Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » FKMH Sultra Desak Kejagung Bongkar Aktor di Balik Dugaan Tambang Nikel Ilegal PT BPS

FKMH Sultra Desak Kejagung Bongkar Aktor di Balik Dugaan Tambang Nikel Ilegal PT BPS

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum (FKMH) Sulawesi Tenggara mendesak Kejaksaan Agung RI mengusut dugaan aktivitas tambang nikel ilegal yang melibatkan PT Babarina Putra Sulung (BPS) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Desakan itu muncul setelah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menjalankan penyidikan terhadap aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.

FKMH Minta Kejagung Awasi Penanganan Kasus

Ketua Umum FKMH Sultra, Salfin Tebara, meminta Kejaksaan Agung mengawasi penanganan perkara tersebut. Ia menilai aparat penegak hukum perlu mengusut seluruh pihak yang memiliki peran dalam aktivitas perusahaan.

Salfin menegaskan bahwa aparat tidak boleh hanya memeriksa pelaksana lapangan. Aparat juga perlu menelusuri pihak yang mengendalikan kegiatan perusahaan.

“Secara kelembagaan kami mendesak Kejaksaan Agung RI memeriksa pihak yang memiliki kendali terhadap aktivitas PT BPS. Penegakan hukum harus menyentuh aktor intelektual,” kata Salfin, Senin (15/6/2026).

Dugaan Aktivitas Nikel Sejak 2019

FKMH Sultra menyebut PT BPS memiliki izin usaha pertambangan batuan atau galian C. Namun, organisasi itu menduga perusahaan menjalankan kegiatan penambangan dan penjualan ore nikel sejak 2019.

FKMH juga menyebut izin usaha pertambangan perusahaan berakhir pada 2022. Meski demikian, dugaan aktivitas tambang nikel tetap menarik perhatian masyarakat dan aparat penegak hukum.

Salfin meminta aparat mendalami hubungan sejumlah pihak dengan operasional perusahaan.

Aktivitas Tambang Dinilai Berpotensi Merugikan Negara

FKMH Sultra menilai aktivitas pertambangan di luar izin dapat mengurangi penerimaan negara dan pajak daerah. Organisasi itu juga menilai kegiatan tersebut dapat merusak lingkungan.

“Aktivitas pertambangan di luar izin berpotensi merugikan negara dan merusak lingkungan. Karena itu, aparat harus mengusut kasus ini secara menyeluruh dan transparan,” ujar Salfin.

FKMH Siapkan Aksi di Kejaksaan Agung

FKMH Sultra sempat merencanakan aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Agung RI. Organisasi tersebut kemudian menunda agenda itu karena adanya aksi nasional lain di Jakarta.

Meski demikian, FKMH memastikan rencana demonstrasi tetap berjalan. Organisasi itu akan menjadwalkan kembali aksi tersebut.

FKMH meminta Kejaksaan Agung mengambil langkah konkret untuk mengusut dugaan tambang nikel ilegal PT BPS. Organisasi itu juga meminta aparat menelusuri pihak yang berada di balik operasional perusahaan.

FKMH Sultra menilai penanganan perkara ini menjadi ukuran komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas praktik pertambangan ilegal di Sulawesi Tenggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Otomotif Jepang di Indonesia - Perusahaan Jepang

    Investasi Otomotif Jepang di Indonesia: Peluang dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 203
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Indonesia semakin menarik perhatian investor, terutama dari Jepang, yang kini fokus berinvestasi di sektor otomotif. Dengan pasar yang besar dan kelas menengah yang berkembang pesat, sektor otomotif Indonesia semakin menjadi pilihan utama bagi investor. Investasi otomotif Jepang memberi potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, berkat kebijakan yang mendukung dan hubungan bisnis yang […]

  • Perjuangan Mahatma Gandhi dan Jalan Damai Kemerdekaan India

    Perjuangan Mahatma Gandhi dan Jalan Damai Kemerdekaan India

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Dunia internasional mengenal Mahatma Gandhi sebagai pemimpin yang menolak kekerasan dan mengandalkan kekuatan moral. Gandhi memimpin rakyat India melawan hukum kolonial Inggris melalui prinsip ahimsa dan satyagraha. Ia mendorong perlawanan damai dengan menolak ketidakadilan tanpa menggunakan senjata atau kebencian. (16/01/2026). Perjuangan Mahatma Gandhi mencerminkan perlawanan damai dalam sejarah dunia. Dalam perjuangannya, Gandhi […]

  • outlook negatif Fitch Indonesia dan respons Bank Indonesia

    BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat Meski Fitch Turunkan Outlook Jadi Negatif

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 239
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Bank Indonesia merespons keputusan Fitch Ratings yang mengubah outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif pada 4 Maret 2026. Fitch tetap mempertahankan peringkat Indonesia di level BBB, yang masih masuk kategori layak investasi. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menilai keputusan tersebut tetap menunjukkan kepercayaan investor global terhadap ekonomi Indonesia. Ia menegaskan perubahan outlook […]

  • Dugaan Penyimpangan Pertanahan Konawe menjadi sorotan dalam aksi mahasiswa di depan KPK RI

    Aksi di Depan KPK RI dan Kejaksaan Agung RI: Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di BPN Konawe Selatan serta Dugaan Kongkalikong Pengukuran Lahan Bersengketa

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Adi Mangidi memimpin sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 17 Juni 2026. Massa aksi mendesak KPK dan Kejaksaan Agung mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, serta penyimpangan administrasi pertanahan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Mahasiswa menggelar aksi tersebut setelah masyarakat melaporkan dugaan permintaan […]

  • pemotongan anggaran kementerian dalam rapat kabinet pemerintah

    Pemotongan Anggaran Kementerian, Menkeu Tetapkan Persentase Efisiensi APBN

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, akan menetapkan persentase pemotongan anggaran kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini bertujuan menjaga efisiensi APBN di tengah ketidakpastian ekonomi global. Purbaya menilai kementerian tidak menjalankan pemangkasan mandiri secara optimal. Karena itu, Kementerian Keuangan menetapkan langsung besaran potongan. Setiap K/L lalu menyesuaikan program kerja mereka. Pemerintah memprioritaskan penghematan […]

  • KPIT Dukung Pemberantasan Korupsi dalam konferensi pers di Jakarta

    Darurat Korupsi, Ketua KPIT Ichi Amahoru Apresiasi Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Ketua Umum Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan. Menurutnya, korupsi menjadi ancaman serius yang menghambat pembangunan nasional, merusak kepercayaan publik, dan mengurangi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Ichi menilai Indonesia kini berada dalam kondisi darurat korupsi. Ia mengibaratkan korupsi sebagai penyakit kanker […]

expand_less