Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Berharta Rp3,5 Miliar, Eva Stevany Anggota DPR Tercatat dalam Desil 4 Rentan Miskin

Berharta Rp3,5 Miliar, Eva Stevany Anggota DPR Tercatat dalam Desil 4 Rentan Miskin

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, KABARISTANA.COM — Nama anggota DPR RI Fraksi NasDem Eva Stevany Rataba masuk kelompok desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan.

Kemunculan nama Eva dalam desil 4 memicu kabar bahwa ia menerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Eva membantah kabar tersebut.

Ia menegaskan tidak pernah mendaftar maupun menerima bantuan PKH dari pemerintah.

Eva Bantah Terima PKH

“Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mendaftar dan tidak pernah menerima bantuan PKH,” tegas Eva dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (8/9).

Saat mengetahui namanya masuk desil 4, Eva langsung mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) Toraja Utara. Ia mempertanyakan sumber data tersebut kepada pihak Dinsos.

Dalam kesempatan itu, Eva meminta petugas mengecek kembali data dan memperbaiki informasi yang keliru.

“Waktu saya tahu nama saya tercantum dalam data tersebut, saya sendiri yang datang mempertanyakan datanya dan meminta agar segera dilakukan pengecekan serta perbaikan,” ujarnya.

Desil membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Pemerintah menempatkan desil 1 hingga desil 4 sebagai kelompok prioritas untuk sejumlah program perlindungan sosial.

Namun, posisi dalam desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang menerima bansos.

Eva Minta Pemerintah Telusuri Data

Eva mempertanyakan proses yang membuat namanya masuk dalam desil 4. Ia meminta pemerintah memeriksa sumber serta riwayat perubahan data.

“Justru saya mempertanyakan, bagaimana mungkin saya bisa tercatat dalam data tersebut. Karena itu saya meminta agar sumber dan riwayat datanya ditelusuri secara terbuka,” ucap Eva.

Menurut Eva, pemerintah perlu menjadikan persoalan tersebut sebagai momentum untuk memperbaiki pemutakhiran data sosial.

“Saya tidak ingin persoalan ini sekadar menjadi polemik. Saya ingin ini menjadi pintu masuk untuk memperbaiki data. Silakan ditelusuri secara transparan bagaimana nama saya bisa masuk, kapan masuk, dan berdasarkan data apa,” jelasnya.

Ia juga meminta pemerintah menjaga ketepatan data agar bantuan sosial menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

LHKPN Eva Capai Rp3,5 Miliar

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan Eva memiliki total harta Rp3.501.388.564.

Harta tersebut mencakup tanah dan bangunan, kendaraan roda dua dan roda empat, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.

Eva menyerahkan laporan kekayaan itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 6 Maret 2026.

Laporan tahun tersebut menunjukkan penurunan harta Rp11.175.084.520 dibandingkan laporan pada 8 Maret 2025.

Besaran harta itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai alasan nama Eva masuk desil 4.

Meski demikian, LHKPN dan DTSEN memiliki fungsi berbeda. LHKPN memuat laporan kekayaan penyelenggara negara. DTSEN menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Dinsos Torut Tegaskan Eva Bukan Penerima Bansos

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara Elias Masi Para’pak membenarkan nama Eva masuk dalam desil 4.

Elias menegaskan Eva tidak menerima PKH maupun bansos lainnya.

“Saya tegaskan bahwa Ibu Eva Stevany Rataba tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH maupun jenis bantuan sosial lainnya,” ungkap Elias, Minggu (6/9).

Menurut Elias, Eva datang langsung ke kantor Dinsos Torut setelah mengetahui status desilnya.

Kedatangannya bertujuan mempertanyakan data tersebut dan meminta penjelasan dari pihak Dinsos.

“Saya tidak pernah bilang bahwa anggota DPR RI, Ibu Eva Stevany Rataba itu masuk daftar penerima PKH. Saya hanya katakan bahwa Ibu Eva pernah datang ke kantor untuk melakukan komplain karena dirinya masuk dalam desil 4,” tuturnya.

BPS Berperan dalam Pendataan Desil

Elias menjelaskan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki peran dalam pendataan desil. Dinsos daerah tidak menentukan sendiri posisi masyarakat dalam kelompok tersebut.

