Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka menilai aktivitas pertambangan telah merusak lingkungan pesisir dan daratan. Akibatnya, nelayan dan petani setempat menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat.

Mahasiswa Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta, Eghy Seftian, menyatakan bahwa praktik pertambangan saat ini mengancam keberlanjutan Pulau Kabaena.

Selain itu, ia menilai perusahaan mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, aktivitas tambang tersebut berpotensi melanggar hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

Dugaan Pelanggaran Tambang di Blok Watalara

Berdasarkan laporan warga, PT Tambang Bumi Sulawesi menjalankan kegiatan tambang di Blok Watalara, Desa Pu’ununu, tanpa memenuhi kaidah pertambangan yang baik.

Perusahaan diduga tidak membangun sediment pond. Akibat kelalaian itu, lumpur dan material tambang berpotensi mengalir langsung ke sungai dan laut, terutama saat hujan deras turun.

Karena itu, masyarakat pesisir menyampaikan kekhawatiran atas keberlanjutan sumber mata pencaharian mereka.

Aktivitas Tambang Diduga Rusak Lahan Pertanian

Sementara itu, PT Tekonindo diduga mencemari lahan pertanian warga di Desa Pongkalaero. Warga melaporkan penurunan kualitas tanah sejak aktivitas tambang berjalan.

Namun demikian, pemerintah dinilai belum melakukan pengawasan optimal. Oleh sebab itu, mahasiswa meminta negara hadir untuk melindungi pulau kecil yang rentan terhadap kerusakan ekologis.

Empat Tuntutan Koalisi Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menolak penerbitan RKAB PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo.

  2. Menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kedua perusahaan di Kabaena Selatan.

  3. Meminta audit lingkungan yang menyeluruh, independen, dan transparan di Pulau Kabaena.

  4. Mendesak aparat menegakkan hukum lingkungan secara tegas dan adil.

Mahasiswa Siapkan Aksi Lanjutan

Eghy menegaskan bahwa Pulau Kabaena bukan ruang eksploitasi tanpa batas. Sebaliknya, pulau tersebut merupakan ruang hidup masyarakat yang wajib negara lindungi.

“Jika pemerintah mengabaikan tuntutan ini, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.

Dengan demikian, koalisi berharap pemerintah segera menempatkan keselamatan lingkungan dan rakyat di atas kepentingan investasi tambang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gencatan senjata Gaza dilanggar terlihat dari kehancuran bangunan di Jalur Gaza

    Gencatan Senjata Gaza Kembali Diuji, Serangan dan Pembatasan Bantuan Memicu Krisis Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Gencatan senjata Gaza dilanggar dan memicu peningkatan ketegangan di berbagai wilayah. Selain itu, serangan yang terus berlangsung memperburuk kondisi kemanusiaan dan menekan kehidupan warga sipil. Pasukan Israel melancarkan serangan dengan artileri, tembakan berat, serta dukungan laut. Serangan itu menghantam permukiman warga dan merusak fasilitas sipil di Jalur Gaza. Pelanggaran Gencatan Senjata Gaza […]

  • Tambang Pasir Konawe diduga dibekingi oknum polisi

    Kasat Intel Polres Konawe Diduga Back-Up Tambang Pasir Beberapa Titik, HIMA-PPHI Desak Kapolda Sultra Evaluasi Kapolres Konawe

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 263
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) | Dugaan keterlibatan Kepala Satuan Intelkam (Kasat Intel) Polres Konawe berinisial “H” dalam aktivitas tambang pasir di Kabupaten Konawe memicu sorotan mahasiswa. Mahasiswa menilai aparat kepolisian harus menjaga integritas. Karena itu, mereka meminta pimpinan kepolisian segera menelusuri informasi yang beredar di masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti dugaan pertemuan oknum perwira tersebut dengan Sekretaris […]

  • prediksi Liga Inggris 2026

    Liga Inggris Buka Ruang Partisipasi Publik untuk Prediksi Sisa Musim 2025/2026

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Liga Primer Inggris membuka program prediksi Liga Primer Inggris 2025/2026 untuk melibatkan penggemar menjelang paruh kedua musim. Melalui program ini, liga mengajak publik menyampaikan pandangan tentang hasil akhir kompetisi. Liga menyediakan beberapa kategori prediksi. Penggemar dapat menebak juara liga, empat besar klasemen akhir, tim terdegradasi, serta pencetak gol dan assist terbanyak. Liga […]

  • pembatasan aktivitas politik warga asing Korea Selatan

    Warga Asing Ajukan Uji Materi ke MK Korea Selatan soal Larangan Aktivitas Politik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 193
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Larangan politik warga asing di Korea Selatan kembali menjadi sorotan setelah kelompok advokasi hak asasi manusia Open Net Korea mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi Korea Selatan. Gugatan ini menilai aturan imigrasi yang berlaku membatasi kebebasan berekspresi penduduk asing. Open Net Korea menggugat Pasal 17-2 Undang-Undang Imigrasi. Pasal tersebut melarang seluruh aktivitas […]

  • BI DKI UMKM dukung digitalisasi usaha melalui Gang Dagang

    BI DKI Dorong UMKM Jakarta Go Digital Lewat Platform Gang Dagang

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta mendorong pelaku UMKM memanfaatkan platform digital “Gang Dagang” untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan mengelola keuangan bisnis. Gang Dagang merupakan gim simulasi warung berbasis web. Melalui platform ini, pelaku UMKM bisa mempelajari pengelolaan usaha lewat pengalaman bermain yang interaktif dan mudah dipahami. Plt Kepala Divisi […]

  • inovasi KPI Plaju dalam budidaya ikan berkelanjutan oleh masyarakat

    Inovasi Lingkungan KPI RU III Plaju: Program Belida Musi Lestari Dorong Ekonomi dan Kelestarian

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU III Plaju menghadirkan program Belida Musi Lestari: Berdikari sebagai solusi terpadu bagi ekonomi dan lingkungan. Program ini melibatkan 307 masyarakat dari berbagai kelompok rentan dan berhasil meningkatkan penjualan ikan hingga 809% atau sekitar Rp760 juta. Selain itu, masyarakat mengolah 36 ton sampah makanan menjadi pakan ikan. […]

expand_less