Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » 14 Jam Tangan Mewah Milik Terpidana Korupsi Asabri Dimusnahkan Kejaksaan karena Palsu

14 Jam Tangan Mewah Milik Terpidana Korupsi Asabri Dimusnahkan Kejaksaan karena Palsu

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI memusnahkan 14 jam tangan mewah milik terpidana kasus korupsi dan pencucian uang PT Asabri, Jimmy Sutopo. Tim ahli memastikan seluruh jam tangan tersebut merupakan produk palsu.

Kejaksaan mengambil langkah itu untuk melindungi hak kekayaan intelektual (HAKI). Selain itu, barang sitaan tersebut tidak memiliki nilai manfaat bagi negara.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, mengatakan tim ahli telah memverifikasi seluruh barang sebelum pemusnahan.

“Karena ini menyangkut barang palsu, ada hak HAKI yang harus dilindungi dan barang tersebut tidak memberikan manfaat bagi negara, maka dilakukan pemusnahan,” ujar Anang di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Jam tangan itu berasal dari sejumlah merek ternama dunia. Di antaranya Cartier, Audemars Piguet, Patek Philippe, Hublot, dan Vacheron Constantin.

Meski palsu, harga jam tangan itu tetap tinggi. Anang menyebut rata-rata harga satu unit mencapai Rp15 juta. Namun, nilainya masih jauh di bawah produk asli yang bisa menembus miliaran rupiah.

Kejaksaan juga membuka proses pemusnahan secara transparan. Langkah itu sekaligus menjawab isu dugaan penggelapan barang sitaan yang beredar di media sosial.

Anang menjelaskan, Kejaksaan menitipkan seluruh barang sitaan di Pegadaian sejak awal penyitaan. Setelah itu, tim verifikator independen memeriksa seluruh barang tersebut.

“Ini sebagai jawaban atas narasi yang berkembang bahwa barang-barang tersebut digelapkan. Faktanya seluruh proses dilakukan sesuai prosedur dan diverifikasi oleh ahli,” jelasnya.

Setelah pemusnahan selesai, Kejaksaan menghapus seluruh jam tangan palsu itu dari daftar Barang Rampasan Negara di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Selain itu, Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI juga menggelar BPA Fair 2026 pada 18–21 Mei 2026. Dalam acara itu, Kejaksaan melelang sejumlah aset sitaan negara, seperti mobil mewah, motor premium, tas bermerek, perhiasan, dan lukisan emas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Dunia APBN 2026 terdampak konflik Timur Tengah

    Harga Minyak Tembus US$80, Pemerintah Hitung Dampak ke APBN 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Lonjakan harga minyak dunia memaksa pemerintah mengevaluasi asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Kenaikan ini terjadi setelah eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong harga melampaui target awal. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan asumsi Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$70 per barel. […]

  • hasil seleksi mahasiswa Jakarta Gelombang I 2026

    LP2D dan Pemuda 21 Resmi Umumkan Hasil Seleksi Calon Mahasiswa Tujuan Jakarta, Dari Gelombang 1 & 3 Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 2.430
    • 4Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) bersama Pemuda 21 resmi mengumumkan hasil seleksi Calon Mahasiswa Tujuan Jakarta Gelombang I Tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan setelah seluruh peserta mengikuti tahapan wawancara yang menjadi bagian dari proses seleksi akhir. Program ini merupakan upaya LP2D dan Pemuda 21 dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda […]

  • Bripda MS minta maaf saat sidang kode etik Polri di Polda Maluku

    Anggota Brimob Minta Maaf di Sidang Etik, Polda Maluku Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    AMBON, (Kabaristana.com) | Bripda MS minta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Polda Maluku, Selasa. Permintaan maaf tersebut muncul menyusul kasus dugaan penganiayaan terhadap pelajar Madrasah Tsanawiyah di Kota Tual yang meninggal dunia. Sejak awal sidang, Bripda MS secara terbuka mengakui kelalaiannya. Oleh karena itu, ia […]

  • Korupsi PT AKT dalam kasus ekspor batu bara ilegal yang diusut Kejagung

    Kejagung Tetapkan MJE Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi PT AKT

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kejaksaan Agung menetapkan MJE sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara PT AKT (Asmin Koalindo Tuhup) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Kasus tersebut berlangsung pada periode 2016 hingga 2025. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan MJE merupakan pemilik PT CBU (Cordelia Bara Utama). Tim […]

  • Ritual Kaharingan Ma'anyan di Desa Rampa Mea, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

    Ritual kaharingan Dayak ma’anyan hubungan antara manusia dengan alam pemalasan kampung bahasa adat nya orang suku Dayak maanyan.

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BARITO SELATAN, Kabaristana.com – Warga Desa Rampa Mea, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, menggelar ritual adat Hindu Kaharingan khas Suku Dayak Maanyan pada Minggu (2/8/2026). Masyarakat menjaga tradisi ini secara turun-temurun. Mereka menjadikannya sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan alam semesta. Ritual itu juga menjadi ungkapan syukur kepada Tuhan. Mantir Adat Hindu Kaharingan, Sunandi […]

  • pengawasan sawit El Nino di Musi Banyuasin

    Kementan Perketat Pengawasan Sawit Hadapi El Nino, Fokus Cegah Karhutla dan Jaga Produksi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Kementerian Pertanian (Kementan) meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk menghadapi ancaman El Nino 2026. Langkah ini bertujuan menjaga produksi sawit nasional sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta seluruh perusahaan memperkuat langkah pencegahan sejak dini. Ia menilai pencegahan jauh lebih efektif dibanding pemadaman setelah […]

expand_less