Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GPM Sultra Desak Kejagung Periksa Ketua DPD Golkar Kolaka dalam Kasus Dugaan Korupsi Nikel

GPM Sultra Desak Kejagung Periksa Ketua DPD Golkar Kolaka dalam Kasus Dugaan Korupsi Nikel

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) — Gerakan Pemuda Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GPM Sultra) Jakarta mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengambil alih penanganan dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Desakan itu muncul setelah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) memperluas penyidikan. Dalam proses tersebut, penyidik menggeledah rumah jabatan dan rumah pribadi Wakil Bupati Kolaka.

Ketua Umum GPM Sultra Jakarta, Salfin Tebara, S.Ap, mengatakan penyidik menemukan sejumlah dokumen saat penggeledahan. Salah satu dokumen berupa invoice Down Payment (DP) senilai Rp2 miliar dari PT Wijaya Nikel Nusantara (WNN) kepada PT Mineral Niaga Jaya (MNJ).

Salfin menduga dokumen itu memiliki kaitan dengan sejumlah nama berinisial H.M alias H.IN, HT, dan HL. Karena itu, ia meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan dokumen tersebut.

“Aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara menyeluruh. Penyidik tidak boleh membedakan status, jabatan, maupun afiliasi politik seseorang,” kata Salfin dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

GPM Sultra Dorong Supervisi Kejaksaan Agung

Salfin meminta Kejaksaan Agung mengawasi jalannya penyidikan. Menurut dia, Kejaksaan Agung perlu melakukan supervisi. Lembaga itu juga perlu mengambil alih perkara apabila menemukan hambatan dalam proses penyidikan.

“Kejaksaan Agung harus mengatensi kasus ini. Dugaan kami semakin menguat setelah penyidik menemukan dokumen yang berkaitan dengan PT Wijaya Nikel Nusantara. Dokumen itu memiliki dugaan hubungan dengan H.M alias H.IN yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kolaka,” ujarnya.

Salfin mengatakan publik memberi perhatian terhadap jabatan politik H.M. Ia menegaskan jabatan tersebut tidak boleh memengaruhi proses penegakan hukum apabila penyidik memiliki bukti yang cukup.

GPM Sultra Soroti Progres Penyidikan

GPM Sultra juga menyoroti belum adanya tersangka baru.

Salfin meminta penyidik segera memeriksa seluruh barang bukti sitaan. Menurut dia, langkah itu dapat mempercepat proses penyidikan dan memberikan kepastian hukum.

“Kami berasumsi Kejati Sultra memperlambat penanganan perkara ini. Karena itu kami mendesak Kejaksaan Agung melakukan supervisi. Kejaksaan Agung juga perlu mengambil alih penyidikan apabila menemukan hambatan dalam proses penegakan hukum,” katanya.

Penyidik Terus Dalami Perkara

Kasus dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel di Kolaka terus menjadi perhatian publik.

Kejati Sultra menggeledah sejumlah lokasi yang menurut penyidik berkaitan dengan perkara tersebut. Penyidik kemudian mengamankan berbagai dokumen. Selanjutnya, penyidik mempelajari seluruh dokumen untuk mengungkap konstruksi perkara dan mengidentifikasi pihak yang kemungkinan terlibat.

Hingga redaksi mempublikasikan berita ini, Kejati Sultra masih melanjutkan penyidikan. Kejati Sultra juga belum mengumumkan tersangka baru.

GPM Sultra meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional, independen, dan transparan. Organisasi itu juga meminta aparat memberi kesempatan kepada seluruh pihak yang namanya muncul dalam dokumen penyidikan agar mereka menyampaikan klarifikasi sesuai ketentuan hukum.

Proses penyidikan masih berlangsung. Penyidik terus menguji seluruh dugaan yang muncul dalam perkara ini. Asas praduga tak bersalah tetap melindungi semua pihak sampai pengadilan menjatuhkan putusan berkekuatan hukum tetap.

Hingga berita ini terbit, pihak-pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai pernyataan GPM Sultra.

GPM Sultra menilai penuntasan dugaan korupsi sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara penting untuk meningkatkan kepercayaan publik. Organisasi tersebut berharap aparat penegak hukum menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme selama menangani perkara tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Penerbangan Timur Tengah di Bandara Internasional Dubai dengan pesawat terparkir akibat penutupan wilayah udara.

    Krisis Penerbangan Timur Tengah: Harga Tiket Asia–Eropa Melonjak dan Kursi Ludes

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Penutupan sejumlah bandara utama di Timur Tengah mengguncang industri penerbangan global. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel melawan Iran memaksa otoritas menutup ruang udara di kawasan tersebut. Dampaknya langsung terasa pada rute Asia–Eropa. Bandara Internasional Dubai menghentikan operasional selama beberapa hari. Keputusan itu memangkas ribuan kursi setiap hari. Maskapai besar seperti Emirates dan Qatar […]

  • gotong royong RT 07 Bumi Jaya mendirikan pagar TOGA

    Warga RT 07 Bumi Jaya Gotong Royong Dirikan Pagar TOGA, Ketua RT Baru Terharu Lihat Kekompakan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Gotong royong RT 07 menjadi wujud nyata kepedulian warga terhadap lingkungan dan kebersamaan sosial di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Melalui kerja bersama, warga memperkuat hubungan sosial sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata. Kutai Timur, duasatunews.com | Kalimantan Timur  Warga RT 07 Dusun 03, Desa Bumi Jaya, Kecamatan […]

  • BKSAP kecam Israel dalam forum IPU ke-152 di Istanbul

    BKSAP DPR Kecam Tindakan Militer Israel di Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Sabtu 18 April 2026 Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengecam tindakan militer Israel di Timur Tengah. Aksi tersebut menimbulkan korban jiwa dan meningkatkan risiko konflik global. Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi, menyampaikan sikap itu dalam Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-152 di Istanbul, Turki. Forum ini dihadiri sekitar […]

  • kebijakan hemat BBM Prabowo dalam sidang kabinet

    Prabowo Kaji Kebijakan Hemat BBM dan WFH 50 Persen Dampak Gejolak Perang Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kebijakan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons terhadap dampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Salah satu opsi yang muncul ialah penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi sebagian pegawai. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana […]

  • BBPOM Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras Ilegal di Ciracas

    BBPOM Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras Ilegal di Ciracas

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Jakarta bersama Polda Metro Jaya menindak toko kosmetik di kawasan Ciracas karena menjual obat keras ilegal tanpa izin edar. Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menegaskan toko kosmetik tidak boleh menjual obat keras tanpa izin resmi dari BPOM. Petugas menemukan 72 jenis obat keras ilegal […]

  • rapat ekonomi Asia Pasifik APEC di forum bisnis

    APEC Optimistis Ekonomi Asia Pasifik Tetap Tumbuh di Tengah Hambatan Perdagangan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) memproyeksikan ekonomi Asia Pasifik tetap tumbuh positif meski hambatan perdagangan global meningkat. Konsumsi domestik yang kuat dan investasi teknologi terus menopang pertumbuhan kawasan. Dalam laporan APEC Regional Trends Analysis, APEC menyebut pertumbuhan ekonomi kawasan mencapai 3,2 persen pada 2025. Pada 2026, APEC memprediksi ekonomi kawasan tumbuh […]

expand_less