Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LUWU TIMUR, (Kabaristana.com) || Rabu (15/04/2026) – Isu penyaluran BBM subsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Portal Batarapos.com memuat isu tersebut pada Selasa (14/4/2026).

Pemberitaan itu menyinggung dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi dinas. Selain itu, pengelola SPBU menyampaikan keluhan. Kepala Dinas Pertanian juga disebut terkejut.

Namun, sehari kemudian, pihak terkait langsung memberi klarifikasi. Mereka ingin meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dinas Tegaskan Prosedur Sudah Sesuai

Sebelumnya, media menyebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Subhan, terkejut dengan dugaan pelangsir di SPBU Lopi.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), M. Rahmatullah Azis, memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa ia menandatangani dokumen sesuai prosedur.

Ia memeriksa berkas terlebih dahulu. Ia memastikan semua syarat sudah lengkap. Selain itu, kebutuhan petani saat panen memang mendesak.

“Saya tanda tangan karena berkasnya lengkap dan sesuai aturan,” ujar Rahmatullah.

Ia juga menyebut bahwa langkah tersebut bertujuan mempercepat pelayanan. Ia tetap berkoordinasi dengan pimpinan sebelum mengambil keputusan.

Volume BBM Tidak Sesuai Pemberitaan

Pemberitaan sebelumnya menyebut kebutuhan BBM mencapai 2.000 liter per hari. Namun, pendamping petani membantah angka tersebut.

Ia menjelaskan bahwa angka itu merupakan total keseluruhan. Angka itu bukan untuk satu kelompok tani.

Setiap kelompok hanya mengambil sekitar 150 liter per hari. Jika membawa dua surat kuasa, jumlahnya sekitar 300 liter.

“Angka 2.000 liter itu tidak benar untuk satu kelompok,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah tersebut masih kurang. Kebutuhan alat panen di lapangan cukup besar.

Penggunaan BBM Diatur SPBU

Petugas SPBU mengatur pembagian BBM setiap hari. Mereka menyesuaikan dengan masa berlaku surat rekomendasi.

Surat tersebut berlaku selama dua bulan. Jika kuota tidak habis, maka surat tidak berlaku lagi.

Pendamping petani juga menjelaskan peran dinas. Dinas hanya mengusulkan data melalui aplikasi MyPertamina. Sementara itu, pihak Pertamina menetapkan kuota.

Bantahan Tudingan Pelangsir

Pemberitaan juga menyebut adanya kendaraan pelangsir. A. Yani langsung membantah tudingan tersebut.

Ia menegaskan bahwa ia hanya membantu kelompok tani. Ia membawa surat kuasa resmi saat mengambil BBM.

“Saya bukan pelangsir. Saya hanya membantu,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kendaraannya menggunakan tangki standar. Setelah itu, ia langsung mengantar BBM ke pengurus kelompok tani.

Kelompok Tani Merasa Terbantu

Ketua Kelompok Tani Mekar Sari Utama, I Kadek Nariana, membenarkan penggunaan BBM tersebut. Ia menggunakan BBM itu untuk mengoperasikan alat panen.

Ketua Kelompok Tani Darma Bakti, Made Wartama, juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai pemberitaan sebelumnya tidak sesuai fakta.

“Kami hanya menerima sekitar 150 liter per hari. Jumlah itu masih kurang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan BBM sangat membantu. Kelompoknya bisa menghemat biaya operasional harian.

Saat ini, mereka mengoperasikan alat panen di lahan seluas 20 hektar per hari di Desa Balirejo.

Harapan Agar Tidak Terjadi Kesalahpahaman

Para pihak berharap klarifikasi ini bisa meluruskan informasi di masyarakat. Mereka juga ingin distribusi BBM tetap berjalan lancar.

Selain itu, mereka berharap proses panen raya tidak terganggu. Dukungan BBM yang tepat sasaran sangat penting bagi petani.

Sumber: Andi Rivaldi

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • operasi militer AS di Venezuela pada Januari 2026

    Venezuela: Serangan Militer AS Tewaskan 83 Orang, Termasuk 32 Warga Kuba

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 389
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Venezuela melaporkan 83 orang tewas dan sedikitnya 112 lainnya terluka akibat operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026. Operasi tersebut, menurut Caracas, memicu krisis politik serta meningkatkan ketegangan internasional setelah pasukan AS menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López menyampaikan data korban pada Jumat […]

  • KBPP Polri Minta DPR Buktikan Komitmen Sahkan UU Perampasan Aset

    KBPP Polri Minta DPR Buktikan Komitmen Sahkan UU Perampasan Aset

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) AH. Bimo Suryono mendesak Pimpinan DPR RI konsisten menuntaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Bimo meminta DPR menunjukkan komitmen melalui proses legislasi yang transparan. Ia juga meminta DPR mengikuti mekanisme pembentukan undang-undang. Menurut Bimo, masyarakat perlu mengawal pembahasan […]

  • Warga mengungsi di tenda darurat setelah gempa melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    BNPB: Korban Gempa NTT Bertambah, Total 71 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal akibat gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah satu orang. Hingga Rabu (19/8/2026), BNPB mencatat total 71 orang meninggal akibat bencana tersebut. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan korban tambahan berasal dari Kabupaten Nagekeo. “Jumlah korban bertambah satu […]

  • Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin

    Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Jenderal M. Yusuf Hasanuddin memegang peran penting dalam sejarah pertahanan Indonesia Timur karena ia menggagas lahirnya Kodam XIV Hasanuddin sebagai pilar strategis keamanan di Sulawesi Selatan dan kawasan sekitarnya. Sejak awal pengabdiannya, ia menunjukkan kepemimpinan yang sederhana, tegas, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Selain itu, ia memahami bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya […]

  • Kejagung periksa lima saksi dugaan korupsi program MBG di BGN periode 2025–2026 untuk memperkuat bukti dan melengkapi berkas perkara.

    Kejagung Periksa 5 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa lima saksi terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Penyidik memeriksa lima saksi pada Selasa (1/9/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025–2026. Kelima saksi berasal dari BGN dan pihak yayasan. Mereka terdiri atas empat […]

  • Polresta Bandung ungkap 29 kasus kejahatan jalanan

    Polresta Bandung sita 90 kendaraan dari pengungkapan Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, (kabaristana.com) — Polresta Bandung, Jawa Barat, mengungkap 29 kasus kejahatan jalanan selama Juni hingga Juli 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sekitar 90 unit sepeda motor dan menangkap 36 tersangka. Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan Satreskrim Polresta Bandung bersama Polsek jajaran menangani seluruh kasus tersebut dalam kurun waktu dua bulan. “Satreskrim Polresta […]

expand_less