Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Wakil Bupati Kolaka Dilantik Jadi Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra

Wakil Bupati Kolaka Dilantik Jadi Ketua KONI, GARPEM Pertanyakan Perkembangan Penyidikan Kejati Sultra

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOLAKA, KABARISTANA.COM — Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (GARPEM Sultra) mempertanyakan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka.

Sorotan tersebut muncul hampir satu bulan setelah penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) menggeledah rumah jabatan Wakil Bupati Kolaka. Penyidik juga disebut mengamankan sejumlah barang dan dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Ketua GARPEM Sultra, Aksan Setiawan, meminta Kejati Sultra memberikan informasi terbaru mengenai proses penyidikan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kejelasan setelah penyidik melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti.

“Hampir satu bulan pascapenggeledahan, publik masih menunggu kabar resmi dari Kejati Sultra. Kami ingin mengetahui sejauh mana perkembangan penyidikan perkara ini,” ujar Aksan.

GARPEM Soroti Pelantikan Ketua KONI Kolaka

Perhatian publik kembali tertuju pada perkara tersebut setelah H.H. mengikuti agenda pelantikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka periode 2026–2030.

H.H. menerima mandat sebagai Ketua KONI Kolaka dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka, Senin (10/8/2026).

Ketua KONI Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar, memimpin langsung pelantikan tersebut. Bupati Kolaka, Anggota DPR RI Ahmad Safei, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD Kolaka, serta para ketua cabang olahraga turut menghadiri kegiatan itu.

Kemunculan H.H. dalam agenda publik tersebut kemudian menjadi perhatian GARPEM Sultra. Organisasi itu meminta Kejati Sultra menjelaskan perkembangan perkara secara terbuka.

Aksan menegaskan bahwa GARPEM tidak ingin mendahului proses hukum. Ia juga meminta masyarakat tetap memegang asas praduga tak bersalah.

“Kami tidak ingin berspekulasi dan tidak ingin mendahului kewenangan penyidik. Namun, masyarakat tentu bertanya tentang hasil penggeledahan dan kelanjutan penyidikan,” kata Aksan.

GARPEM Soroti Alat Berat dan Dokumen

GARPEM Sultra juga menyoroti informasi mengenai penyidik yang mengamankan sejumlah alat berat. Informasi tersebut menyebut alat berat itu berkaitan dengan pihak berinisial HT.

Menurut informasi yang berkembang, penyidik mengamankan empat unit alat berat di wilayah IUP PT Babarina Putra Sulung. Penyidik juga mengamankan satu unit alat berat di kediaman HT di Kabupaten Konawe.

Selain alat berat, penyidik mengamankan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan. Dokumen tersebut antara lain mencakup transaksi, perizinan, RKAB, UKL-UPL, dokumen perkapalan, dan dokumen perusahaan.

Aksan meminta Kejati Sultra menjelaskan status barang dan dokumen tersebut. Ia juga meminta penyidik menjelaskan kaitannya dengan perkara yang tengah mereka tangani.

“Kami ingin Kejati Sultra menjelaskan perkembangan perkara kepada publik. Masyarakat perlu mengetahui proses pemeriksaan saksi dan analisis barang bukti,” ujarnya.

Minta Kejagung Awasi Penyidikan

GARPEM Sultra juga meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengawasi proses penyidikan tersebut. Menurut Aksan, pengawasan diperlukan agar penyidik bekerja secara objektif, profesional, dan transparan.

Aksan mengatakan penetapan tersangka sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik. Penyidik harus memiliki bukti yang cukup sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Karena itu, GARPEM tidak meminta Kejati Sultra terburu-buru menetapkan tersangka. Namun, organisasi tersebut meminta aparat penegak hukum memberikan informasi mengenai perkembangan perkara.

“Kami menghormati seluruh proses hukum dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kami tidak meminta Kejati menetapkan seseorang sebagai tersangka tanpa dasar hukum,” tegas Aksan.

