Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Aliansi Lembaga Mahasiswa Pemerhati Kekerasan Seksual dan Pendidikan menggelar unjuk rasa di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, menuntut langkah tegas atas dugaan kegagalan yayasan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Kabupaten Konawe Selatan, dalam melindungi korban dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Aksi tersebut mendapat atensi dari jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI. Setelah massa aksi diberi ruang untuk bermediasi, aliansi mahasiswa memaparkan secara rinci kronologi perkara, mulai dari awal kejadian hingga proses hukum yang saat ini masih berjalan.

Koordinator aliansi, Robby Anggara, dalam forum itu menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap yayasan dan birokrasi kampus IAI Rawa Aopa yang dinilai tidak menunjukkan keberpihakan kepada korban. Menurut dia, hingga kini korban belum memperoleh perlindungan yang memadai dari pihak kampus. Ia juga menyoroti dugaan adanya intimidasi, narasi pembelaan yang berubah-ubah, hingga sikap birokrasi kampus yang dinilai justru cenderung berpihak kepada terduga pelaku.

“Yang kami sesalkan bukan hanya dugaan perbuatannya, tetapi juga sikap institusi yang seharusnya melindungi korban. Sampai hari ini korban belum mendapatkan rasa aman, bahkan muncul dugaan intimidasi dan pembelaan yang terus berubah-ubah,” ujar Robby Anggara. (22/04/2026)

Selain itu, Robby juga menyoroti pengelolaan institut yang diduga tidak berjalan sesuai prosedur dan meminta Kementerian Agama melakukan evaluasi serius terhadap tata kelola kampus maupun yayasan penyelenggara.

Setelah mendengarkan seluruh keterangan dari aliansi, Dirjen Pendis melalui Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan, Papay Supriatna, menegaskan bahwa isu tersebut telah menjadi perhatian jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, terutama setelah ramai diberitakan di media sosial dan portal berita daring. Papay menegaskan, dalam dinamika apa pun yang berkembang, perlindungan dan pendampingan terhadap korban harus menjadi prioritas utama.

“Korban jangan sampai diabaikan. Harus ada pendampingan untuk memulihkan trauma yang korban alami,” ujar Papay Supriatna.

Ia juga menegaskan, apabila pihak kampus tidak menunjukkan upaya nyata dalam memberikan perlindungan kepada korban, maka Dirjen Pendis akan mengambil langkah cepat untuk memastikan korban tetap memperoleh rasa aman dan hak pendidikannya tidak terputus.

“Jika pihak kampus sama sekali tidak ada upaya memberikan perlindungan terhadap korban, maka kami akan bergerak cepat dan mengambil langkah agar perlindungan itu tetap ada. Yang terpenting, korban harus aman dan hak pendidikannya harus tetap terjamin,” katanya.

Usai pertemuan tersebut, Papay Supriatna disebut langsung berkoordinasi dengan pimpinan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, termasuk Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Dr. Amin Suyitno. Dari hasil koordinasi itu, jajaran Dirjen Pendis kemudian diperintahkan untuk segera menemui korban secara langsung di Jakarta.

Diketahui, korban berinisial AR saat ini masih berada di Jakarta. Beberapa hari sebelumnya, korban bersama kuasa hukumnya juga telah mendatangi Komnas Perempuan guna meminta perlindungan atas kasus yang dialaminya.

Setelah bertemu korban dan kuasa hukumnya, jajaran Dirjen Pendis disebut mengambil langkah konkret berupa penyiapan opsi perguruan tinggi keagamaan yang layak bagi korban sebagai bentuk jaminan atas keberlanjutan pendidikannya.

“Kami sudah menawarkan kepada korban terkait kemungkinan kampus mana yang akan dimasuki. Kami serahkan pilihan itu kepada korban. Sepanjang kampus tersebut berada di bawah naungan Kementerian Agama, tentu akan kami kawal dan fasilitasi,” ujar Papay.

Kebijakan tersebut disambut positif oleh keluarga korban dan publik, karena membuka jalan agar korban tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus dibayangi trauma dan tekanan di lingkungan kampus asal. Tawaran itu juga dinilai penting karena berlaku untuk perguruan tinggi agama Islam di bawah naungan Kementerian Agama di seluruh Indonesia.

