Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Mahasiswa Aksi di KPK Soroti Dugaan Pungli Program PTSL di BPN Sumedang

Mahasiswa Aksi di KPK Soroti Dugaan Pungli Program PTSL di BPN Sumedang

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 234
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | 6 Maret 2026 Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Mereka menyoroti dugaan praktik pungutan liar dalam pengurusan sertifikat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumedang.

Mahasiswa menilai dugaan pungutan tersebut terjadi dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat legalisasi aset masyarakat.

Program PTSL Bertujuan Memberi Kepastian Hukum

Pemerintah menjalankan Program PTSL untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Program ini juga menjadi bagian penting dari agenda reformasi agraria nasional.

Melalui PTSL, pemerintah menargetkan proses sertifikasi tanah berjalan lebih cepat, transparan, dan terjangkau. Program ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh legalitas tanah secara resmi.

Namun, beberapa warga di Sumedang mengaku masih menghadapi kendala saat mengurus sertifikat tanah melalui program tersebut.

Masyarakat Keluhkan Dugaan Pungutan Tambahan

Sejumlah laporan masyarakat menyebut adanya biaya tambahan dalam proses pengurusan sertifikat tanah. Warga menilai biaya tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Dugaan pungutan ini muncul dalam beberapa tahapan administrasi. Kondisi tersebut memicu kecurigaan adanya praktik yang berlangsung secara sistematis.

Mahasiswa menilai situasi ini merugikan masyarakat. Praktik tersebut juga dinilai mencederai tujuan utama program PTSL yang seharusnya memudahkan masyarakat.

Dugaan Keterlibatan Pejabat BPN Sumedang

Informasi yang beredar di masyarakat juga mengarah pada dugaan pembiaran oleh pimpinan kantor BPN setempat. Dugaan tersebut bahkan menyeret nama Kepala Kantor BPN Kabupaten Sumedang berinisial TSS.

Mahasiswa meminta aparat penegak hukum menelusuri informasi tersebut secara menyeluruh. Jika terbukti, kasus ini dapat masuk kategori praktik pungutan liar.

Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada KPK dan Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia, yaitu:

  1. Mendesak aparat penegak hukum memeriksa dugaan pungutan liar di Kantor BPN Kabupaten Sumedang.

  2. Meminta Kementerian ATR/BPN melakukan audit pelaksanaan Program PTSL di Sumedang.

  3. Mendesak pemeriksaan terhadap Kepala Kantor BPN Sumedang berinisial TSS.

  4. Meminta Menteri ATR/BPN mencopot Kepala Kantor BPN Sumedang jika terbukti terlibat.

  5. Menuntut perbaikan sistem pelayanan pertanahan agar praktik pungli tidak terulang.

Aktivis Ancam Aksi Lebih Besar

Koordinator aksi, Daffariza, menegaskan bahwa aksi tersebut bertujuan mendorong transparansi pelayanan publik. Ia juga meminta pemerintah memastikan program PTSL berjalan sesuai tujuan.

“Jika tuntutan kami tidak didengar, kami akan menggelar aksi dengan massa yang lebih besar,” ujar Daffariza.

Mahasiswa berharap KPK dan Kementerian ATR/BPN segera menindaklanjuti laporan masyarakat. Mereka juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program pertanahan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • etnosains Papua lokal dalam pembangunan daerah

    Wamen HAM Dorong Pembangunan Papua Berbasis Etnosains dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 72
    • 0Komentar

    JAYAPURA, (kabaristana.com) – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto mendorong pemerintah menerapkan pendekatan etnosains dalam pembangunan Papua. Ia menilai pendekatan tersebut mampu menghadirkan kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat. Mugiyanto menyampaikan hal itu saat membuka Konferensi APS ke-3 di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Jumat (29/5/2026). Menurutnya, Papua bukan sekadar wilayah […]

  • narkoba Konawe Utara semakin marak di masyarakat

    Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara (Konut) semakin mengkhawatirkan. Jaringan pengedar sabu-sabu diduga telah menyusupi hampir seluruh kecamatan. Kondisi ini menarik perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kritik terhadap Kinerja Polres Konut Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai Polres Konawe Utara belum mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran […]

  • PSE global Indonesia buka kantor perwakilan di Jakarta

    Pemerintah Dorong PSE Global Buka Kantor di Indonesia demi Pengawasan Digital

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pemerintah mendorong Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) global yang memiliki banyak pengguna di Indonesia untuk membuka kantor perwakilan di dalam negeri. Langkah ini bertujuan memperkuat pengawasan serta mempercepat koordinasi ketika muncul persoalan di platform digital. Analis Kebijakan Madya Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Nanci Laura Sitinjak, mengatakan pengawasan terhadap […]

  • kebijakan hemat BBM Prabowo dalam sidang kabinet

    Prabowo Kaji Kebijakan Hemat BBM dan WFH 50 Persen Dampak Gejolak Perang Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kebijakan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons terhadap dampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Salah satu opsi yang muncul ialah penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi sebagian pegawai. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana […]

  • Validasi Data MBG oleh BGN bersama sekolah dan pemerintah daerah untuk memastikan penerima manfaat tepat sasaran.

    BGN libatkan sekolah hingga pemda perkuat validasi data penerima MBG

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat validasi data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan memastikan seluruh kelompok sasaran menerima manfaat secara tepat dan merata. Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa akurasi data menjadi prioritas utama. BGN tidak hanya menggabungkan data dari berbagai instansi, tetapi juga melakukan pengecekan langsung di […]

  • Pemerintah membenahi tata niaga gula nasional untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi, dan mengatasi masalah pasokan petani.

    Pemerintah Siapkan Langkah Benahi Tata Niaga Gula, Meski Produksi Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah kini mempercepat pembenahan tata niaga gula nasional. Langkah ini diambil karena pasokan dalam negeri masih belum memenuhi kebutuhan. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan pemerintah tetap mempertahankan kebijakan batas harga. Menurutnya, kebijakan ini menjaga keseimbangan antara petani dan konsumen. Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan harga batas bawah untuk melindungi petani. Sementara itu, pemerintah […]

expand_less