Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hasil survei asi: 3 persoalan paling pokok yang dihadapi rakyat

Hasil survei asi: 3 persoalan paling pokok yang dihadapi rakyat

  • account_circle Jurnalis
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Harga kebutuhan pokok menjadi persoalan utama yang dirasakan masyarakat. Temuan itu muncul dalam survei nasional Arus Survei Indonesia (ASI).

Survei tersebut juga mencatat dua persoalan ekonomi lainnya. Masyarakat menyoroti sulitnya mencari pekerjaan dan masalah kemiskinan.

Harga Kebutuhan Pokok Jadi Perhatian Utama

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, mengatakan 35,7 persen responden menilai harga kebutuhan pokok sebagai persoalan utama.

“Saat kita melihat persoalan paling pokok yang dihadapi masyarakat, yang pertama adalah harga kebutuhan pokok mahal dengan angka 35,7 persen. Kemudian susah mencari lapangan kerja sebesar 20,4 persen, dan kemiskinan sebesar 20,1 persen,” ujar Ali.

Ali menyampaikan hal tersebut saat merilis hasil survei nasional bertema “Evaluasi Kinerja & Program Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran”. Kegiatan itu berlangsung di Sofyan Hotel Cut Meutia, Menteng, Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Angka harga kebutuhan pokok mencapai 35,7 persen. Persentase itu lebih tinggi dibandingkan persoalan lapangan kerja dan kemiskinan.

Sebanyak 20,4 persen responden menilai sulit mencari pekerjaan sebagai persoalan utama. Kemudian, 20,1 persen responden memilih kemiskinan.

Sementara itu, 3,2 persen responden tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.

Persoalan Ekonomi Masih Dominan

Menurut Ali, hasil survei menunjukkan kuatnya perhatian masyarakat terhadap persoalan sehari-hari. Harga kebutuhan pokok berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hal yang sama berlaku pada persoalan pekerjaan dan kemiskinan. Ketiga isu tersebut memiliki hubungan erat dengan daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau kita melihat tiga persoalan ini, semuanya berkaitan dengan persoalan ekonomi masyarakat. Artinya, isu daya beli, pekerjaan, dan kesejahteraan masih menjadi perhatian yang cukup besar di tengah masyarakat,” katanya.

Ali juga menilai pemerintah perlu memperhatikan hasil survei tersebut. Pemerintah dapat menjadikannya sebagai bahan evaluasi dalam menyusun kebijakan.

Pemerintah Perlu Perkuat Kebijakan Ekonomi

Sebagai pengamat politik, Ali mengatakan kondisi ekonomi dapat memengaruhi penilaian masyarakat terhadap pemerintah.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kebijakan yang memberikan dampak nyata. Karena itu, pemerintah perlu mengarahkan kebijakan pada persoalan yang masyarakat rasakan secara langsung.

“Ini tentu menjadi catatan bagi pemerintah. Ketika masyarakat masih menempatkan harga kebutuhan pokok, lapangan pekerjaan, dan kemiskinan sebagai persoalan utama, maka kebijakan pemerintah perlu semakin diarahkan pada persoalan-persoalan yang konkret dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Ali juga mendorong pemerintah untuk memastikan kebijakan ekonomi memberikan manfaat pada tingkat rumah tangga. Indikator ekonomi makro saja, menurutnya, belum cukup untuk menggambarkan kondisi masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan ekonomi dapat diterjemahkan menjadi sesuatu yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pengendalian harga kebutuhan pokok, perluasan lapangan kerja, dan pengurangan kemiskinan dapat memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat.

“Kalau harga kebutuhan pokok bisa lebih terkendali, kesempatan kerja semakin terbuka, dan angka kemiskinan bisa ditekan, tentu itu akan memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat,” katanya.

Metode Survei ASI

Arus Survei Indonesia menggelar survei tersebut pada 23–29 Juli 2026. Penelitian mencakup 38 provinsi di Indonesia.

Tim survei melakukan wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Peneliti menggunakan metode Multistage Random Sampling.

Survei tersebut memiliki margin of error (MoE) ±2,9 persen. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gary Webb Bongkar Sindikat Narkoba AS 1996

    Gary Webb Bongkar Sindikat Narkoba AS 1996

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Gary Webb mencatatkan peran penting dalam sejarah jurnalisme investigatif Amerika Serikat pada tahun 1996. Pada saat itu, ia mengungkap jaringan peredaran narkoba lintas negara melalui laporan mendalam berjudul Dark Alliance. (07/02/2026). Melalui investigasi panjang, Gary Webb menelusuri jalur distribusi kokain yang masuk ke Amerika Serikat. Ia mengaitkan peredaran narkoba tersebut dengan aliran dana […]

  • Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto jelaskan temuan kokain Giligenting

    Temuan Kokain Giligenting 27,83 Kg Diusut, Polisi Telusuri Jalur Laut

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polisi mengusut temuan kokain Giligenting seberat 27,83 kilogram di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Petugas langsung bergerak untuk memburu pelaku dan menelusuri jalur distribusi. Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, memimpin penyelidikan. Ia menegaskan timnya fokus mengungkap asal barang. Polisi juga menelusuri jaringan yang terlibat. Petugas Satuan Reserse Narkoba mengamankan seluruh barang […]

  • Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

    Polisi tangkap pelempar bom molotov dan penganiayaan di Koja Jakut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com0) – Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov, penganiayaan, dan penyalahgunaan senjata tajam di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Wakil Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti Pria Laksana, mengatakan tim Resmob menangkap pelaku […]

  • Dugaan intimidasi petani Tasikmalaya oleh aparat TNI di Kecamatan Cineam

    Viral Dugaan Intimidasi Petani di Tasikmalaya, TNI AD Telusuri Kehadiran Aparat di Lahan Eks HGU

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Tasikmalaya, (kabaristana.com) – Dugaan intimidasi terhadap petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan sejumlah anggota TNI berada di lokasi saat petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) menggarap lahan. Seorang petani menjelaskan dasar hukum pertanahan serta hak rakyat atas […]

  • bantuan gempa Flores Timur oleh relawan Baznas di dapur umum

    Baznas Kirim 800 Porsi Makanan untuk Korban Gempa Flores Timur, Fokus Penuhi Kebutuhan Darurat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 800 porsi makanan kepada warga terdampak gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa tanggap darurat. Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung turun ke lokasi dan membagikan makanan kepada para penyintas. Tim juga mendirikan dapur umum di titik pengungsian, […]

  • Seragam Dilepas, Pengabdian Tak Berakhir: Ipda Hipni Pamit Setelah 37 Tahun Berdinas

    Seragam Dilepas, Pengabdian Tak Berakhir: Ipda Hipni Pamit Setelah 37 Tahun Berdinas

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kayuagung, (kabaristana.com) — Bukan plakat, bukan pula bingkisan. Sepasang kambing menjadi cenderamata yang diberikan Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Eko Rubiyanto kepada Ipda Hipni dalam apel pelepasan purna bakti, Senin, 31 Agustus 2026. Momen tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kekeluargaan. Setelah 37 tahun mengenakan seragam Polri, Ipda Hipni resmi mengakhiri masa tugasnya […]

expand_less