Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » ALIANSI MAHASISWA PEDULI PERTAMBANGAN SULAWESI TENGGARA LAPORKAN INISIAL (NJMDN ALIAS JJ) DUGAAN PUNGUTAN JALAN HAULING DI WILAYAH IUP ANTAM POMALAA

ALIANSI MAHASISWA PEDULI PERTAMBANGAN SULAWESI TENGGARA LAPORKAN INISIAL (NJMDN ALIAS JJ) DUGAAN PUNGUTAN JALAN HAULING DI WILAYAH IUP ANTAM POMALAA

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOLAKA, (kabaristana.com) Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara melaporkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) terkait penggunaan jalan hauling di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam Tbk Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Dalam laporan pengaduan yang ditujukan kepada Kapolri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter), Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara menyebut adanya dugaan pungutan yang dilakukan oleh PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) Inisal (NJMDN Alias JJ) terhadap armada yang melintas di jalan hauling yang berada di dalam Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Antam Tbk Pomalaa.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang disampaikan aliansi tersebut, armada pengangkut material seperti ore nikel, batu gunung, dan pasir urug diduga diwajibkan membayar sejumlah uang setiap kali melintas di ruas jalan tersebut.

Perwakilan Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara menyatakan bahwa jalan hauling yang menjadi objek laporan berada di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Berdasarkan hasil pengecekan peta satelit yang dilakukan tim investigasi, lokasi jalan tersebut disebut berada dalam WIUP PT Antam Tbk Pomalaa sebagaimana tercantum dalam SK Nomor 200 Tahun 2010 dengan luas wilayah sekitar 548 hektare.

Dalam laporannya, Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara mengungkapkan bahwa aktivitas pengangkutan yang melintasi jalan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 500 hingga 600 ritase per hari. Setiap armada yang melintas disebut dikenakan biaya sebesar Rp20.000 per rit.

Selain itu, aliansi tersebut juga menduga adanya kerja sama antara pihak tertentu di PT TRK dengan oknum manajemen PT Antam Tbk Pomalaa terkait penggunaan jalan hauling tersebut. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari materi laporan yang disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Atas temuan tersebut, Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara menilai terdapat indikasi pelanggaran terhadap sejumlah ketentuan hukum, termasuk dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Aliansi Mahasiswa Peduli Pertambangan Sulawesi Tenggara meminta Kepolisian Republik Indonesia melalui Dittipidter Bareskrim Polri untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap fakta-fakta hukum yang sebenarnya terkait dugaan praktik tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PT Tambang Rejeki Kolaka maupun PT Antam Tbk Pomalaa terkait tuduhan yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus penyiraman Andri Yunus aktivis KontraS

    Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Melainkan Kewajiban: Mendesak Pengungkapan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andri Yunus

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kabaristana.com | Kasus penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, bukan sekadar tindak kriminal biasa. Peristiwa ini menunjukkan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil dan kerja advokasi HAM di Indonesia. Serangan ini juga menimbulkan rasa takut di kalangan aktivis yang selama ini memperjuangkan keadilan. Jika negara tidak menangani kasus ini secara serius, dampaknya bisa meluas. Aktivis lain […]

  • Bantuan kurban berbasis DTSEN oleh BAZNAS DKI Jakarta

    BAZNAS DKI Salurkan Bantuan Kurban Berbasis DTSEN Agar Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – BAZNAS DKI Jakarta meluncurkan program Kurban Berkah BAZNAS 2026 dengan basis Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini membantu validasi data kemiskinan ekstrem agar penyaluran bantuan kurban lebih tepat sasaran. Ketua BAZNAS DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan Idul Adha harus menjadi momentum berbagi keberkahan bagi masyarakat Jakarta. “Program ini menghadirkan […]

  • kelas menengah sulit kaya dibandingkan orang kaya dengan aset besar

    Studi Ungkap Pola Belanja Kelas Menengah yang Menghambat Akumulasi Kekayaan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA,kabaristana.com | Keinginan hidup mapan dan memiliki kekayaan finansial masih menjadi tujuan banyak orang. Namun, berbagai riset menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat justru bertahan di kelas menengah karena pola belanja yang kurang mendukung pertumbuhan aset jangka panjang. Di Indonesia, kelompok kelas menengah mendominasi struktur ekonomi. Mereka telah melampaui fase memenuhi kebutuhan dasar, tetapi belum mampu […]

  • Kejaksaan Agung mengusut kasus Samin Tan tersangka Kejagung di sektor tambang

    Tersandung Kasus Tambang, Ini Jejak Bisnis Samin Tan dari Penyelamat BUMI hingga Tersangka Kejagung

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan pengusaha tambang Samin Tan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara di Kalimantan Tengah. Penetapan ini langsung menarik perhatian publik karena rekam jejak bisnisnya yang cukup besar di sektor energi. Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa penyidik mulai meningkatkan kasus ini ke […]

  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memicu perhatian global setelah melontarkan pernyataan keras terkait Kuba

    Sekutu Mulai Menjauh, Operasi Militer AS ke Iran Dinilai Berisiko Melemahkan Pengaruh Global

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 203
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran. Situasi ini menarik perhatian dunia karena sejumlah sekutu tradisional Amerika mulai menunjukkan sikap lebih hati-hati terhadap konflik tersebut. Berbeda dengan konflik sebelumnya, dukungan internasional terhadap langkah militer Washington terlihat tidak terlalu kuat. Dukungan Sekutu Mulai Terbatas Beberapa […]

  • hujan lebat di Sulawesi Tenggara menyebabkan genangan air dan kemacetan di jalan raya

    Cuaca Sulawesi Tenggara Hari Ini: BMKG Minta Warga Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 113
    • 2Komentar

        Jakarta, {kabaristana.com}— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca Sulawesi Tenggara hari ini yang memicu hujan ringan hingga lebat pada Rabu (22/4/2026). Koordinator Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menyebut peningkatan aktivitas awan hujan mendorong kenaikan curah hujan. Kondisi ini membuat cuaca Sulawesi Tenggara hari ini berubah cepat. […]

expand_less