JAKARTA, (Kabaristana.com) | China mendesak Amerika Serikat dan Israel segera menghentikan operasi militer terhadap Iran. Beijing menilai langkah itu penting untuk mencegah konflik di kawasan Teluk berkembang menjadi krisis yang lebih luas di Timur Tengah.
China Soroti Eskalasi Konflik di Timur Tengah
Perwakilan tetap China untuk PBB, Fu Cong, menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk. Ia menilai situasi tersebut dapat menyeret Timur Tengah ke konflik yang lebih besar.
Fu menyampaikan pernyataan itu saat Dewan Keamanan PBB membahas draf resolusi tentang situasi Iran. China meminta semua pihak menahan diri agar ketegangan tidak semakin meningkat.
Menurut Fu, operasi militer Amerika Serikat dan Israel berisiko memperburuk kondisi keamanan kawasan.
China Kritik Operasi Militer AS dan Israel
Fu menyebut serangan militer dilakukan tanpa mandat Dewan Keamanan PBB. Operasi itu juga terjadi saat negosiasi antara Teheran dan Washington masih berlangsung.
China menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip Piagam PBB. Langkah itu juga tidak sejalan dengan norma hubungan internasional.
Fu menegaskan perang tidak akan membawa keuntungan bagi siapa pun. Konflik justru akan memperbesar kerugian dan memperpanjang ketegangan.
China Juga Kecam Serangan ke Warga Sipil
China menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan negara-negara di kawasan Teluk. Beijing juga tidak mendukung serangan Iran terhadap negara-negara Arab di wilayah tersebut.
Fu menegaskan China menolak serangan terhadap warga sipil. China juga mengecam serangan yang menargetkan fasilitas non-militer.
Menurut Fu, negara-negara Teluk telah menunjukkan sikap menahan diri. China menghargai langkah tersebut dan mendukung upaya diplomasi regional.
China Pilih Abstain dalam Pemungutan Suara
Fu juga menyinggung draf resolusi yang diajukan Bahrain atas nama Dewan Kerja Sama Teluk dan Yordania. China ikut terlibat dalam proses konsultasi rancangan resolusi itu.
Namun, Beijing menilai isi draf belum menggambarkan akar konflik secara seimbang. Beberapa masukan dari China juga tidak masuk dalam naskah akhir.
Karena itu, China memutuskan abstain dalam pemungutan suara Dewan Keamanan PBB.
China Dorong Jalur Dialog
China kembali menyerukan penghentian operasi militer di kawasan tersebut. Beijing meminta semua pihak kembali ke jalur dialog dan negosiasi.
Menurut Fu, dialog menjadi cara paling efektif untuk meredakan ketegangan. China juga siap bekerja sama dengan negara-negara kawasan dan komunitas internasional.
Beijing berharap upaya diplomasi dapat memulihkan stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah.


Saat ini belum ada komentar