Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Suara Masyarakat Minta Pilkada Tetap Dipilih Langsung, Elite Jangan Tunggu Didemo

Suara Masyarakat Minta Pilkada Tetap Dipilih Langsung, Elite Jangan Tunggu Didemo

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 527
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Publik secara tegas menolak wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada). Masyarakat menolak rencana mengalihkan Pilkada dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan oleh DPRD. Sejumlah lembaga survei nasional mencatat sikap publik yang konsisten mempertahankan Pilkada langsung.

Survei yang dirilis Litbang Kompas, LSI Denny JA, dan Populi Center menunjukkan hasil seragam. Mayoritas responden memilih Pilkada langsung sebagai mekanisme terbaik.

Dukungan Publik Tetap Dominan

Litbang Kompas menggelar survei pada 8–11 Desember 2025 melalui wawancara telepon. Peneliti melibatkan 510 responden dari 76 kota di 38 provinsi. Mereka memilih responden secara acak.

Hasil survei menunjukkan 77,3 persen responden mendukung Pilkada langsung. Hanya 5,6 persen responden mendukung pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Selebihnya tidak memberikan jawaban.

Populi Center juga mencatat dukungan yang lebih tinggi. Lembaga ini mengumpulkan data pada 30 November 2025. Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona, menyatakan 89,6 persen responden mendukung Pilkada langsung.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan keinginan publik yang kuat. Masyarakat ingin tetap memegang hak memilih pemimpin daerah secara langsung.

LSI Denny JA Catat Penolakan Konsisten

LSI Denny JA menemukan hasil serupa dalam survei Oktober 2025. Sebanyak 66,1 persen responden menolak Pilkada yang dipilih DPRD.

Temuan ini menegaskan konsistensi sikap publik dalam menjaga Pilkada langsung sebagai bagian dari demokrasi lokal.

Pengalaman publik menunjukkan bahwa Pilkada langsung masih memiliki keterbatasan. Namun, mekanisme ini memberi ruang kontrol dan akuntabilitas yang lebih kuat dibandingkan pemilihan oleh DPRD.

Melalui Pilkada langsung, rakyat dapat menilai kinerja kepala daerah secara terbuka. Publik juga dapat memberikan sanksi politik melalui pemilu berikutnya.

Perludem Dorong Perbaikan, Bukan Penghapusan

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, meminta elite politik menghentikan wacana pengembalian Pilkada ke DPRD. Ia menilai elite harus lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Elite politik sebaiknya tidak terus menggulirkan wacana ini seolah sedang menguji reaksi publik,” kata Titi kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026).

Titi mendorong DPR dan Pemerintah memusatkan perhatian pada perbaikan Pilkada langsung. Ia menekankan pentingnya menekan biaya politik, memperkuat penegakan hukum pemilu, dan membenahi tata kelola penyelenggaraan pemilu.

“Pemerintah tidak boleh mencabut hak pilih rakyat dengan alasan efisiensi atau stabilitas,” ujarnya.

Tren Penolakan Terus Menguat

Peneliti Perludem, Haykal, menilai hasil survei tersebut mencerminkan kehendak publik secara luas. Ia melihat penolakan terhadap Pilkada oleh DPRD terus menguat.

Perbandingan survei LSI Denny JA pada Oktober 2025 dan Litbang Kompas pada Desember 2025 menunjukkan peningkatan penolakan publik. Temuan ini menjadi sinyal penting bagi pembuat kebijakan.

Pembahasan sistem Pilkada ke depan perlu menjadikan aspirasi rakyat sebagai dasar utama. Dengan langkah itu, demokrasi lokal dapat terus berjalan sesuai kehendak masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kapal ikan nelayan bantuan pemerintah Indonesia

    Prabowo Siapkan 1.582 Kapal Ikan untuk Nelayan, Targetkan Ribuan Kampung Nelayan Modern

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 176
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan bantuan 1.582 unit kapal ikan bagi nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menjalankan program itu untuk meningkatkan kapasitas tangkap sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri kegiatan di Kampung Nelayan Merah Putih, Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu. Ia menegaskan pemerintah ingin mendorong nelayan memperoleh pendapatan […]

  • Bea Cukai dan Polri menggagalkan ekspor ilegal merkuri 3,4 ton yang disembunyikan dalam kontainer keramik di Terminal Petikemas Surabaya.

    Bea Cukai dan Polri gagalkan ekspor 3,4 ton merkuri ilegal

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Bea Cukai bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggagalkan ekspor ilegal 3,4 ton merkuri cair senilai sekitar Rp17,5 miliar yang akan dikirim ke Burkina Faso, Afrika. Tim gabungan menemukan muatan berbahaya tersebut di dalam kontainer bermuatan keramik di Terminal Petikemas Surabaya. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Rusman […]

  • Bentrokan Maut Menteng menewaskan satu orang dan melukai satu korban kritis. Polisi mengungkap kronologi kejadian.

    Polisi Ungkap Kronologi Bentrokan Maut di Menteng yang Tewaskan Satu Orang

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 115
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Polisi mengungkap kronologi bentrokan antara dua kelompok warga di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7). Insiden tersebut menewaskan satu orang dan membuat satu korban lainnya dalam kondisi kritis. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan polisi menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas […]

  • hak pendidikan anak dikawal GASKAN ke LPAI

    GASKAN Kawal Dugaan Pelanggaran Hak Pendidikan Anak Bhayangkari Vanessa ke LPAI

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 322
    • 2Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com 12 Februari 2026 — Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) melaporkan dugaan pelanggaran hak pendidikan anak yang dialami Bhayangkari Vanessa ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia. GASKAN menilai anak tidak boleh menanggung dampak dari persoalan hukum orang tua. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyatakan organisasinya mengawal kasus ini untuk memastikan pemenuhan hak dasar anak, […]

  • Revaldo ditangkap narkoba. Polisi menyita sabu dan alat pengisap saat menangkap artis tersebut di Jakarta Barat

    Revaldo Kembali Ditangkap Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Polisi kembali menangkap artis Revaldo Fifaldi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Polisi juga menyita sabu dan alat pengisap saat menangkap Revaldo. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu Wirawan mengatakan, petugas menemukan barang bukti tersebut saat menggeledah Revaldo. “Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu beserta alat penghisapnya. Jadi saudara […]

  • Kemendukbangga Kemenkop perkuat ekonomi rakyat melalui koperasi keluarga di Jakarta

    Kemendukbangga dan Kemenkop Bersinergi Perkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Keluarga

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 146
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggandeng Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi berbasis keluarga. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono menandatangani nota kesepahaman di Jakarta, Senin (11/5). Kerja sama itu mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Wihaji mengatakan Kemendukbangga/BKKBN memiliki program […]

expand_less