Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » DPR Percepat Penunjukan Bos OJK, Misbakhun: Demi Kepastian Pasar Keuangan

DPR Percepat Penunjukan Bos OJK, Misbakhun: Demi Kepastian Pasar Keuangan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan alasan DPR mempercepat proses pemilihan Anggota Dewan Komisioner di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai langkah ini penting untuk menjaga kepastian dan stabilitas pasar keuangan.

Menurut Misbakhun, DPR sengaja menggabungkan proses fit and proper test dengan pengambilan keputusan pada Rabu (11/3/2026). DPR ingin segera memberi sinyal positif kepada pelaku pasar.

“Langkah ini penting agar pasar melihat regulator tetap kuat dan responsif menghadapi situasi ekonomi,” ujar Misbakhun di Gedung DPR RI, Jakarta.

DPR Ingin Beri Kepastian ke Pasar

Misbakhun menegaskan percepatan proses seleksi bertujuan menjaga kepercayaan pasar. Ia menilai kondisi ekonomi global menuntut respons cepat dari lembaga pengawas sektor keuangan.

Menurutnya, kepastian kepemimpinan di OJK akan membantu menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional.

DPR juga ingin memastikan regulator dapat mengambil keputusan strategis dengan cepat.

Proses Seleksi Sempat Buka Masukan Publik

Sebelumnya, panitia seleksi membuka partisipasi publik untuk menilai para calon Anggota Dewan Komisioner OJK. Masyarakat dapat mengirimkan masukan mengenai integritas, rekam jejak, dan perilaku kandidat.

Panitia membuka masukan tersebut melalui laman resmi seleksi sejak 4 Maret hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB.

Meski begitu, DPR dan pemerintah akhirnya mempercepat tahapan seleksi.

Pemerintah Soroti Gejolak Pasar Global

Ketua Dewan Komisioner OJK sekaligus Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga menjelaskan alasan percepatan proses seleksi.

Ia menegaskan pemerintah tidak menetapkan calon tertentu sebelumnya.

Menurut Purbaya, gejolak global mendorong percepatan proses tersebut. Konflik geopolitik memengaruhi harga minyak dan pergerakan pasar keuangan.

“Kondisi pasar sedang bergejolak. Karena itu kita membutuhkan pimpinan definitif di OJK lebih cepat,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dengan percepatan ini, pemerintah berharap pimpinan baru OJK segera bekerja. Regulator diharapkan mampu menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dan merespons dinamika global secara cepat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Siap Unjuk Gigi sebagai Tuan Rumah di FIFA Series 2026

    Indonesia Siap Unjuk Gigi sebagai Tuan Rumah di FIFA Series 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 297
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | FIFA Series Indonesia 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah pertandingan internasional. Turnamen ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27–30 Maret. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia harus memanfaatkan kepercayaan dari FIFA. Ia menyebut ajang ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan […]

  • KPK periksa Bea Cukai terkait dugaan aliran uang korupsi impor

    KPK Periksa Pegawai Bea Cukai CMT Terkait Dugaan Aliran Uang Korupsi Impor

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berinisial CMT pada Rabu, 7 Mei 2026. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mendalami dugaan aliran uang dalam kasus korupsi pengurusan impor barang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik fokus menelusuri dugaan penerimaan uang oleh sejumlah pegawai Bea Cukai. “Selain itu, saksi […]

  • Kapolsek Benua Klarifikasi Isu Sabung Ayam, Berikut Laporan Lengkapnya

    Kapolsek Benua Klarifikasi Isu Sabung Ayam, Berikut Laporan Lengkapnya

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Benua, (KABARISTANA.COM) — Kapolsek Benua bersama pemerintah setempat dan tokoh masyarakat melakukan klarifikasi terkait beredarnya pamflet di media sosial yang menyebut adanya dugaan perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Benua, Minggu (25/10/2026). Klarifikasi tersebut dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti informasi yang beredar sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Berdasarkan hasil pengecekan […]

  • ilustrasi kasus jual beli jabatan Bogor di lingkungan ASN

    Pemkab Bogor Selidiki Dugaan Jual Beli Jabatan, 14 ASN Sudah Diperiksa

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus jual beli jabatan Bogor memasuki fase krusial. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Inspektorat mengusut dugaan praktik ilegal di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Tim investigasi memeriksa 14 ASN dan mengumpulkan bukti awal. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyatakan tim masuk ke tahap investigasi mendalam. Tim mengumpulkan data, memverifikasi keterangan, dan […]

  • Kepala Adat Soroti Dugaan Penimbunan Anak Sungai di Wilayah Adat Muara Malungai Play Button

    Kepala Adat Soroti Dugaan Penimbunan Anak Sungai di Wilayah Adat Muara Malungai

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle usupriyadi.tim
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Barito selatan, (KABARISTANA.COM) — Kondisi lingkungan di wilayah adat Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, menjadi perhatian masyarakat adat menyusul dugaan kerusakan dan penimbunan alur sungai yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan dan pertambangan batu bara PT MUTU. Hal tersebut disampaikan Pak Sabtu, yang juga dikenal sebagai Bapak Pino, […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 573
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

expand_less