Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Aksi di Depan KPK RI dan Kejaksaan Agung RI: Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di BPN Konawe Selatan serta Dugaan Kongkalikong Pengukuran Lahan Bersengketa

Aksi di Depan KPK RI dan Kejaksaan Agung RI: Desak Pengusutan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di BPN Konawe Selatan serta Dugaan Kongkalikong Pengukuran Lahan Bersengketa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – 17 Juni 2026 Mahasiswa yang dipimpin oleh Adi Mangidi menggelar demonstrasi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia guna mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, serta berbagai praktik yang diduga merugikan masyarakat dalam sektor pertanahan di Kabupaten Konawe Selatan.

Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai laporan masyarakat terkait dugaan permintaan uang dalam proses penerbitan dan balik nama sertifikat tanah, serta dugaan penyimpangan administrasi pertanahan yang menimbulkan ketidakpastian hukum bagi masyarakat.

Selain menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang di Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Selatan, Adi Mangidi juga mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki dugaan keterlibatan oknum pengacara bernama Samsuddin yang diduga melakukan berbagai tindakan yang memicu keresahan masyarakat, khususnya di wilayah Desa Pelandia dan Kecamatan Buke.

“Kami menilai terdapat indikasi hubungan yang tidak wajar antara pihak tertentu dengan oknum di sektor pertanahan yang berpotensi menimbulkan konflik agraria di tengah masyarakat. Hal ini diperkuat dengan adanya dugaan kegiatan pengukuran dan plotting lahan yang masih menjadi objek sengketa hukum” ungkap adi

Menurut informasi yang diterima masyarakat setempat, beberapa waktu lalu Samsuddin bersama seorang petugas pengukuran dari Kantor Pertanahan Konawe Selatan yang diketahui bernama Wawan diduga melakukan kegiatan plotting dan pengukuran di kawasan yang masih menjadi objek sengketa. Kegiatan tersebut disebut dilakukan dengan melibatkan pihak lain tanpa adanya penyelesaian yang jelas terhadap status hukum lahan dimaksud.

Warga yang mengetahui kegiatan tersebut mengaku keberatan karena pengukuran dilakukan pada lahan yang masih diperselisihkan dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal di tengah masyarakat.

“sekitar tiga bulan sebelumnya telah terjadi ketegangan antara masyarakat Desa Pelandia dan pihak Samsuddin terkait klaim atas sebidang tanah yang berada dalam wilayah administrasi Desa Pelandia, Kecamatan Buke. Namun lahan tersebut diklaim secara sepihak sebagai bagian dari wilayah Desa Andoolo” lanjutnya

Situasi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat dan berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak segera mendapat perhatian dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

Dalam pernyataannya, Penanggung Jawab Aksi, Adi Mangidi, menegaskan bahwa tindakan yang diduga dilakukan oleh Samsuddin tidak dapat dibiarkan karena telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami meminta pihak organisasi advokat tempat Saudara Samsuddin bernaung untuk melakukan evaluasi terhadap yang bersangkutan. Kami menilai tindakannya sangat meresahkan masyarakat. Berkali-kali ia diduga berupaya menguasai lahan yang menjadi hak masyarakat dengan memanfaatkan relasi dan koneksi yang dimilikinya. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik yang mencederai rasa keadilan masyarakat,” tegas Adi Mangidi.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan beberapa tuntutan kepada KPK RI dan Kejaksaan Agung RI:

1. Mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan wewenang dan permintaan uang dalam proses penerbitan dan balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Selatan.

2. Menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

3. Mengusut dugaan manipulasi administrasi dan dokumen pertanahan yang merugikan masyarakat.

4. Menyelidiki dugaan keterlibatan oknum pertanahan dalam pengukuran lahan yang masih menjadi objek sengketa.

Adi Mangidi menegaskan bahwa perjuangan ini bukan semata-mata menyangkut kepentingan individu, melainkan menyangkut perlindungan hak masyarakat serta upaya menjaga integritas pelayanan publik di sektor pertanahan.

“Melalui aksi ini, kami menegaskan KPK RI dan Kejaksaan Agung RI untuk segera mengambil langkah hukum yang konkret, profesional, dan transparan guna mengungkap seluruh fakta yang ada serta memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum”. Tutupnya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • John Herdman panggil pemain timnas Indonesia dalam Garuda Calling pertama

    PSSI Maklumi Herdman Panggil 41 Pemain dalam Garuda Calling Perdana

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | John Herdman panggil pemain timnas Indonesia dalam jumlah besar pada daftar awal Garuda Calling menjelang turnamen FIFA Series. Keputusan pelatih tim nasional Indonesia itu mendapat dukungan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) karena dinilai sebagai langkah awal untuk menilai kualitas seluruh pemain yang tersedia. Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengatakan […]

  • asap kebakaran gambut Aceh Barat

    Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Meluas di Aceh Barat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 416
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Kebakaran gambut Aceh Barat kembali meluas di sejumlah titik wilayah. Dalam beberapa hari terakhir, api muncul di lahan gambut yang mengering akibat cuaca kering berkepanjangan. Akibatnya, risiko kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat meningkat. Sementara itu, petugas mencatat peningkatan kebakaran di wilayah bertanah gambut di Kabupaten Aceh Barat. Ketika curah hujan menurun, […]

  • Kasus ABK SeaDragon dibahas dalam rapat Komisi III DPR bersama jaksa Batam

    Jaksa Batam Akui Kekeliruan Tangani Kasus ABK Sea Dragon saat RDP dengan DPR

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARAT, (Kabaristana.com) | Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Batam, Muhammad Arfian, mengakui kesalahan saat menangani perkara penyelundupan narkotika yang melibatkan anak buah kapal (ABK) Sea Dragon. Ia menyampaikan pengakuan itu dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Arfian juga meminta maaf kepada publik atas penanganan perkara tersebut. […]

  • Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an Wawotobi yang digelar DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi

    Wisuda Khatam Al-Qur’an Se-Kecamatan Wawotobi, DPK BKPRMI Tegaskan Komitmen Dakwah dan Pendidikan Qur’ani

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 233
    • 1Komentar

    KONAWE, kabaristana.com – DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi menggelar Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an se-Kecamatan Wawotobi pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah karena melibatkan banyak TPQ di wilayah tersebut. Selain itu, panitia menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd. Kemudian, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Konawe dan Camat […]

  • Anggaran Kementerian 2027 dibahas dalam rapat kerja DPR RI bersama para menteri.

    Kementerian Ramai-ramai Minta Tambahan Anggaran Buat Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sejumlah menteri dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengajukan tambahan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027. Usulan itu muncul dalam rapat kerja bersama DPR RI terkait Pembicaraan Pendahuluan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027. Kementerian Pertahanan mencatat usulan tambahan anggaran terbesar, yakni mencapai Rp195 triliun. Selain itu, sejumlah kementerian lain juga […]

  • Hauling batu bara di jalan umum Barito Utara

    Warga Desa Sikui Tuntut Pemkab Barito Utara Hentikan Hauling Batu Bara di Jalan Umum

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 425
    • 0Komentar

    BARITO UTARA, (Kabaristana.com) | Warga Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, kembali menyuarakan tuntutan kepada pemerintah daerah. Mereka meminta penghentian aktivitas hauling batu bara di jalan umum lintas provinsi. Sejumlah perusahaan tambang menggunakan jalan raya Banjarmasin–Muara Teweh sebagai jalur angkutan batu bara. Jalur tersebut membentang dari Desa Sikui hingga Desa Hajak Km 18. Jarak angkut mencapai […]

expand_less