Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Desak Pembatalan Eksekusi Hotel Sultan

Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Desak Pembatalan Eksekusi Hotel Sultan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – 15 Juni 2026 Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi yang terdiri atas mahasiswa, karyawan Hotel Sultan, buruh, dan berbagai elemen masyarakat mendesak agar rencana eksekusi Hotel Sultan yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026 dibatalkan. Desakan tersebut disampaikan dalam aksi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Senin (15/6).

Koalisi menilai pelaksanaan eksekusi berpotensi mengabaikan prinsip keadilan, kepastian hukum, serta perlindungan terhadap hak-hak para pihak yang berkepentingan. Selain itu, mereka menilai langkah tersebut dapat berdampak pada stabilitas nasional.

Dalam pernyataannya, Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi menyebut putusan serta merta yang dijadikan dasar rencana eksekusi masih menimbulkan perdebatan hukum. Menurut mereka, sengketa yang terjadi berkaitan dengan status tanah, sementara pengambilalihan bisnis dan operasional Hotel Sultan dinilai berpotensi merugikan PT Indobuildco sebagai pihak yang selama ini mengelola hotel tersebut.

“Belum ada putusan pengadilan yang menyatakan bahwa Hotel Sultan bukan milik PT Indobuildco. Oleh karena itu, pelaksanaan eksekusi harus mempertimbangkan seluruh aspek hukum yang masih berlangsung,” ujar perwakilan koalisi.

Koalisi juga menyoroti potensi dampak sosial dan ekonomi apabila eksekusi tetap dilaksanakan. Hotel Sultan dinilai memiliki keterkaitan dengan keberlangsungan usaha, lapangan pekerjaan, tenant, vendor, serta berbagai pihak yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada operasional hotel tersebut.

Atas dasar itu, koalisi menyampaikan sejumlah tuntutan. Pertama, mereka meminta agar pelaksanaan eksekusi dibatalkan karena pemohon eksekusi dinilai belum menyerahkan jaminan yang nilainya sebanding dengan objek eksekusi.

Koalisi merujuk pada ketentuan butir 7 Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2000 yang dipertegas melalui SEMA Nomor 4 Tahun 2001. Dalam ketentuan tersebut disebutkan bahwa pelaksanaan putusan serta merta mensyaratkan adanya jaminan dari pemohon eksekusi.

“Kewajiban penempatan jaminan merupakan syarat yang bersifat imperatif. Tanpa adanya jaminan tersebut, pelaksanaan putusan serta merta tidak dapat dilakukan,” tegas mereka.

Selain itu, koalisi mendorong agar penyelesaian persoalan ditempuh melalui jalur negosiasi antara PT Indobuildco dan Kementerian Sekretariat Negara atau dengan menunggu hingga seluruh proses hukum memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Kedua, koalisi meminta pemerintah menjalankan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait hak pemegang Hak Guna Bangunan (HGB). Mereka berpendapat PT Indobuildco sebagai pemegang hak seharusnya memperoleh kesempatan prioritas untuk mengajukan perpanjangan atau pembaruan hak atas tanah tersebut sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku.

Dasar hukum yang dirujuk antara lain Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, khususnya Pasal 35 hingga Pasal 40 mengenai HGB, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah, serta Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 18 Tahun 2021 mengenai tata cara pemberian, perpanjangan, dan pembaruan hak atas tanah.

Ketiga, koalisi meminta adanya perlindungan terhadap hak-hak pekerja, pelaku usaha, tenant, vendor, serta pihak ketiga lainnya yang terdampak akibat sengketa tersebut.

Keempat, mereka mendorong penyelesaian sengketa melalui mekanisme hukum yang transparan, adil, bermartabat, dan mengedepankan solusi yang dapat mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

Kelima, koalisi menegaskan bahwa keadilan tidak hanya diwujudkan melalui kepastian hukum, tetapi juga melalui proses yang menjamin perlindungan hak setiap warga negara, termasuk pengusaha pribumi yang selama ini berusaha dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Terakhir, koalisi mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah meningkatnya berbagai aksi penyampaian aspirasi dari sejumlah elemen masyarakat.

“Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian bersama demi terciptanya keadilan, kepastian hukum, serta kebaikan bagi bangsa dan negara,” tutup perwakilan Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Voli Putri Indonesia saat menjalani pelatnas untuk menghadapi AVC U18 Girls Championship 2026 di Thailand

    PBVSI Umumkan Skuad Timnas Voli Putri U-18 untuk Pelatnas Jelang Princess Cup dan AVC Championship 2026

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) memanggil 12 pemain terbaik untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) Timnas Voli Putri U-18 Indonesia. Para atlet muda tersebut akan menjalani persiapan menghadapi Princess Cup dan AVC U18 Girls Championship 2026 yang berlangsung di Thailand. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PBVSI pada Sabtu. Pelatih […]

  • Korupsi Angkatan Tentera Malaysia disorot Raja Sultan Ibrahim

    Raja Malaysia Kecewa dengan Korupsi di Tubuh Militer

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 262
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Korupsi Angkatan Tentera Malaysia menjadi perhatian serius Raja Malaysia, Sultan Ibrahim. Ia menyampaikan kekecewaan mendalam atas terungkapnya praktik rasuah yang diduga melibatkan pejabat tinggi militer. Sultan Ibrahim menyampaikan pernyataan tersebut saat membuka Sidang Pertama Masa Jabatan Ke-15 Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (19/1). Ia merespons laporan penyimpangan yang mencoreng nama institusi […]

  • situasi stadion saat insiden banderazo Alianza Lima terjadi

    Tragedi Banderazo di Stadion Alianza Lima: Satu Tewas, Puluhan Terluka

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Insiden saat acara kumpul suporter (banderazo) di Stadion Alejandro Villanueva, markas Alianza Lima, Peru, menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya pada Jumat (3/4/2026). Kementerian Kesehatan Peru menyatakan seorang pria berusia 39 tahun meninggal dunia dalam kejadian itu. Petugas medis juga merawat sedikitnya 47 orang yang mengalami luka. Ratusan suporter memadati stadion […]

  • Vietnam tarik turis asing lewat tur helikopter premium di Ho Chi Minh

    Vietnam Makin Jago Tarik Turis Asing, Indonesia Mulai Ketar-Ketir

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 64
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Vietnam semakin agresif memperkuat sektor pariwisata global. Negara di Asia Tenggara itu kini tidak lagi hanya mengejar jumlah wisatawan asing, tetapi juga memburu turis dengan pengeluaran tinggi dan potensi kunjungan berulang. Strategi baru tersebut membuat Vietnam semakin kompetitif dan mulai mengancam dominasi destinasi wisata regional, termasuk Indonesia. Vietnam Fokus Garap Turis Premium […]

  • Kedatangan Prabowo Trump di Amerika Serikat Selasa 17 Februari 2026

    Pelaku Industri Tekstil RI Titip Harapan ke Prabowo Jelang Dialog dengan Trump

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA,Kabaristana.com | Tekstil harap Prabowo Trump membawa harapan baru bagi pelaku industri nasional. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai menjadi momentum penting untuk memperbaiki akses ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat. Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) berharap Amerika Serikat memberikan relaksasi tarif resiprokal. Selama ini, tarif tinggi membuat […]

  • Anton Timbang mendorong investasi Sulawesi Tenggara di Kendari

    Kepemimpinan Anton Timbang Perkuat Peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara dalam Mendorong Investasi Daerah

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 143
    • 1Komentar

    Kendari, (Kabaristana.com) – Minggu, 26/4/2026. Kepemimpinan Anton Timbang di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara menunjukkan perkembangan signifikan. Ia membawa organisasi menjadi lebih solid, progresif, dan aktif mendorong investasi daerah. Sejak menjabat sebagai Ketua Kadin Sultra, Anton menerapkan kepemimpinan yang cepat, terukur, dan berorientasi hasil. Ia menginisiasi berbagai program strategis untuk memperkuat pelaku […]

expand_less