Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » KPK Periksa Sekjen Kemenaker Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikat K3

KPK Periksa Sekjen Kemenaker Terkait Dugaan Pemerasan Sertifikat K3

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) Kasus pemerasan sertifikat K3 kembali menjadi perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi sebagai saksi untuk mendalami dugaan praktik pemerasan dalam layanan sertifikasi keselamatan kerja.

Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) memeriksa Cris Kuntadi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan penyidikan. Penyidik ingin memperjelas alur pengawasan dan mekanisme penerbitan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Selain Sekjen Kemenaker, KPK juga memanggil sejumlah saksi lain dari internal kementerian. Penyidik memeriksa pejabat teknis Direktorat Pengawasan Norma K3 serta aparatur sipil negara. KPK juga memeriksa pihak swasta untuk menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan pemerasan sertifikat K3.

KPK mulai mengusut perkara ini setelah operasi tangkap tangan pada Agustus 2025. Dari operasi tersebut, KPK menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka. Para tersangka berasal dari unsur pejabat struktural dan pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan layanan publik.

Menurut penyidik, para tersangka memanfaatkan kewenangan jabatan untuk meminta sejumlah uang kepada pemohon sertifikat. Dugaan tersebut memperlihatkan adanya penyalahgunaan prosedur dalam layanan keselamatan dan kesehatan kerja. Praktik ini tidak hanya merugikan pelaku usaha, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Dalam perkembangan lanjutan, KPK kembali menetapkan tiga tersangka baru pada Desember 2025. Ketiganya merupakan mantan pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kementerian Ketenagakerjaan). Penambahan tersangka ini menegaskan bahwa pengusutan pemerasan sertifikat K3 masih terus berjalan.

KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara menyeluruh. Lembaga antirasuah tersebut membuka peluang pemanggilan saksi tambahan serta menekankan pentingnya pembenahan sistem layanan sertifikasi agar praktik serupa tidak terulang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

    Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) -Pengawasan haji transparan kini menjadi langkah strategis pemerintah. Sebanyak 16 mantan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI), resmi bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). (13/01/2026). Pemerintah mengambil keputusan ini untuk memperkuat kontrol internal. Dengan langkah tersebut, kementerian ingin mencegah penyimpangan sejak tahap perencanaan. Selain itu, Kemenhaj juga ingin meningkatkan kualitas pelayanan jamaah. […]

  • panel surya dinding bangunan pada gedung modern

    Panel Surya di Dinding Bangunan: Solusi Energi Kota yang Hemat Listrik dan Pangkas Emisi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 265
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemanfaatan panel surya pada dinding bangunan kini semakin menarik perhatian. Selain itu, teknologi ini membuka peluang baru untuk pasokan energi di kota. Peneliti dari China meneliti penggunaan panel surya pada fasad bangunan. Mereka menyebut konsep ini sebagai facade-integrated photovoltaics (FIPV). Selama ini, banyak pihak belum memanfaatkan permukaan vertikal secara optimal. Hasil penelitian […]

  • tambang pasir ilegal Konaweeha di Sungai Konaweeha

    Soal Tambang Pasir Ilegal Di Sungai Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS Wilayah IV Kendari.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) – Kasus tambang pasir ilegal di Sungai Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, memasuki babak baru. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat penegak hukum memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari. Ampuh Sultra menilai Sungai Konaweeha berada di bawah pengawasan BWS IV Kendari. Karena itu, lembaga […]

  • Kapolsek Benua Klarifikasi Isu Sabung Ayam, Berikut Laporan Lengkapnya

    Kapolsek Benua Klarifikasi Isu Sabung Ayam, Berikut Laporan Lengkapnya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Benua, (KABARISTANA.COM) — Kapolsek Benua bersama pemerintah setempat dan tokoh masyarakat melakukan klarifikasi terkait beredarnya pamflet di media sosial yang menyebut adanya dugaan perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Benua, Minggu (25/10/2026). Klarifikasi tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti informasi yang beredar sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Berdasarkan hasil pengecekan […]

  • demonstrasi mahasiswa menyoroti tambang emas ilegal Bolmut

    Tambang Ilegal Diduga Beroperasi Bebas di Bolmut, JMHI Seret Nama Kapolsek dan Kapolres ke Mabes Polri

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JMHI Desak Itwasum Polri Periksa Kapolsek Pinogaluman dan Kapolres Bolmut Jakarta, Kabaristana.com – Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Senin (8/6/2026). Dalam aksi itu, JMHI mendesak Inspektorat Pengawasan Umum Polri (Itwasum Polri) memanggil dan memeriksa Kapolsek Pinogaluman serta Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). JMHI juga meminta Direktorat Tindak Pidana […]

  • operasi militer AS di Venezuela pada Januari 2026

    Venezuela: Serangan Militer AS Tewaskan 83 Orang, Termasuk 32 Warga Kuba

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 453
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Venezuela melaporkan 83 orang tewas dan sedikitnya 112 lainnya terluka akibat operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026. Operasi tersebut, menurut Caracas, memicu krisis politik serta meningkatkan ketegangan internasional setelah pasukan AS menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López menyampaikan data korban pada Jumat […]

expand_less