Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » pendidikan » Aksi di Kemdiktisaintek,  KPIT Desak Evaluasi Syarat Desil KIP Kuliah 2026

Aksi di Kemdiktisaintek,  KPIT Desak Evaluasi Syarat Desil KIP Kuliah 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin (10/8/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi penggunaan kategori desil dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026.

KPIT Soroti Syarat Desil KIP Kuliah

Aturan KIP Kuliah 2026 mencantumkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan batas maksimal desil 4 sebagai salah satu bukti keterbatasan ekonomi calon mahasiswa.

Namun, calon mahasiswa yang tidak memenuhi kriteria tersebut masih dapat mengajukan bantuan. Mereka dapat melampirkan bukti lain yang menunjukkan kondisi ekonomi keluarga.

Ketua KPIT, Ichi Amahoru, menilai KIP Kuliah memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Ichi, penerapan syarat berbasis desil masih menimbulkan persoalan di lapangan. Ia menemukan calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan, tetapi tidak masuk dalam kategori desil yang dipersyaratkan.

“Masih banyak anak-anak dari Indonesia Timur dan berbagai daerah lainnya yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, tetapi tidak terakomodasi dalam data desil,” ujar Ichi.

Ia menilai kondisi tersebut dapat mengurangi kesempatan calon mahasiswa kurang mampu untuk memperoleh bantuan pendidikan.

Mahasiswa Minta Verifikasi Ulang

Koordinator lapangan, Edrian Saputra, juga meminta pemerintah membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang bagi calon penerima KIP Kuliah.

Menurut Edrian, pemerintah perlu menyediakan mekanisme yang mudah, cepat, dan transparan. Mekanisme tersebut juga harus mempertimbangkan kondisi ekonomi calon mahasiswa secara nyata.

“Pemerintah harus membuka mekanisme pengaduan dan verifikasi ulang yang mudah, cepat, transparan, dan berpihak kepada calon mahasiswa tersebut,” kata Edrian.

Ia menilai mekanisme tersebut dapat membantu mahasiswa yang membutuhkan bantuan, tetapi tidak memenuhi batas desil dalam DTSEN.

KPIT Minta Syarat Desil Dievaluasi

Edrian mengatakan sejumlah mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu masih tercatat dalam desil 5 atau 6.

“Adik-adik kami harus mendapatkan bantuan tanpa terhambat oleh desil. Ada mahasiswa yang berprestasi dan benar-benar tidak mampu, tetapi tercatat dalam desil 5 atau 6,” tegasnya.

Karena itu, KPIT meminta pemerintah mengevaluasi penggunaan kategori desil dalam KIP Kuliah 2026.

Mahasiswa juga meminta pemerintah memperkuat proses verifikasi calon penerima. Mereka menilai pemerintah perlu menggunakan data dan kondisi ekonomi keluarga sebagai dasar penilaian.

Melalui aksi tersebut, KPIT berharap pemerintah tidak menutup akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Mereka juga meminta pemerintah memastikan proses seleksi KIP Kuliah berjalan transparan, objektif, dan sesuai kondisi ekonomi calon penerima.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojtaba Khamenei pemimpin Iran yang baru menggantikan Ali Khamenei

    Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Usai Tewasnya Ali Khamenei

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei. Keputusan tersebut muncul setelah Majelis Pakar Iran menggelar sidang untuk menentukan penerus kepemimpinan negara. Majelis Pakar memilih Mojtaba Khamenei sebagai penerus kepemimpinan Iran. Ia merupakan putra kedua Ali Khamenei dan sudah lama berada di lingkaran inti kekuasaan Iran. Selama […]

  • Wakil Menteri Pertanian Sudaryono berbicara kepada wartawan tentang peluang investasi peternakan di Wonosobo, Jawa Tengah, yang bertujuan menjadikannya pusat produksi susu segar dan daging nasional untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    Wonosobo Didorong Menjadi Sentra Susu Nasional Melalui Investasi Peternakan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 228
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}– Kementerian Pertanian mendorong investasi di subsektor peternakan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Tujuannya adalah menjadikan Wonosobo sebagai pusat produksi susu dan daging nasional. Sektor peternakan, terutama sapi perah dan sapi pedaging, dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang. Peluang Investasi Peternakan di Wonosobo Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa sektor peternakan di Wonosobo menawarkan […]

  • Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi Timur malam hari

    KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Evakuasi Masih Berlangsung

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 253
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi Timur terjadi pada Senin malam (27/4/2026). Peristiwa ini melibatkan kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line di jalur padat wilayah Bekasi. Insiden tersebut langsung mengganggu perjalanan kereta dan menarik perhatian publik. Kronologi Kejadian Insiden terjadi sekitar pukul 20.52 WIB di Stasiun Bekasi Timur. Awalnya, sebuah taksi […]

  • Idealisme Mahasiswa Pancasila menjadi pesan utama yang disampaikan Mahdayan Tanjung pada Hari Lahir Pancasila 2026.

    MEMPERKUAT IDEALISME MAHASISWA MELALUI NILAI-NILAI PANCASILA

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabaristana.com – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi momentum penting bagi mahasiswa Indonesia. Momentum ini mengingatkan mahasiswa untuk meneguhkan peran sebagai agen perubahan, agen kontrol sosial, dan penjaga nilai kebangsaan. Pancasila bukan sekadar dasar negara. Pancasila juga menjadi kompas moral bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman. Mahasiswa Jangan Kehilangan Arah Wakil […]

  • Pesawat pengebom B-52 Amerika Serikat dalam serangan AS ke Iran

    AS Kerahkan Pengebom B-52 dalam Serangan ke Iran, Lebih dari 1.700 Target Digempur

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 282
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Amerika Serikat meningkatkan operasi militer terhadap Iran dengan mengerahkan pesawat pengebom strategis B-52. Militer AS melaporkan pasukannya menyerang lebih dari 1.700 target di berbagai wilayah Iran sejak operasi dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Penggunaan B-52 menandai tahap baru dalam operasi militer yang dijalankan bersama Israel terhadap Iran. Operasi Epic Fury Terus Berjalan Komando […]

  • Mensos Gus Ipul menjelaskan bansos melalui Koperasi Merah Putih

    Kemensos dorong penerima bansos jadi anggota dan pelaku usaha KDKMP

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat pemberdayaan ekonomi penerima bantuan sosial (bansos). Kemensos mengajak penerima manfaat bergabung sebagai anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kemensos juga akan menyalurkan bansos melalui koperasi secara bertahap setelah seluruh persiapan selesai. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan kebijakan tersebut usai mengikuti rapat. Presiden Prabowo Subianto memimpin […]

expand_less