Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Gerindra Tegur Keras Anggota DPRD Jember usai Viral Merokok Saat Rapat Stunting

Gerindra Tegur Keras Anggota DPRD Jember usai Viral Merokok Saat Rapat Stunting

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra menjatuhkan teguran keras kepada Anggota DPRD Jember Ahmad Syahri As Sidiqi. Politikus Fraksi Gerindra itu viral setelah merokok dan bermain gim saat rapat pembahasan stunting.

Sidang etik berlangsung di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Ketua Majelis Kehormatan, Fikrah Auliaurrahman, memimpin langsung sidang tersebut.

Fikrah mengatakan majelis telah memeriksa pengadu, teradu, saksi, dan bukti pendukung. Setelah pemeriksaan selesai, majelis memutus Ahmad Syahri melanggar aturan partai.

“Majelis Kehormatan Partai Gerindra memutus adanya pelanggaran AD/ART Partai Gerindra,” kata Fikrah.

Gerindra memberi teguran keras dan terakhir kepada Ahmad Syahri. Partai juga mengingatkan agar ia tidak mengulangi tindakan serupa.

Jika kembali melanggar aturan, Gerindra akan memberhentikan Ahmad Syahri sebagai anggota DPRD Kabupaten Jember.

Anggota Majelis Kehormatan Yunico Syahrir menjelaskan Ahmad Syahri melanggar tujuh pasal AD/ART partai. Salah satunya Pasal 16 ayat 2 tentang kewajiban menjaga nama baik dan kehormatan Partai Gerindra.

Ia juga melanggar aturan tentang disiplin kader dan kepatuhan terhadap keputusan partai. Selain itu, aturan partai mewajibkan kader bersikap sopan, disiplin, dan rendah hati.

Kasus ini mendapat perhatian luas di media sosial. Video Ahmad Syahri saat merokok dan bermain gim dalam rapat DPRD Jember tersebar di berbagai platform.

Banyak warganet mengkritik tindakan tersebut. Mereka menilai sikap itu tidak pantas dilakukan dalam rapat resmi tentang penanganan stunting.

Gerindra menegaskan seluruh kader harus menjaga etika dan disiplin. Partai juga meminta kader menjaga kepercayaan publik saat menjalankan tugas.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo menghadiri panen raya Karawang

    Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Dan Teknologi Pertanian Modern Pada Panen Raya Di karawang

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 603
    • 2Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto meninjau berbagai inovasi hilirisasi dan teknologi pertanian modern dalam kegiatan Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (07/01/2026). Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo melihat langsung penggunaan alat dan mesin pertanian modern. Petani memanfaatkan traktor otonom dan rice transplanter untuk mengolah lahan secara lebih efisien. Presiden juga […]

  • Program Makan Bergizi Gratis Terapkan Zero Defect 2026

    Prabowo Nyatakan Target Zero Defect MBG Berlaku Mulai 2026

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 498
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menerapkan standar zero defect pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai 2026. Pemerintah juga memastikan pemerataan penerima manfaat program tersebut. Presiden menyampaikan hal itu saat taklimat di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan perkembangan program […]

  • ilustrasi napi korupsi di coffee shop Kendari dipindahkan ke Nusakambangan

    Napi Korupsi Terlihat di Coffee Shop, Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 258
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus napi korupsi Nusakambangan mencuat setelah video seorang narapidana terlihat berada di coffee shop. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik dan memicu respons cepat dari aparat pemasyarakatan. Banyak pihak menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam pengawasan napi. Kronologi Kasus Napi Korupsi Nusakambangan Petugas segera memindahkan Supriadi ke Pulau Nusakambangan setelah video tersebut viral […]

  • Gambar Gedung MK

    Produk Jurnalistik tidak bisa dituntut

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Produk jurnalistik tidak bisa dituntut secara pidana maupun perdata selama wartawan menjalankan tugas sesuai kaidah jurnalistik. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) menegaskan prinsip ini untuk melindungi kemerdekaan pers. Dengan penegasan tersebut, MK memberikan kepastian hukum bagi insan media di Indonesia. Selain itu, putusan ini memperjelas posisi hukum karya jurnalistik dalam sistem demokrasi. (27/01/2026). […]

  • Capres kader parpol dalam sistem demokrasi Indonesia

    Demokrat Sebut Wajar Usulan Capres Harus Kader Parpol, KPK Dorong Aturan Lebih Ketat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com — Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf, menilai usulan agar calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) berasal dari kader partai politik sebagai hal yang wajar dalam sistem demokrasi Indonesia. Dede menegaskan bahwa partai politik berperan sebagai peserta utama dalam pemilu. Karena itu, partai memiliki kewenangan untuk mengusulkan pasangan calon presiden […]

  • kualitas udara Jakarta tidak sehat terlihat dari lanskap kota tertutup polusi

    Usai Libur Lebaran, Polusi Udara Jakarta Memburuk di Pagi Hari

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Selasa Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk pada Selasa pagi. Hal ini terjadi karena aktivitas warga meningkat setelah libur panjang Lebaran 2026. Berdasarkan data IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 127 atau masuk kategori tidak sehat. Selain itu, pemantauan pukul 06.30 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 menyentuh 46 mikrogram per meter kubik. Akibatnya, kondisi […]

expand_less