GARPEM Sultra berharap Kejati Sultra segera menyampaikan perkembangan penyidikan dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka.

Aksan menilai keterbukaan informasi penting untuk mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap Kejati Sultra segera memberikan penjelasan kepada publik dan memastikan proses hukum berjalan sampai tuntas sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Aksan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dukungan parlemen Greenland terhadap rencana kantor NATO di Greenland

    Parlemen Greenland Sambut Wacana Pembukaan Kantor NATO di Wilayah Arktik

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com | Parlemen Greenland menyatakan dukungan terhadap wacana pembukaan kantor NATO di Greenland. Wakil Ketua Parlemen Greenland, Bentiaraq Ottosen, menilai rencana tersebut relevan dengan meningkatnya kepentingan keamanan dan geopolitik di kawasan Arktik yang terus berkembang. Ottosen menjelaskan bahwa Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, telah menyampaikan penilaian NATO mengenai perlunya kehadiran kantor perwakilan di Greenland. […]

  • Dapur MBG Unhas Jadi “Laboratorium Hidup”, Model Baru Kebijakan Publik Berbasis Riset

    Dapur MBG Unhas Jadi “Laboratorium Hidup”, Model Baru Kebijakan Publik Berbasis Riset

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Senin 4/5/2026 Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Universitas Hasanuddin menunjukkan model baru kebijakan publik berbasis riset. Fasilitas ini berfungsi sebagai ruang produksi sekaligus pusat pembelajaran. Ketua Umum DPP APPMBGI Abdul Rivai Ras menyebut dapur tersebut sebagai “laboratorium hidup”. Ia menegaskan, riset, inovasi, dan praktik kini berjalan dalam satu sistem. Menurut […]

  • megaproyek RDMP Balikpapan kilang minyak Pertamina

    Prabowo Dijadwalkan Resmikan Megaproyek RDMP Balikpapan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 427
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada Senin, 12 Januari 2026. Pemerintah menghadirkan proyek strategis nasional ini untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia. PT Pertamina (Persero) menginvestasikan sekitar Rp123 triliun untuk mengembangkan kilang minyak mentah Balikpapan. Melalui proyek ini, Pertamina meningkatkan kapasitas pengolahan minyak sekaligus memperkuat infrastruktur […]

  • Laba Bank Sultra 2025 mencapai Rp419 miliar dalam RUPS Bank Sultra di Kendari

    Bank Sultra Bukukan Laba Bersih Rp419 Miliar di 2025, Dividen Naik Jadi 75 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KENDARI, (Kabaristana.com) | PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Bank milik pemerintah daerah itu meraih laba bersih Rp419 miliar dan terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara. Manajemen Bank Sultra memaparkan capaian tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun […]

  • rating Trump turun saat pidato di Gedung Putih

    Rating Trump Turun Tajam, Warga AS Kecewa Ekonomi dan Perang

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turun tajam dalam survei terbaru Reuters/Ipsos. Angka approval rating kini berada di 36 persen, turun dari 40 persen pada pekan sebelumnya. Survei yang berlangsung selama empat hari hingga Senin (25/3/2026) menunjukkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Trump. Kinerja Ekonomi Picu Ketidakpuasan Banyak warga […]

  • Limbah PT Mutu Cemari Anak Sungai Muara Malungai dan Janji Bantuan Sumur Bor yang Diabaikan

    Limbah PT Mutu Cemari Anak Sungai Muara Malungai dan Janji Bantuan Sumur Bor yang Diabaikan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Ramni Riyadi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Barito Selatan, Kabaristana.com — Warga Dusun Muara Malungai, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengeluhkan aktivitas PT Mutu di wilayah lingkar tambang ring satu. Warga menyoroti dua persoalan. Pertama, dugaan pembuangan limbah ke aliran sungai. Kedua, belum adanya realisasi sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Keluhan itu disampaikan Awianor, warga asli Muara Malungai. Ia […]

expand_less