Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta mengkritik kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari karena belum maksimal mengawasi peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di Sulawesi Tenggara.

Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mengatakan peredaran barang kena cukai ilegal yang terjadi secara terbuka bukan persoalan biasa. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan.

GMH Soroti Pengawasan Bea dan Cukai

Abdi menjelaskan bahwa rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal telah beredar selama bertahun-tahun. Selain itu, ia menduga jaringan yang terorganisir mengendalikan distribusi barang tersebut.

“Rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal beredar bukan dalam ruang hampa. Aktivitas ini berlangsung dalam waktu yang tidak singkat dan diduga telah membentuk mata rantai distribusi yang terorganisir. Pertanyaannya, di mana peran pengawasan Bea dan Cukai Kendari selama ini?” ujar Abdi, Kamis.

Menurut Abdi, aparat pengawas harus mencegah dan menindak pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai. Oleh karena itu, GMH meminta evaluasi terhadap kinerja instansi tersebut.

Negara Berpotensi Kehilangan Penerimaan

Abdi menilai negara kehilangan potensi penerimaan cukai akibat peredaran barang ilegal. Selain itu, masyarakat menghadapi risiko karena produk tersebut tidak melalui pengawasan pemerintah.

Di sisi lain, konsumen tidak memperoleh jaminan keamanan terhadap barang yang mereka gunakan. Karena itu, GMH meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas.

GMH Desak Evaluasi Pimpinan

GMH Sultra-Jakarta meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI mengevaluasi seluruh jajaran Bea dan Cukai Kendari. Selain itu, organisasi tersebut mendorong pengawasan internal yang lebih ketat.

“Kami mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI melakukan evaluasi total terhadap Kepala Bea dan Cukai Kendari. Jika aparat menemukan unsur kelalaian atau pembiaran, maka pimpinan harus mencopot pejabat yang bersangkutan,” kata Abdi.

Menurutnya, pejabat publik harus menjaga kepentingan negara dan menjalankan tugas pengawasan secara maksimal.

GMH Minta KPK Menelusuri Dugaan Penyimpangan

GMH Sultra-Jakarta juga meminta KPK menelusuri dugaan praktik yang mempermudah peredaran barang ilegal.

Abdi menilai KPK perlu memeriksa kemungkinan penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, serta dugaan aliran dana yang berkaitan dengan jaringan distribusi barang ilegal.

“Kami tidak sedang menuduh seseorang bersalah. Namun, ketika praktik ilegal berlangsung secara masif dan berulang, publik berhak mempertanyakan adanya pembiaran atau hubungan tertentu antara oknum pengawas dan pelaku usaha ilegal,” ujarnya.

Menurut Abdi, penyidik harus menjalankan proses pemeriksaan secara independen dan transparan.

Aparat Harus Mengusut Aktor Utama

Abdi menegaskan aparat penegak hukum tidak boleh hanya menindak pengecer atau distributor kecil. Sebaliknya, aparat harus mengusut pihak yang memiliki posisi strategis.

“Jangan hanya menangkap pengecer atau distributor kecil. Aparat harus berani menelusuri apakah ada aktor yang memiliki posisi strategis dan turut menikmati keuntungan dari praktik ilegal tersebut,” katanya.

Sementara itu, GMH menilai maraknya barang kena cukai ilegal menunjukkan lemahnya tata kelola pengawasan. Oleh sebab itu, pihak yang bertanggung jawab harus menjelaskan persoalan tersebut kepada publik.

GMH Siapkan Langkah Lanjutan

Dalam waktu dekat, GMH Sultra-Jakarta akan menyampaikan laporan dan aspirasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI serta KPK.

Kemudian, organisasi tersebut akan mendorong audit dan pemeriksaan terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan institusi negara tetap berdiri di atas kepentingan hukum dan kepentingan publik. Jika pejabat terbukti lalai atau bermain mata dengan jaringan barang ilegal, maka tidak ada alasan untuk mempertahankannya,” tegas Abdi.

Pada akhirnya, GMH Sultra-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil langkah nyata. Menurut mereka, pemberantasan rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal tidak hanya berkaitan dengan penerimaan negara, tetapi juga menyangkut integritas penegakan hukum.

“Publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas maraknya peredaran barang ilegal di Sulawesi Tenggara. Karena itu, negara wajib memberikan jawaban dan mengambil tindakan nyata,” tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

    Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah Labuhanbatu Utara (PD GPA Labura) menyoroti kinerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Rantau Prapat. Organisasi itu menilai pelayanan kelistrikan di Kecamatan Kualuh Hilir masih jauh dari harapan masyarakat. Ketua PD GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyampaikan kritik tersebut saat konferensi pers di sela kegiatan resmi di […]

  • Raja gula dunia dari Indonesia Oei Tiong Ham pendiri Oei Tiong Ham Concern

    Raja Gula Dunia dari RI: Kerajaan Bisnis Runtuh dalam Semalam

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Raja gula dunia dari Indonesia pernah lahir dari Semarang sebelum runtuh hanya dalam satu malam. Kerajaan bisnis Oei Tiong Ham Concern (OTHC), yang sempat menguasai perdagangan gula lintas Asia hingga Eropa, lenyap akibat rangkaian kebijakan hukum dan politik negara pada awal 1960-an. Peristiwa ini meninggalkan jejak panjang soal kepastian hukum, nasionalisasi aset, […]

  • petugas memantau banjir Jalan Taman Mini

    Banjir di Pinang Ranti Jakarta Timur, Lalu Lintas Tersendat Akibat Hujan Sejak Pagi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin pagi (12/1/2026) menyebabkan Jalan Taman Mini 1, Pinang Ranti, Jakarta Timur, tergenang banjir. Kondisi ini menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut. Genangan air menutup sebagian badan jalan. Pengendara mobil dan sepeda motor melaju perlahan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Petugas berseragam oranye berjaga di […]

  • Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto jelaskan temuan kokain Giligenting

    Temuan Kokain Giligenting 27,83 Kg Diusut, Polisi Telusuri Jalur Laut

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polisi mengusut temuan kokain Giligenting seberat 27,83 kilogram di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Petugas langsung bergerak untuk memburu pelaku dan menelusuri jalur distribusi. Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, memimpin penyelidikan. Ia menegaskan timnya fokus mengungkap asal barang. Polisi juga menelusuri jaringan yang terlibat. Petugas Satuan Reserse Narkoba mengamankan seluruh barang […]

  • Korban tewas Gaza terus bertambah akibat konflik Israel

    Korban Tewas Gaza Tembus 72.783 Orang, Perempuan dan Anak Jadi Korban Terbanyak

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Agresi Israel di Jalur Gaza terus menambah jumlah korban jiwa. Data terbaru dari sumber medis mencatat sebanyak 72.783 warga meninggal dunia sejak konflik pecah pada Oktober 2023. Selain itu, sebanyak 172.779 warga mengalami luka-luka akibat serangan yang terus berlangsung. Perempuan dan anak-anak menjadi kelompok korban terbanyak dalam konflik tersebut. Kondisi kemanusiaan di […]

  • Dua Polwan Polda Sultra Terpilih Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

    Dua Polwan Polda Sultra Terpilih Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kendari, (KABARISTANA.COM) — Dua Polisi Wanita (Polwan) asal Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, S.H., M.H. dan Briptu Azalya, S.H. terpilih untuk melaksanakan tugas kemanusiaan di Republik Afrika Tengah dalam sebuah misi internasional. Keberangkatan keduanya menjadi bagian dari kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Polda Sultra, tetapi juga bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Mereka […]

expand_less