Jakarta, {kabaristana.com}Penipuan lowongan kerja di media sosial kini semakin marak, dan banyak orang menjadi korban karena kurangnya kewaspadaan. Di Cakung, Jakarta Timur, seorang perempuan muda kehilangan Rp7 juta akibat terjebak dalam iklan lowongan kerja palsu. Modus penipuan seperti ini sering terjadi di berbagai kota besar, dan penting bagi kita untuk mengetahui cara menghindarinya. Artikel ini membahas penipuan lowongan kerja di Cakung serta memberikan tips untuk melindungi diri dari penipuan serupa.Kasus penipuan lowongan kerja di Cakung, Jakarta Timur, viral di media sosial. Seorang perempuan muda kehilangan Rp7 juta setelah terjerat dalam iklan pekerjaan palsu yang ternyata merupakan modus penipuan.
Modus Penipuan Lowongan Kerja di Cakung Jakarta Timur
Pada Sabtu, 18 April 2026, EN (19), perempuan asal Pemalang, Jawa Tengah, melihat iklan lowongan kerja berjudul “Beres-beres Toko di Jakarta Barat” di Facebook. Iklan itu ternyata menipu dan mengarah pada pencurian.
Pelaku, yang mengaku bernama Eliyanti, mengajak EN bertemu di Penggilingan, Cakung, menggunakan mobil transportasi online yang ia pesan. Di lokasi tersebut, EN menitipkan koper dan barang berharga, termasuk ponsel dan dokumen penting.
Modus Penipuan dan Aksi Pelaku di Pulomas
Pelaku membawa EN ke Pulomas, namun EN mendapati alamat yang ia tuju kosong. Ketika EN kembali ke Penggilingan, pelaku sudah menghilang bersama barang-barangnya. EN kehilangan ponsel Redmi Note 14C, uang Rp7 juta, dan dokumen penting lainnya.
Rekaman CCTV Ungkap Identitas Pelaku
EN melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar dan bersama mereka memeriksa rekaman CCTV di lokasi. Kamera menunjukkan pelaku berinteraksi dengan EN sebelum penipuan terjadi.
Imbauan untuk Waspada terhadap Penipuan Lowongan Kerja
Polisi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran lowongan kerja melalui media sosial, terutama yang meminta pertemuan di lokasi yang tidak jelas atau meminta menitipkan barang kepada orang yang tidak dikenal.
Tautan Internal:
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara menghindari penipuan lowongan kerja, baca artikel terkait berikut ini:
Saat ini belum ada komentar