Ia menambahkan bahwa desil bukan satu-satunya syarat penerimaan bansos. Pemerintah juga menerapkan ketentuan lain sebelum memberikan bantuan.

Karena itu, nama seseorang dalam desil 4 tidak otomatis menunjukkan penerimaan PKH.

Dinsos Toraja Utara menegaskan Eva tidak menerima PKH maupun bansos lainnya. Eva kini meminta pemerintah menelusuri sumber data dan memperbaiki informasi yang tidak sesuai.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penahanan vanessa dipersoalkan gaskan oleh aktivis keadilan

    GASKAN Sebut Penahanan Vanessa Bhayangkari Diduga Tidak Sah, Minta Penangguhan dan Gelar Perkara Khusus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 317
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | 28 Februari 2026  Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menyuarakan keberatan atas penahanan Bhayangkari Vanessa yang terjadi pada 12 Februari 2026. GASKAN menilai aparat melanggar sejumlah prosedur hukum dalam proses tersebut. Saat penahanan berlangsung, Vanessa hanya didampingi M. Yamin Nasution. Namun, Yamin sebelumnya telah menyatakan mundur dari tim kuasa hukum Vanessa pada 6 Februari […]

  • Buka RAKERWIL GPA Sumut, Ketua Umum Tekankan Akselerasi Lintas Sektor Internal dan Hubungan dengan Pemerintah

    Buka RAKERWIL GPA Sumut, Ketua Umum Tekankan Akselerasi Lintas Sektor Internal dan Hubungan dengan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Labuhan Batu, (kabaristana.com) — Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) di Kabupaten Labuhan Batu, Senin (24/8/2026). Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi. Selain itu, RAKERWIL memperkuat langkah GPA Sumut dalam mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat. Sejumlah pejabat dan pengurus Al-Washliyah hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati Labuhan Batu mengutus Asisten II […]

  • Gedung KPK saat pengusutan kasus pemerasan jabatan perangkat desa di Pati

    KPK Periksa Pihak Swasta di Mojokerto Terkait Kasus Sudewo

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 215
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penyidik menjadwalkan pemeriksaan ASA di Polres Mojokerto Kota. Selain itu, ASA hadir sebagai saksi dari pihak swasta dalam kasus pemerasan jabatan perangkat desa di Pati. Namun, KPK belum memastikan kehadiran ASA dalam pemeriksaan tersebut. Meski demikian, penyidik tetap melanjutkan proses penyidikan tanpa penundaan. […]

  • Literasi bukan sekadar membaca: Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin dan Ketua Umum Adobsi Dr. Wati Istanti menunjukkan dokumen kerja sama untuk memperkuat literasi dan pendidikan Bahasa Indonesia di Semarang.

    Badan Bahasa Tegaskan Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami dan Bertindak

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami isi bacaan, berpikir kritis, dan menerapkan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Konferensi Internasional Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (Adobsi) 2026 di Kantor Balai Bahasa Jawa Tengah, Kabupaten Semarang, Rabu. Hafidz […]

  • Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

    Eks Penyidik KPK Kemenhaj Awasi Tata Kelola Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) -Pengawasan haji transparan kini menjadi langkah strategis pemerintah. Sebanyak 16 mantan penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI), resmi bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). (13/01/2026). Pemerintah mengambil keputusan ini untuk memperkuat kontrol internal. Dengan langkah tersebut, kementerian ingin mencegah penyimpangan sejak tahap perencanaan. Selain itu, Kemenhaj juga ingin meningkatkan kualitas pelayanan jamaah. […]

  • seruan perdamaian dunia oleh Paus Leo XIV saat Misa Paskah di Vatikan

    Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dalam Misa Paskah Perdana

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    VATIKAN, (Kabaristana.com)  || misa paskah vatikan tahun ini menjadi momen penting ketika Paus Leo XIV memimpin perayaan Paskah pertamanya sejak terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik. Dalam khotbah dan berkat Urbi et Orbi di Basilika Santo Petrus, Minggu (5/4/2026), Paus Leo XIV mengajak para pemimpin dunia untuk menghentikan konflik dan mengutamakan dialog sebagai jalan menuju perdamaian. […]

expand_less