Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 343
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka menilai aktivitas pertambangan telah merusak lingkungan pesisir dan daratan. Akibatnya, nelayan dan petani setempat menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat.

Mahasiswa Soroti Ancaman Kerusakan Lingkungan

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta, Eghy Seftian, menyatakan bahwa praktik pertambangan saat ini mengancam keberlanjutan Pulau Kabaena.

Selain itu, ia menilai perusahaan mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, aktivitas tambang tersebut berpotensi melanggar hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

Dugaan Pelanggaran Tambang di Blok Watalara

Berdasarkan laporan warga, PT Tambang Bumi Sulawesi menjalankan kegiatan tambang di Blok Watalara, Desa Pu’ununu, tanpa memenuhi kaidah pertambangan yang baik.

Perusahaan diduga tidak membangun sediment pond. Akibat kelalaian itu, lumpur dan material tambang berpotensi mengalir langsung ke sungai dan laut, terutama saat hujan deras turun.

Karena itu, masyarakat pesisir menyampaikan kekhawatiran atas keberlanjutan sumber mata pencaharian mereka.

Aktivitas Tambang Diduga Rusak Lahan Pertanian

Sementara itu, PT Tekonindo diduga mencemari lahan pertanian warga di Desa Pongkalaero. Warga melaporkan penurunan kualitas tanah sejak aktivitas tambang berjalan.

Namun demikian, pemerintah dinilai belum melakukan pengawasan optimal. Oleh sebab itu, mahasiswa meminta negara hadir untuk melindungi pulau kecil yang rentan terhadap kerusakan ekologis.

Empat Tuntutan Koalisi Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menolak penerbitan RKAB PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo.

  2. Menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kedua perusahaan di Kabaena Selatan.

  3. Meminta audit lingkungan yang menyeluruh, independen, dan transparan di Pulau Kabaena.

  4. Mendesak aparat menegakkan hukum lingkungan secara tegas dan adil.

Mahasiswa Siapkan Aksi Lanjutan

Eghy menegaskan bahwa Pulau Kabaena bukan ruang eksploitasi tanpa batas. Sebaliknya, pulau tersebut merupakan ruang hidup masyarakat yang wajib negara lindungi.

“Jika pemerintah mengabaikan tuntutan ini, kami akan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.

Dengan demikian, koalisi berharap pemerintah segera menempatkan keselamatan lingkungan dan rakyat di atas kepentingan investasi tambang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ledakan bom Moskow terjadi di kawasan Stasiun Kereta Savyolovsky

    Ledakan Bom di Moskow Tewaskan Polisi, Aparat Buka Penyelidikan Teror

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ledakan bom mengguncang kawasan Stasiun Kereta Savyolovsky, Moskow, pada Selasa (24/2/2026) dini hari. Insiden tersebut menewaskan satu anggota kepolisian dan melukai dua petugas lainnya yang tengah bertugas. Kementerian Dalam Negeri Rusia menjelaskan bahwa ledakan terjadi tak lama setelah tengah malam di alun-alun stasiun yang berada di wilayah utara ibu kota. Kawasan ini […]

  • Wakapolda Sulteng Bela Masyarakat di Atas Kepentingan Perusahaan

    Wakapolda Sulteng Bela Masyarakat di Atas Kepentingan Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana) – Wakapolda Sulteng bela masyarakat dan menyampaikan sikap tersebut secara terbuka kepada awak media. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penanganan konflik antara warga dan perusahaan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Wakapolda Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk membela kepentingan masyarakat dalam setiap proses penegakan hukum. Ia menyampaikan pernyataan tersebut secara […]

  • resolusi DK PBB Hormuz jalur minyak dunia di Selat Hormuz

    Veto Membayangi: Rusia, China, dan Prancis Ganjal Resolusi DK PBB soal Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 172
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Upaya Dewan Keamanan PBB untuk membuka Selat Hormuz kini menghadapi hambatan serius. Namun, Rusia, China, dan Prancis menolak klausul penggunaan kekuatan militer dalam draf resolusi. Menurut The New York Times, sumber diplomatik menjelaskan isi draf tersebut. Draf itu memberi kewenangan kepada negara anggota untuk menjamin kebebasan pelayaran. Dengan demikian, negara anggota dapat […]

  • Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto jelaskan temuan kokain Giligenting

    Temuan Kokain Giligenting 27,83 Kg Diusut, Polisi Telusuri Jalur Laut

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polisi mengusut temuan kokain Giligenting seberat 27,83 kilogram di Pantai Pasir Putih Kahuripan, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Petugas langsung bergerak untuk memburu pelaku dan menelusuri jalur distribusi. Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, memimpin penyelidikan. Ia menegaskan timnya fokus mengungkap asal barang. Polisi juga menelusuri jaringan yang terlibat. Petugas Satuan Reserse Narkoba mengamankan seluruh barang […]

  • Ashima dan keluarga korban menunggu di kediaman KDM demi memperjuangkan keadilan korban pencabulan

    GASKAN Soroti Kasus Pencabulan Dua Kakak Beradik, Ibu Bawa Korban Datangi Kediaman KDM Mencari Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 104
    • 1Komentar

    Subang, (kabaristana.com) – Ashima kembali mendatangi kediaman KDM di Subang pada Minggu (31/5/2026). Kali ini, ia mengajak dua anaknya yang menjadi korban dugaan pencabulan oleh ayah tiri. Ashima berharap KDM bersedia menerima dan mendengar langsung keterangan dari kedua anak tersebut. Ia ingin memastikan perjuangan keluarganya mendapatkan keadilan tidak berhenti di tengah jalan. “Saya sudah beberapa […]

  • Trump Iran semakin serius saat Presiden Donald Trump menyampaikan perkembangan negosiasi dengan Iran di Gedung Putih.

    Trump Sebut Iran Makin Serius Berunding, Peluang Kesepakatan dengan AS Menguat

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Iran mulai menunjukkan sikap yang lebih serius dalam pembicaraan dengan Washington. Meski komunikasi terus berlangsung, kedua negara belum mencapai kesepakatan. Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat (24/7) waktu setempat. Ia mengatakan pemerintah AS terus menjalin komunikasi dengan Teheran dan melihat […]

expand_less