Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Yusril berpesan agar generasi muda belajar pemikiran pendiri bangsa

Yusril berpesan agar generasi muda belajar pemikiran pendiri bangsa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak generasi muda mempelajari pemikiran para pendiri bangsa. Menurutnya, warisan intelektual mereka penting untuk menjaga nilai kebangsaan, demokrasi, dan keislaman di Indonesia.

Yusril menilai Perdana Menteri ke-5 Indonesia, Mohammad Natsir, sebagai salah satu tokoh yang layak menjadi teladan. Ia menyebut pemikiran Natsir tetap relevan dalam menjawab tantangan bangsa saat ini.

“Generasi muda perlu terus membaca, menelaah, dan mengembangkan warisan intelektual para pendiri bangsa agar nilai kebangsaan, keislaman, dan demokrasi terus hidup,” kata Yusril di Jakarta, Minggu.

Mohammad Natsir Jadi Inspirasi

Yusril menjelaskan Mohammad Natsir sudah aktif menulis sejak usia muda. Berbagai gagasannya masih menjadi referensi bagi banyak kalangan hingga sekarang.

Menurut Yusril, sejarah mencatat Natsir pernah berdebat dengan Presiden pertama RI Soekarno mengenai hubungan Islam dan negara. Meski berbeda pandangan, keduanya tetap saling menghormati dan menjaga kepentingan bangsa.

Yusril menilai sikap tersebut menjadi teladan bagi kehidupan politik saat ini. Ia mengatakan setiap perbedaan harus memperkuat demokrasi, bukan memecah persatuan.

“Politik membutuhkan integritas dan kedewasaan. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tetapi kepentingan Indonesia harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Ziarah Jelang Ujian Doktor

Menjelang ujian promosi doktor filsafat di Universitas Indonesia, Yusril berziarah ke makam Pahlawan Nasional Mohammad Natsir di TPU Karet Bivak, Jakarta, pada Rabu (24/6).

Ia mengenang kedekatannya dengan Natsir sejak 1978 hingga tokoh Masyumi itu wafat pada 1993. Selama itu, Yusril banyak belajar dari pemikiran, sikap, dan keteladanan Natsir.

Yusril berharap ziarah tersebut memberi hikmah sekaligus memperkuat semangatnya dalam mengembangkan kajian filsafat dan pengabdian kepada bangsa.

Disertasi Bahas Relasi Islam dan Negara

Dalam ujian promosi doktor, Yusril akan mempertahankan disertasi berjudul Penafsiran Kembali Pemikiran Mohammad Natsir tentang Relasi Islam dengan Negara: Sebuah Telaah Filsafat dengan Pendekatan Hermeneutika Fenomenologis-Eksistensial.

Melalui penelitian itu, Yusril mengkaji kembali pemikiran Mohammad Natsir mengenai hubungan Islam dan negara. Ia menggunakan pendekatan hermeneutika fenomenologis-eksistensial untuk melihat relevansi gagasan tersebut dalam kehidupan berbangsa saat ini.

Yusril menegaskan Mohammad Natsir membuktikan bahwa Islam dan demokrasi dapat berjalan berdampingan. Menurutnya, keteladanan, integritas, dan semangat pengabdian Natsir menjadi warisan penting bagi generasi penerus Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan stok cbp nasional di kantor Bulog Jakarta

    Stok Beras Pemerintah Tembus 4,72 Juta Ton, Bukti Ketahanan Pangan RI Kian Kuat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang mencapai 4,72 juta ton menunjukkan ketahanan pangan Indonesia semakin kuat. Pemerintah mencatat angka tersebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan CBP oleh Perum Bulog. Amran menilai keberhasilan ini lahir dari kerja sama lintas sektor dalam […]

  • Raja gula dunia dari Indonesia Oei Tiong Ham pendiri Oei Tiong Ham Concern

    Raja Gula Dunia dari RI: Kerajaan Bisnis Runtuh dalam Semalam

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Raja gula dunia dari Indonesia pernah lahir dari Semarang sebelum runtuh hanya dalam satu malam. Kerajaan bisnis Oei Tiong Ham Concern (OTHC), yang sempat menguasai perdagangan gula lintas Asia hingga Eropa, lenyap akibat rangkaian kebijakan hukum dan politik negara pada awal 1960-an. Peristiwa ini meninggalkan jejak panjang soal kepastian hukum, nasionalisasi aset, […]

  • stok pangan nasional aman hadapi el nino 2026 dengan cadangan beras dan distribusi logistik terjaga

    Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Pemerintah menjaga stok pangan nasional menjelang potensi El Nino 2026. Langkah ini penting untuk memastikan pasokan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama musim kemarau panjang. Ketersediaan Beras Nasional Tetap Aman Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan cadangan beras berada dalam kondisi aman.Saat meninjau gudang Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, ia menyampaikan bahwa stok […]

  • Aksi mahasiswa GMII menyoroti dugaan korupsi kontrak PT Antam di depan KPK RI

    GMII Tegaskan Perlawanan: Kasus Rp 890 Miliar Jangan Dibiarkan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 320
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menyuarakan kritik terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. GMII menilai KPK belum menunjukkan langkah nyata dalam menangani dugaan korupsi kontrak jasa sewa alat berat di lingkungan PT Antam Tbk. Hingga kini, KPK belum menyampaikan perkembangan resmi kepada publik. Kondisi ini memicu pertanyaan dan spekulasi di […]

  • langkah hukum kadin sultra dalam kasus pencemaran nama baik

    Sekjend LEPHAM Sultra Suhardin Tosepu Apresiasi Langkah Hukum Ketua Kadin Sultra

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) | Sekretaris Jenderal LEPHAM Sultra, Suhardin Tosepu, mengapresiasi langkah hukum Ketua Kadin Sultra melalui kuasa hukumnya di Mapolda Sultra terkait dugaan pencemaran nama baik. Ia menyampaikan hal tersebut dalam press release yang redaksi terima pada Rabu (18/3/2026) melalui pesan WhatsApp. Selain itu, ia menyoroti pemberitaan yang cenderung menghakimi dan melampaui kewenangan. Jurnalis Harus […]

  • Kanal aduan terpadu pemerintah dibahas dalam konferensi pers Kemenko Kumham Imipas di Jakarta

    Pemerintah Siapkan Kanal Aduan Terpadu untuk Perkuat Pengawasan Layanan Publik

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabristana.com) – Pemerintah memperkuat pengawasan layanan publik melalui rencana pembentukan kanal aduan terpadu yang mencakup sektor hukum, hak asasi manusia (HAM), imigrasi, dan pemasyarakatan. Langkah ini memudahkan masyarakat menyampaikan laporan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan. Pemerintah Siapkan Unit Pengaduan Terintegrasi Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah […]

expand_less