mencapai target tahunan meski sudah menjalankan berbagai kebijakan. Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mencatat emisi bersih mencapai 994 juta ton hingga Maret 2025. Angka ini turun 28,7 persen dari level tahun fiskal 2013. Untuk pertama kalinya, total emisi turun di bawah 1 miliar […]

  • Sekolah Rakyat Juli 2026 siap beroperasi untuk melayani lebih dari 45 ribu anak kurang mampu di Indonesia

    Sekolah Rakyat Siap Dibuka Juli 2026, Pemerintah Targetkan Layani Lebih dari 45 Ribu Anak

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemerintah mempercepat persiapan pembukaan Sekolah Rakyat yang akan memulai kegiatan belajar pada tahun ajaran baru Juli 2026. Program ini menargetkan lebih dari 45 ribu anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Sabtu, untuk memastikan kesiapan program tersebut. Pertemuan […]

  • Hamdan Zoelva memberikan keterangan pers terkait penolakan eksekusi Hotel Sultan di Jakarta.

    Hamdan Zoelva Tolak Eksekusi Serta Merta Hotel Sultan, Nilai Tidak Mendesak dan Cacat Prosedur

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, menolak rencana eksekusi serta merta yang dijadwalkan pada 18 Juni. Ia menilai langkah tersebut tidak memiliki urgensi dan tidak memenuhi syarat hukum acara perdata. Hamdan menyampaikan pandangannya saat peluncuran buku Pontjo Sutowo: Jihad Melawan Ketidakadilan dan orasi tokoh nasional di Jakarta, Sabtu (13/6). Tidak Ada Keadaan […]

  • Perkebunan kelapa sawit di Indonesia dengan potensi limbah sawit sebagai sumber energi terbarukan dan ekonomi hijau

    Limbah Sawit: Kunci Tersembunyi Transisi Ekonomi Hijau Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 587
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Limbah sawit Indonesia kembali menjadi sorotan setelah banjir berulang di sejumlah wilayah Sumatra memicu perdebatan publik tentang dampak lingkungan industri kelapa sawit. Pembukaan lahan skala besar yang tidak diiringi pengelolaan limbah memadai memperbesar risiko kerusakan ekosistem. Akibat kondisi tersebut, masyarakat di sekitar perkebunan menghadapi banjir, penurunan kualitas air, dan rusaknya lahan produktif. […]

  • Jelang Sidang Tahunan DPR, Puan Pastikan Aksi Joget Tahun Lalu Jadi Evaluasi

    Jelang Sidang Tahunan DPR, Puan Pastikan Aksi Joget Tahun Lalu Jadi Evaluasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan anggota DPR RI akan menjaga sikap dan mengikuti rangkaian Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD RI 2026 dengan lebih khidmat. Evaluasi terhadap aksi sejumlah anggota dewan yang berjoget pada sidang tahun lalu menjadi salah satu perhatian menjelang acara kenegaraan tersebut. Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD RI dijadwalkan berlangsung di Kompleks Parlemen, […]

  • Tim KPK menggeledah Kantor Wali Kota Madiun terkait dugaan korupsi

    KPK Dalami Barang Bukti Hasil Penggeledahan Kantor Wali Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 418
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Penggeledahan Kantor Wali Kota Madiun menjadi fokus lanjutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi. Penyidik mendalami barang bukti yang mereka amankan untuk mengungkap dugaan pemerasan, praktik fee proyek, pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Juru Bicara Komisi […]

expand_less