Hiujan deras, empat desa di Buol Sulteng terendam banjir
- account_circle Rahman
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Banjir merendam rumah warga di Desa Mulat, Kecamatan Bukal, Sulawesi Tengah, Jumat (6/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Banjir akibat curah hujan tinggi merendam empat desa di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (5/6) itu menyebabkan ratusan warga terdampak, puluhan rumah terendam, serta merusak sejumlah infrastruktur penting.
Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan sungai meluap hingga menggenangi permukiman warga dan fasilitas umum.
Empat desa yang terdampak banjir meliputi Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan.
Berdasarkan data sementara BPBD, Desa Mulat mencatat 53 kepala keluarga (KK) atau 193 jiwa terdampak. Banjir juga merendam 45 rumah warga serta Masjid Al-Haq.
Di Desa Mopu, sebanyak 25 KK atau 60 jiwa terdampak dengan 12 rumah terendam. Sementara Desa Bungkudu menjadi wilayah dengan dampak terbesar, yakni 130 KK atau 455 jiwa terdampak serta 91 rumah warga terendam banjir.
Selain merendam permukiman, derasnya arus air menyebabkan jembatan penghubung antarwilayah putus dan tanggul sungai jebol. Untuk Desa Potangoan, jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Meski menimbulkan kerusakan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat bencana tersebut.
Tim BPBD Sulawesi Tengah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta koordinasi penanganan dampak banjir.
Menurut Asbudianto, kebutuhan mendesak masyarakat saat ini meliputi bantuan logistik kebencanaan, pembangunan tanggul sungai, dan pembuatan saluran pembuangan air guna mengurangi risiko banjir susulan.
Khusus di Desa Bungkudu, warga juga membutuhkan pembangunan jembatan darurat agar akses transportasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Saat ini kondisi banjir mulai berangsur membaik seiring surutnya genangan air. Namun, sejumlah rumah warga masih tergenang dan masyarakat terus melakukan pembersihan lingkungan pascabanjir.
BPBD Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Buol terus memantau perkembangan situasi serta berupaya memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar