Pertamina percepat penyaluran BBM bersubsidi untuk atasi antrean
- account_circle Rahman
- calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
- visibility 159
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PAMEKASAN, (kabaristana.com) – PT Pertamina Patra Niaga mempercepat distribusi BBM bersubsidi di Pulau Madura, Jawa Timur. Langkah ini bertujuan mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU.
Perusahaan memprioritaskan pengiriman dari terminal BBM. Pertamina juga menambah pasokan dan mengoptimalkan armada mobil tangki. Upaya tersebut bertujuan mempercepat layanan kepada masyarakat.
Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rehadi, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai langkah percepatan.
“Kami mempercepat distribusi dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk mengatasi antrean di sejumlah SPBU,” kata Ahad dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6).
Pertamina memprioritaskan pengiriman dari terminal BBM sebagai titik pasok utama. Perusahaan juga mengalihkan suplai dari terminal terdekat ke wilayah yang membutuhkan.
Selain itu, Pertamina meningkatkan volume distribusi BBM bersubsidi. Perusahaan juga mengerahkan lebih banyak mobil tangki ke lokasi prioritas.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penyaluran BBM. Dengan begitu, antrean kendaraan dapat segera berkurang.
Ahad memastikan stok BBM bersubsidi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur tetap aman. Kondisi itu juga berlaku untuk wilayah Pulau Madura.
Pertamina menyalurkan Pertalite dan Solar sesuai kuota pemerintah. Perusahaan juga menyalurkannya melalui SPBU yang telah ditetapkan.
“Kami terus memantau pasokan dan distribusi di lapangan. Kami juga mengutamakan keselamatan operasional agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Ahad.
Pantauan pada Sabtu (27/6) menunjukkan antrean masih terjadi di sejumlah SPBU. Antrean terlihat di Kabupaten Pamekasan, Sampang, Bangkalan, dan Sumenep. Kendaraan mengantre untuk membeli Pertalite dan Solar bersubsidi.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim redaksi



Saat ini belum ada komentar