Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Kena OTT KPK

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Kena OTT KPK

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pihak terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Salah satu pihak yang KPK amankan ialah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

KPK juga menyoroti dugaan praktik korupsi di lingkungan pendidikan. Menurut KPK, lembaga pendidikan harus membangun pengetahuan sekaligus membentuk nilai dan karakter mahasiswa.

Kasus ini menarik perhatian karena dugaan transaksi muncul dalam proses awal calon mahasiswa memasuki perguruan tinggi.

Akhmad Sodiq Memimpin Unsoed untuk Dua Periode

Akhmad Sodiq merupakan akademisi dari bidang peternakan. Senat Unsoed kembali memilihnya untuk memimpin universitas tersebut pada periode 2026–2030.

Dalam pemilihan pada April 2026, Akhmad Sodiq meraih 87 suara. Hasil tersebut mengantarkannya kembali memimpin Unsoed setelah menyelesaikan periode pertama pada 2022–2026.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto kemudian melantik Akhmad Sodiq sebagai Rektor Unsoed pada 19 Mei 2026 di Grha Diktisaintek, Jakarta.

Pelantikan tersebut menandai kelanjutan kepemimpinannya di perguruan tinggi negeri yang berada di Purwokerto, Jawa Tengah.

Latar Belakang Pendidikan Akhmad Sodiq

Akhmad Sodiq menempuh pendidikan sarjana bidang peternakan di Universitas Jenderal Soedirman. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di George-August University, Jerman.

Ia kemudian meraih gelar doktor dari Kassel University, Jerman, dalam bidang Animal Science.

Karier akademik Akhmad Sodiq banyak berkaitan dengan produksi ternak dan sistem produksi ternak. Ia mengembangkan aktivitas penelitian dan pengajaran dalam bidang tersebut selama berkarier di lingkungan Unsoed.

Sebelum menjabat sebagai rektor, Akhmad Sodiq memimpin bidang akademik Unsoed sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik periode 2018–2022.

Aktif dalam Organisasi Profesi

Akhmad Sodiq juga menjalankan berbagai kegiatan di luar aktivitas akademik. Ia terlibat dalam sejumlah organisasi profesi dan kemasyarakatan.

Ia pernah menjalankan tugas sebagai Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah. Selain itu, ia juga aktif sebagai Dewan Pakar Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI).

Akhmad Sodiq juga mendapat kepercayaan sebagai Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa Jawa Tengah.

Keterlibatan tersebut memperluas aktivitasnya dari lingkungan kampus hingga bidang profesi peternakan dan pembangunan masyarakat.

Sejumlah Penghargaan Akademik

Akhmad Sodiq memperoleh sejumlah penghargaan selama menjalankan karier akademiknya.

Ia menerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2017. Selain itu, Unsoed memberikan penghargaan Unsoed Award bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Ia juga meraih penghargaan sebagai dosen berprestasi di tingkat Fakultas Peternakan dan Universitas Jenderal Soedirman.

KPK kini mendalami dugaan penerimaan dalam proses penerimaan mahasiswa baru yang menjadi dasar OTT di Purwokerto.

Penyidik KPK masih menjalankan proses hukum untuk mengungkap konstruksi perkara dan pihak-pihak yang terlibat.

Status hukum Akhmad Sodiq harus mengikuti keputusan resmi KPK. Karena itu, pemberitaan perlu menggunakan asas praduga tak bersalah dan tidak menyimpulkan kesalahan sebelum proses hukum memberikan kepastian.

  • Penulis: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • senjata baru China berpotensi mengancam jaringan satelit Starlink

    Bukan Rudal Nuklir, Senjata Baru China Berpotensi Melumpuhkan Dominasi AS di Luar Angkasa

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Senjata baru China memunculkan kekhawatiran baru di tengah meningkatnya ketergantungan dunia pada satelit komunikasi. Teknologi ini berpotensi melumpuhkan satelit tanpa ledakan, sehingga mengancam layanan internet, navigasi, dan komunikasi sipil lintas negara. Isu ini menjadi penting karena satelit orbit rendah kini menopang aktivitas harian masyarakat global. Jaringan tersebut mendukung transaksi digital, layanan darurat, […]

  • PW GPI Jakarta Raya, Gelar Rapat Kerja kepengurusan Periode 2026–2029

    PW GPI Jakarta Raya, Gelar Rapat Kerja kepengurusan Periode 2026–2029

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi, Bupolo.com
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Jakarta Raya periode 2026–2029 menggelar rapat kerja kepengurusan. Kegiatan itu berlangsung di Gedung KNPI Jakarta, Lantai 2 Ruang VIP, pada Selasa, 1 September 2026. Rapat kerja tersebut menjadi langkah awal pengurus dalam menyusun program organisasi. Selain itu, forum ini membahas arah dan strategi kerja selama […]

  • kapal Pertamina tertahan di Selat Hormuz menunggu kondisi aman

    Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz, Dua Tanker Tunggu Situasi Aman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakrta, {kabaristana.com}Kapal Pertamina Hormuz menjadi sorotan setelah dua tanker milik Pertamina masih tertahan dan belum dapat melintasi jalur strategis tersebut akibat situasi keamanan yang belum stabil.  Hingga saat ini, dua kapal milik Pertamina masih belum dapat melintas akibat situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil. Dua kapal milik Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina International Shipping […]

  • Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menghadiri konferensi tentang ketahanan pangan nasional di Jakarta sebagai upaya memperkuat stabilitas pangan dan pengendalian inflasi.

    Ketahanan Pangan Nasional Jadi Fokus BI, GPIPS dan Insentif KLM Diperkuat untuk Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Bank Indonesia memperkuat Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) serta memberikan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM). Langkah tersebut bertujuan menjaga pasokan pangan, menstabilkan harga, dan mengendalikan inflasi sesuai target. Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali […]

  • Thailand hentikan ekspor minyak untuk menjaga cadangan energi nasional

    Thailand Hentikan Sementara Ekspor Minyak untuk Amankan Cadangan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 245
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Thailand menghentikan sementara ekspor minyak mentah dan produk minyak bumi. Langkah ini bertujuan menjaga cadangan energi nasional di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan geopolitik memicu kekhawatiran terhadap jalur distribusi minyak global. Gangguan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keputusan tersebut. […]

  • Pencatatan perkawinan penghayat didorong Komnas Perempuan di Kuningan

    Komnas Perempuan soroti kendala pencatatan nikah penghayat kepercayaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KUNINGAN, (kabaristana.com – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat layanan jemput bola untuk pencatatan perkawinan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan. Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madanih menyampaikan dorongan tersebut saat berada di Kuningan, Jawa Barat, Jumat. Menurutnya, langkah itu penting untuk mempercepat pemenuhan hak sipil masyarakat penghayat […]

expand_less