Perwakilan kuasa hukum korban, Muswanto Utama, S.H., menyambut baik langkah cepat yang diambil Kementerian Agama RI. Menurutnya, sikap Dirjen Pendis menunjukkan bahwa negara tidak boleh abai terhadap korban, terutama ketika institusi pendidikan dinilai gagal memberikan perlindungan yang semestinya.

“Langkah Kementerian Agama ini adalah angin segar bagi korban. Setidaknya hari ini ada jaminan bahwa hak pendidikan korban tidak boleh hilang hanya karena kampus asal gagal memberi perlindungan,” ujar Muswanto.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas, tidak hanya karena dugaan tindak kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus, tetapi juga karena mencuatnya kritik terhadap peran yayasan dan birokrasi kampus yang dinilai tidak responsif terhadap kepentingan korban. Aliansi mahasiswa pun menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan langkah administratif di tingkat kementerian hingga korban memperoleh keadilan dan perlindungan yang utuh.

Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedatangan Prabowo Trump di Amerika Serikat Selasa 17 Februari 2026

    Pelaku Industri Tekstil RI Titip Harapan ke Prabowo Jelang Dialog dengan Trump

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JAKARTA,Kabaristana.com | Tekstil harap Prabowo Trump membawa harapan baru bagi pelaku industri nasional. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai menjadi momentum penting untuk memperbaiki akses ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat. Pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) berharap Amerika Serikat memberikan relaksasi tarif resiprokal. Selama ini, tarif tinggi membuat […]

  • kapal induk Indonesia Indo-Pasifik dalam strategi keamanan maritim

    Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 202
    • 0Komentar

                  Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk                     Oleh: Dr. Waode Nurmuahemin, M.Ed Indonesia kini berada di persimpangan strategis kawasan Indo-Pasifik. Rivalitas kekuatan besar dan meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan mendorong wacana kehadiran kapal induk dalam armada TNI Angkatan […]

  • Nicky Byrne Ex Kiper Leeds United, Vokalis Westlife

    Nicky Byrne Ex Kiper Leeds United, Vokalis Westlife

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Fakta bahwa Nicky Byrne kiper Leeds pernah menekuni sepak bola profesional masih jarang diketahui publik. Jauh sebelum publik mengenalnya sebagai vokalis grup pop legendaris Westlife, Nicky Byrne lebih dulu menempuh jalur olahraga di Inggris sebagai penjaga gawang muda. (08/02/2026). Perjalanan hidupnya membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari satu arah. Dalam fase […]

  • Ilustrasi Abad Keemasan Islam sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia

    Menghidupkan Kembali Spirit “Baitul Hikmah”: Menggali Akar Modernisasi dalam Abad Keemasan Islam

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) | Di era digital di mana algoritma menentukan hampir setiap aspek kehidupan, sering kali kita lupa bahwa kata algoritma berakar dari nama seorang ilmuwan Muslim abad ke-9, Al-Khwarizmi. Abad Keemasan Islam bukan sekadar romantisme sejarah, melainkan bukti nyata bagaimana sebuah peradaban mampu memimpin dunia melalui ilmu pengetahuan, keterbukaan budaya, dan stabilitas politik. Fondasi […]

  • Jafar Felisha Indonesia Masters 2026 ganda campuran Indonesia

    Jafar/Felisha Bidik Semifinal BAC 2026, Fokus Pulihkan Performa Usai Tur Eropa

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, menatap Kejuaraan Asia (BAC) 2026 dengan pendekatan realistis. Mereka kini fokus meningkatkan performa setelah hasil kurang memuaskan dalam tur Eropa. Felisha menegaskan tim telah mengevaluasi performa secara menyeluruh. Ia menyebut masih banyak aspek yang perlu mereka tingkatkan agar bisa kembali ke level terbaik. […]

  • gadget canggih 2023 smartwatch wearable teknologi kesehatan

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 625
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan gadget canggih 2023 menunjukkan bagaimana teknologi semakin memengaruhi kehidupan manusia. Perangkat modern kini tidak hanya membantu aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kesehatan, dan pengalaman digital pengguna. Selain itu, para pengembang teknologi terus menghadirkan inovasi baru yang membuat perangkat menjadi lebih cerdas dan personal. Oleh karena itu, gadget tidak lagi sekadar alat komunikasi, […]

expand_less