Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Penanganan Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Dinilai Tebang Pilih

Penanganan Kasus Tambang Ilegal Sultra Disorot, Bareskrim Dinilai Tebang Pilih

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 139
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kabaristana.com – Publik kembali menyoroti kinerja Bareskrim Polri dalam menangani kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara (Sultra). Sejumlah pihak menilai aparat belum konsisten dan cenderung tebang pilih saat memproses perkara.

Nusantara Forest Watch Soroti Ketimpangan

Pertama, Nusantara Forest Watch menyoroti ketimpangan penegakan hukum dalam kasus ini. Mereka mengarahkan kritik kepada pengusaha tambang berinisial AM yang masuk dalam jajaran direksi PT Amarfi.

Menurut mereka, aparat belum menyentuh sosok tersebut, padahal PT Amarfi diduga menjalankan aktivitas penambangan di kawasan hutan pada perkara PT Masempo Dalle.

Selanjutnya, Arin Fahrul Sanjaya menyatakan bahwa penanganan kasus ini memunculkan pertanyaan publik. Ia menilai penyidik belum menetapkan aktor utama sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka yang hanya menyasar kuasa direktur PT Masempo Dalle menimbulkan kejanggalan. Justru, kontraktor mining, yakni PT Amarfi, menjalankan aktivitas penambangan,” ujarnya, Kamis (30/04).

Bukti Mengarah ke PT Amarfi

Selain itu, Arin menegaskan bahwa sejumlah barang bukti mengarah ke PT Amarfi. Aparat menemukan ore nikel, dump truk, serta alat berat di lokasi tambang.

Karena itu, ia mendorong penyidik untuk memperluas penetapan tersangka. Dengan langkah tersebut, aparat bisa mengungkap pihak yang mengendalikan aktivitas tambang secara lebih jelas.

IMPH Desak Aparat Bertindak Tegas

Di sisi lain, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) ikut mengkritik penanganan kasus ini. Ketua IMPH, Rendy Salim, mendesak aparat agar bertindak tegas.

Menurut Rendy, aparat harus menelusuri semua pihak yang terlibat, termasuk aktor utama di balik aktivitas tambang ilegal. Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang objektif, profesional, dan transparan.

“Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan. Sebaliknya, aparat harus mengungkap pihak yang memiliki kendali utama,” tegasnya.

Proses Hukum Belum Berjalan Optimal

Sementara itu, aparat mengamankan tiga unit ekskavator dan empat dump truk yang diduga milik PT Amarfi. Petugas kemudian menyimpan barang bukti tersebut di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Konawe.

Namun demikian, proses tahap dua perkara belum berjalan. Pihak kejaksaan menyatakan penyidik belum melengkapi seluruh barang bukti yang dibutuhkan.

Desakan Percepatan Penanganan

Akhirnya, Nusantara Forest Watch dan IMPH mendesak aparat untuk mempercepat penanganan kasus ini. Mereka juga meminta penyidik menelusuri aktor utama, termasuk pihak kontraktor.

Dengan demikian, aparat diharapkan mampu menghadirkan keadilan dan kepastian hukum dalam kasus tambang ilegal di Sulawesi Tenggara.

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ketahanan pangan sawit melalui inovasi agribisnis

    BPDP dan AKPY-STIPER Dorong Inovasi dan Citrawi Positif Sawit dalam Kolaborasi Pengembangan UMKM

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
    • visibility 111
    • 2Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan AKPY STIPER Yogyakarta berkolaborasi untuk mengembangkan inovasi dan memperkuat citra positif industri kelapa sawit Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agribisnis sawit dan membuka peluang kewirausahaan berbasis produk sawit. Menyadari Potensi Agribisnis Sawit Sri Gunawan, Direktur AKPY STIPER, menjelaskan bahwa kelapa sawit memiliki banyak manfaat. Selain […]

  • KPK panggil tiga arsitek sebagai saksi kasus dugaan korupsi RSUD Kolaka Timur

    KPK Periksa Tiga Arsitek, Dalami Dugaan Korupsi RSUD Kolaka Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | KPK panggil tiga arsitek sebagai saksi untuk mendalami kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Pemanggilan ini menjadi bagian penting dari penyidikan yang menjerat Bupati Kolaka Timur nonaktif Abdul Azis. Melalui langkah tersebut, KPK berupaya mengungkap peran pihak perencana dalam proyek kesehatan bernilai besar itu. Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan […]

  • Tambang Pasir Konawe diduga dibekingi oknum polisi

    Kasat Intel Polres Konawe Diduga Back-Up Tambang Pasir Beberapa Titik, HIMA-PPHI Desak Kapolda Sultra Evaluasi Kapolres Konawe

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) | Dugaan keterlibatan Kepala Satuan Intelkam (Kasat Intel) Polres Konawe berinisial “H” dalam aktivitas tambang pasir di Kabupaten Konawe memicu sorotan mahasiswa. Mahasiswa menilai aparat kepolisian harus menjaga integritas. Karena itu, mereka meminta pimpinan kepolisian segera menelusuri informasi yang beredar di masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti dugaan pertemuan oknum perwira tersebut dengan Sekretaris […]

  • Grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 kuartal I menurut data BPS

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen, Pengamat Soroti Konsistensi Data dan Faktor Pendorong

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadi sinyal positif di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian pasar internasional. Capaian itu menunjukkan ekonomi Indonesia masih mampu bertahan dari tekanan eksternal. Namun, sejumlah ekonom menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup dilihat dari […]

  • program pembangunan rumah rakyat Papua

    Papua Siapkan 14 Ribu Rumah Rakyat Mulai 2026, Kawasan Pesisir Jadi Proyek Awal

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pembangunan 14 ribu rumah rakyat mulai 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah akan menjalankan program ini secara bertahap di seluruh wilayah Papua, dengan kawasan pesisir perkotaan sebagai lokasi percontohan tahap awal. Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menyatakan, pemerintah merancang program tersebut untuk menjawab kebutuhan hunian layak sekaligus […]

  • Ilustrasi Final Thomas Prancis 2026 dengan pemain Prancis merayakan kemenangan

    Prancis Ukir Sejarah, Tembus Final Piala Thomas 2026 di Horsens

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Horsens, (kabaristana.com) – Tim bulu tangkis putra Prancis mencetak sejarah setelah menembus final Piala Thomas 2026. Mereka mengalahkan India dengan skor 3-0 pada semifinal dan memastikan langkah ke partai puncak. Christo Popov membuka kemenangan Prancis dengan menaklukkan Ayush Shetty dua gim langsung. Alex Lanier kemudian memperlebar keunggulan setelah mengatasi perlawanan Kidambi Srikanth dalam duel ketat. […]

expand_less